KARAKTERISTIK BIOPELET DARI CAMPURAN TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT ( Elaeis guineensis ) DAN KAYU KALIANDRA( Calliandra calothyrsus )

Sigit Wahyu Saputra, Violet Violet, Rosidah Radam

Abstract


Limbah industri kelapa sawit berupa tandan kosong kelapa sawit sangat melimpah di Indonesia. Tandan kosong kelapa sawit dapat dimanfaatkan untuk aneka kebutuhan, mulai dari bahan baku kertas hingga berpotensi sebagai energi terbarukan yang menjanjikan karena ketersediaannya melimpah dan dapat dikonversi menjadi berbagai bentuk bahan bakar seperti arang briket atau biopelet untuk menggantikan bahan bakar gas rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik biopelet yang terbuat dari limbah tandan kosong kelapa sawit dan serbuk kayu kaliandra meliputi kadar air, kerapatan, kadar abu, zat terbang, karbon terikat, nilai kalor dan mengetahui komposisi kualitas biopelet mana yang terbaik sesuai dengan standar yang berlaku. metode yang digunakan meliputi pengumpulan bahan baku, pembuatan sampel uji, pengujian karakteristik. Hasil penelitian. hasil penelitian yang terbuat dari komposisi A (Serbuk tandan kosong kelapa sawit 100%) B (Serbuk tandan kosong kelapa sawit 75 % + serbuk kaliandra 25%) C (Serbuk tandan kosong kelapa sawit 50 % + serbuk kayu kaliandra 50 %) D (Serbuk tandan kosong kelapa sawit 25 % + serbuk kayu kaliandra 75 %) E (Serbuk kaliandra 100%) berturut-turut nilai kadar air (10%, 9,67%, 10,33%, 8,33%, 8,33%) nilai kearapatan (0,5179g/cm3, 0,5618 g/cm3, 0,633 g/cm3, 0,7251 g/cm3, 0,7224 g/cm3), kadar abu (1%, 7%, 10,33%, 18,67%, 26%) zat terbang ( 1%, 12%, 20,67%, 27,33%, 23%), karbon (88%, 71,33%, 58,67%, 45,33%, 42,67%), kalor (3904,24 kal/g, 3703,37 kal/g, 4252,33 kal/g, 3654,83 kal/g, 3700,10 kal/g).


Keywords


Limbah, Energi, Biopelet

Full Text:

PDF

References


Dayamanti R., Lusiana N., Prasetyo J., 2017. Studi Pengaruh Ukuran Partikel Dan Penambahan Perekat Tapioka Terhadap Karakteristik. Universitas Brawijaya.

Hanafiah, KA. 2004. Rancangan Percobaan. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Pari dan Sailah. 2001. Pembuatan Arang Aktif Dari Sabut Kelapa Sawit Dengan Bahan Pengaktif NH4HCO3 dan (NH4)2 CO3 Dosis Rendah. Jurnal Penelitian Hasil Hutan Bogor. Vol. 19 No 4 : 231-244.

Purnomo R C. 2017. Karakteristik Pellet Kayu dari Limbah Serbuk Gergajian Kayu Ulin (Eusideroxylon zwageri T.et.B) Berdasarkan Perbedaan Jumlah Perekat. [Skripsi]. Tidak Dipublikasikan. Fakultas Kehutanan, Universitas Lambung Mangkurat.

Rahman. 2011. Uji keragaan biopelet dari biomassa limbah sekam padi (Oryza sativa sp.) sebagai bahan bakar alternatif terbarukan. Fateta, IPB, Bogor, Jurnal Rekayasa Mesin 4(3): 199-203.




DOI: https://doi.org/10.20527/jss.v9i2.18947

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Creative Commons License

Jurnal Sylva Scienteae is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.