KLASIFIKASI KEMAMPUAN LAHAN PADA DAERAH TANGKAPAN AIR (DTA) SUB-SUB DAS RIAM KANAN SUB DAS MARTAPURA DAS BARITO
Abstract
Kemampuan lahan ialah penilaian lahan dan pengelompokan ke dalam beberapa kategori berdasarkan sifat yang merupakan potensi serta penghambat dalam penggunaannya secara lestari. Kemampuan lahan perlu diketahui sehingga lahan dapat dimanfaatkan dengan sebaik mungkin sesuai karakteristiknya. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Menentukan karakteristik lahan (2) Menentukan kelas kemampuan lahan. Penentuan unit lahan dilakukan dengan cara overlay peta kelerengan, peta tutupan lahan dan peta jenis tanah yang menghasilkan 11 Unit Lahan. Metode pengambilan sampel tanah dan pengamatan kondisi di lapangan dilakukan dengan menggunakan purposive sampling Data hasil pengamatan diolah dengan matching data kemampuan lahan. Hasil penelitian menunjukkan DTA Sub-sub DAS Riam Kanan memiliki 4 kelas kemampuan lahan II terdapat pada UL 1 (PLLPK) dan UL 5 (PLLPLKC) dengan faktor pembatas erosi, perakaran tanaman, dan kelerengan (IIest), UL 6 (PKDPLKC) dengan faktor penghambat perakaran tanaman (IIs). Kelas III terdapat pada UL 10 (OHAMHT) dengan faktor pembatas kelerengan (IIIt). Kelas IV terdapat pada UL 3 (OKAMB) dan UL 11 (OHMHT) dengan faktor pembatas erosi (IVe). Kelas VII terdapat pada UL 2 (PLCB) dengan faktor pembatas kelerengan (VIIt) dan UL 4 (TEMB), UL 8 (TEMB), UL 7 (TEMB) dan UL 9 (TEMPT) dengan faktor pembatas erosi (VIIe).
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Asmir dan Syamsiar. 2006. Pngenalan Sifat Fisik Tanah Untuk Kesesuaian Pengelolaan Lahan Tanpa Olah Tanah Pada Lahan Kering di Sulawesi Tenggara. Buletin dan Informasi Pertanian. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Sulawesi Tenggara.
Arsyad, S. 1989. Konservasi Tanah dan Air. IPB Perss. Bogor
Arsyad, S. 2006. Konservasi Tanah dan Air. Edisi kedua. Bogor. Serial Pustaka IPB Press.
Arsyad, S. 2010. Konservasi Tanah dan Air. IPB Press. Bogor. Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Lahan Pertanian. 2011. Evaluasi Lahan Untuk Komoditas Pertanian. Bogor: Balai Besar Sumberdaya Lahan Pertanian.
Badan Pusat Statistik. 2021. Kecamatan Karang Intan Dalam Angka Taun 2021. Banjar.
FAO FESLM. 1993. An International for Evaluation Sustainable Land Management. World Soil Resources Reports, 73. Rome.
Graça, J, K Daly, G Bondi, I Ikoyi, F Crispie, R, Cabrera-Rubio, PD Cotter, and ASchmalenberger. 2021. Drainage class and soil phosphorus availability shape microbial communities in Irish grasslands. European Journal of Soil Biology. 104: 103297.
Hardjowigeno, S. 2007. Ilmu Tanah, Cetakan ke 6. Akademika Pressindo. Jakarta.
Nursa’ban, M., 2006. Pengendalian Erosi Tanah Sebagai Upaya Melestarikan Kemampuan Fungsi Lingkungan. Jurnal Geomedia, 4(2), pp.93-116.
Mubekti, M. (2016). Evaluasi Karakterisasi Dan Kesesuaian Lahan Untuk Komoditas Unggulan Perkebunan : Studi Kasus Kabupaten Kampar. Jurnal Teknologi Lingkungan, 13(1): 37.
Kadir, S. 2014. Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Untuk Pengandalian banjiR di Catchmen Area Jaing Sub DAS Nagara Provinsi Kalimantan Selatan. Disertasi Program Doktor Ilmu Pertanian Minat Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan. Program Pascaserjana Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya. Malang.
Peraturan Menteri Kehutanan Nomor : P.70/Menhut-II/2008 tentang Pedoman Teknis Rehabilitasi Hutan dan Lahan
Peraturan Menteri Kehutanan Republik Indonesia Nomor : P.32/Menhut-II/2009 tentang Tata Cara Penyusunan Rencana Teknik Rehabilitasi Hutan dan Lahan DAS (RTkRHL-DAS)
Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 17 Tahun 2009 Tentang Pedoman Penentuan Daya Dukung Lingkungan Hidup Dalam Penataan Ruang Wilayah. Jakarta.
Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor : P.2/MENLHK/SETJEN/KUM.1/1/2020 tentang Pedoman Teknis Rehabilitasi Hutan dan Lahan.
Rayes M. L. 2006. Metode Inventarisasi Sumber Daya Lahan. Andi, Malang.
Rayes, M. L. 2007. Metode Inventarisasi Sumber Daya Lahan. Penerbit Andi. Yogyakarta.
Ruslan, M. 1992. Sistem Hidrologi Hutan Lindung DAS Riam Kanan di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Disertasi Fakultas Pascasarjana IPB. Bogor.
Sismanto, S., 2009. Analisa Lahan Kritis Sub DAS Riam Kanan DAS Barito Kabupaten Banjar Kalimantan Tengah. Jurnal Aplikasi Teknik Sipil, 6(1), pp.1-11.
Subagyono, K., Marwanto, S., & Kurnia, D. U. 2003. Teknik Konservasi Tanah Secara Vegetatif. Bogor: Balai Penelitian Tanah.
Sulistyaningrum, Dina., Sussanawati L. D., Bambang, Suharto. 2014. Pengaruh Karakteristik Fisika-Kimia Tanah Terhadap Nilai Indeks Erodibilitas Tanah dan Upaya Konservasi Lahan. Jurnal Sumberdaya Alam dan Lingkungan: 55-62
Suyana, J dan Muliawati, ES. 2014. Analisis Kemampuan Lahan pacla Sistern Pertanian di Sub-DAS Serang Daerah Tangkapan Waduk Kedung Omba. Jurnal llmu Tanah dan Agroklimatologi. Vol. 11, No. 2
DOI: https://doi.org/10.20527/jss.v9i2.18939
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Jurnal Sylva Scienteae is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

