PENGARUH PEMBERIAN ROTOONE F TERHADAP PERTUMBUHAN AKAR BAJAKAH TAMPALA (Spatholobos Littoralis Hassk)

Putri Lutviana Dewi, Yudi Firmanul Arifin, Adistina Fitriani

Abstract


Bajakah root is one of the medicinal plants that has many benefits. Bajakah root is known to contain phenolic compounds, flavonoids, tannins and saponins, and has very effective bioactivity as a wound healer tested on male white rats and bajakah plants have bioactivity as an antioxidant. Based on the benefits of this piracy, many people who take it to be used as a medicinal plant, sold or for research needs will slowly reduce its availability in its natural habitat so that it will cause piracy to become extinct. To maintain the availability of this steel, there should be cultivation efforts so that bajakah does not become extinct and the community can still use bajakah in the long termThegoal of this study is to analyze the effect and dose of Rootone F that is best on the growth and leaves of bajakah root. This study used a complete randomized design method using 5 different treatments with 10 repeats. Data collection of bajakah root growth is based on several parameters, namely the percentage of the number of bajakah leaves and the percentage of life, the percentage of roots rooted and the length of bajakah roots. Based on the results of research that has been done, it can be concluded that the growth of bajakah roots turned out to be those who failed to grow roots not because of rotoone F, but because of the relatively short research time. In addition, the sampling method does not pay attention to the position of taking the steel root whether in the middle, at the end or bottom. This is evidenced by the percentage of live bajakah roots below 50% with the best growing percentage of 40% at the dose of rotoone f 200 g / L and the percentage of the best number of leaves of bajakah roots at the dose of rotoone f 200 g / L. 

Akar bajakah merupakan salah satu tanaman obat yang memiliki banyak  manfaat. Akar bajakah diketahui bahwa mengandung senyawa fenolik, flavonoid, tannin dan saponin, serta memiliki bioaktivitas yang sangat efektif sebagai penyembuh luka yang diujikan pada tikus putih jantan dan tumbuhan bajakah memiliki bioaktivitas sebagai antioksidan. Berdasarkan manfaat bajakah ini banyak masyarakat yang mengambilnya untuk dimanfaatkan sebagai tanaman obat, dijual ataupun untuk kebutuhan riset secara perlahan pasti akan mengurangi ketersediaannya dialam habitat aslinya sehingga akan menyebabkan bajakah punah. Untuk tetap menjaga ketersedian bajakah ini seharusnya ada upaya pembudidayaan agar bajakah tidak punah dan masyarakat tetap bisa memanfaatkan bajakah dalam jangka panjang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh dan dosis rotoone f yang terbaik terhadap pertumbuhan dan daun akar bajakah. Penelitian ini menggunakan metode rancangan acak lengkap dengan menggunakan 5 perlakuan yang berbeda dengan 10 ulangan. Pengambilan data pertumbuhan akar bajakah berdasarkan pada beberapa parameter yaitu persentase jumlah daun bajakah dan persentase hidup, persentase berakar dan panjang akar bajakah. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa  pertumbuhan akar bajakah ternyata  yang gagal tumbuh akar bukan karena rotoone F, akan tetapi karena waktu penelitian yang relatif pendek. Selain hal tersebut, cara pengambilan sampel yang tidak memperhatikan posisi pengambilan akar bajakah apakah di tengah, di ujung atau bawah. Hal tersebut dibuktikan dengan persentase hidup akar bajakah yang dibawah 50 % dengan persentase tumbuh paling baik yaitu 40 % pada dosis rotoone f 200 g/L dan persentase jumlah daun akar bajakah yang terbaik pada dosis rotoone f 200 g/L.

 


Keywords


KeywordsBajakah (Spatholobos littoralis Hassk); Rotoone F; Root growth:

Full Text:

PDF

References


Achmaliadi R. 2001. Potret keadaan hutan indonesia. Global Forest Watch, ISBN: 979-96730-0-3.

Arinasa W. Wujianto L. Daus M. 2015. Pedoman Penggunaan Hormon Tumbuh Akar Pada Pembibitan Bambu Petuk. Departemen Kehutanan Direktorat Jenderal Reboisasi dan Rehabilitasi Lahan.

(34),5774–5786. https://doi.org/10.1016/j.chroma.2011.06.091.

Dwidjoseputro, 1994. Pengantar Fisiologi Tumbuhan. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Hartman, H. T., D. E. Kester, F. T. Davies dan R. L. Geneve. 1990. Plant propagation principles and practices. 5 th ed. Prentice Hall, Englewood Cliffs New Jersey.

Hartman, H.T and D.E Kester 2016. Plant Propagation. Principle and practices.Hall of India. New Delhi. p. 702.

Indriyanto. 2006. Ekologi hutan..Bumi Askara. Jakarta.

Kalima, T. 2021. Potensi Akar Kuning (Fibraurea Tinctoria Lour.) Di Hutan Rawa Gambut, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah . Jurnal Penelitian Hutan Tanaman, 18 (1): 13- 34.

Khair. H., Meizal dan Zailani. R. H. 2013. Pengaruh Konsentrasi Ekstrak Bawang Merah dan Air Kelapa terhadap Pertumbuhan Stek Tanaman Melati Putih (Jasminum sambac L). Jurnal Agrium, oktober 2013 Vol. 18 No.(2).

Nadiroh. 2003. Pengaruh Dosis Rootone-F dan Jenis Media Stek Terhadap Pertumbuhan Stek Pucuk sentang (Tripochitan scleroxylon). Skripsi. Jurusan Manajemen Hutan. Fakultas Kehutanan. IPB. 66 hal.

Omon, R. M., A. P. Mas’ud., dan Harbagung. 1989. Pengaruh media padat dan Rootone-F terhadap pertumbuhan akar stek batang (Shorea Palyandra). Buletin Kehutanan. Balai Penelitian Kehutanan Pematang Siantar. Sumatra Utara. 5(3): 105-202p.

P.P Paramita dan H L Tata. 2021. Phytochemical Compounds Identification Of Three Bajakah Species (Salacia Sp., Uncaria Acida, And Uncaria Gambir) Using GC-MS Pyrolysis. IOP Conf. Series: Earth and Environmental Science 762.

Saputera, M. M. A., & Ayuchecaria, N. (2018). Uji Efektivitas Ekstrak Etanolik Batang Bajakah (Spatholobus littoralis Hassk.) Terhadap Waktu Penyembuhan Luka. Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1689–1699.

Supriyanto dan K. E. Prakasa. 2011. Pengaruh Zat Pengatur Tumbuh Rotoone-F Terhadap Pertumbuhan Stek Duabanga mollucana. Blume. J. Silvikultur Tropika. 03 (01) : 59-65

Yunita, R. 2011. Pengaruh Pemberian Urine Sapi, Air Kelapa, Dan Rootone-F Terhadap Pertumbuhan Setek Tanaman Markisa (Passiflora Edulis Var. Flavicarpa).




DOI: https://doi.org/10.20527/jss.v8i1.9174

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Creative Commons License

Jurnal Sylva Scienteae is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.