ETNOBOTANI TUMBUHAN BERKHASIAT OBAT SUKU DAYAK MAANYAN DESA TANIRAN KECAMATAN BENUA LIMA KABUPATEN BARITO TIMUR KALIMANTAN TENGAH
Abstract
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Dharmono, 2007. Kajian Etnobotani Tumbuhan Jalukap (Centella asiatica L) di suku Dayak Bukit Desa Haratai 1 loksado. Banjarmasin, Kalimantan Selatan: Universitas Lampung Mangkurat, Program Studi Pendidikan Biologi FKIP.
Eko Baroto Walujo, 2011. Sumbangan ilmu Etnobotani dalam Memfasilitasi Hububungan Manusia dengan Tumbuhan dan Lingkungannya. Herbarium Bogoriense, Pusat Penelitian Biologi – LIPI: Jurnal Biologi Indonesia 7 (2): 375-391
Gunadi, D., H. A. Oramahi, G. E. Tavita. 2017. Studi Tumbuhan Obat pada EtnisDayakdiDesaGerantungKecamatanMonteradoKabupatenBengkayan g.JurnalHutan Lestari.5:425-436
Hartanto, S., Fitmawati & N.Sofiyanti.2014.Studi Etnobotani Famili Zingiberaceae dalam Kehidupan Masyarakat Loka ldiKecamatan Pangean Kabupaten Kuantan Singingi, Riau. Biosaintifika Journal of Biology & Biology Education. 6: 122-132.
Hidayat D, Hardiyansyah G. 2012. Studi Keanekaragaman Jenis Tumbuhan Obatdi Kawasan IUPHHK PT. Sari Bumi Kusuma Camp Tontang KabupatenSintang.Vokasi:8 (2): 61-68;
Jafar. 1. 2015. Pengetahuan Masyarakat dalam pemanfaatan hasil hutan bukan kayu (HHBK) di kawasan cagar alam Gunung Sibela. Departemen Manajemen Hutan Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor.
Martin GI. 1998. Etnobotani. M.Mohamed, penerjemah. Gland Switzerland : Kerjasama Natural History Publication (borneo), Kota Kinibalu dan World Life Fund for Nature.
Nurrani, L. 2013. Pemanfaatan Tradisional Tumbuhan Alam Berkhasiat Obat oleh Masyarakat diSekitar Cagar Alam Tangale. Info BPK Manado.3:1-22.
Prananingrum, 2007. Etnobotani Tumbuhan obat Tradisional di Kabupaten Malang Bagian Timur. Skripsi tidak diterbitkan. Malang Jurusan Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi UIN Malang.
Setyowati,F.M. 2010. Etnofarmakolgi dan Pemakaian Tanaman Obat Suku Dayak Tunjung Di Kalimantan Timur
DOI: https://doi.org/10.20527/jss.v9i3.19754
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Jurnal Sylva Scienteae is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

