PENGARUH PEMBERIAN HORMON JIMMY HANTU TERHADAP BIBIT KEMIRI (Aleurites moluccana (L) Willd.) DI PERSEMAIAN PT. RAJAWALI PUTRA PANNJALU

Aldi Trinata Perangin Angin, Damaris Payung, Eny Dwi Pujawati

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian Hantu Multiguna Exclusive pada pertumbuhan kemiri dan mengetahui perlakuan pemberian Hantu Multiguna Exclusive terhadap parameter pertumbuhan yang terbaik. Metode penelitian  dengan  menggunakan  Rancangan  Acak Lengkap  (RAL)  melalui pengaplikasian Hantu  Multiguna  Exclusive,  perlakuan yang digunakan 5 dan setiap perlakuan dilakukan 10 ulangan. Perlakuan pada peneitian ini menggunakan konsentrasi 4 ml/l, 5 ml/l, 6ml/l dan 7ml/l. Parameter yang diamati terdiri dari persentase hidup, tinggi, jumlah daun dan diameter bibit kemiri. Hasil penelitian  menunjukkan bahwa persentase hidup bibit kemiri setiap perlakuan sampai akhir penelitian adalah 100%. Pemberian Hantu Multiguna Exclusive berpengaruh sangat nyata terhadap pertambahan tinggi, jumlah daun dan pengaruh nyata terhadap diameter batang. Respon terbaik terdapat pada pengaplikasian 5 ml/l air Hantu Multiguna Exclusive dengan pertambahan tinggi 23,13 cm, pertambahan jumlah daun 7,1 helai serta pertambahan diameter batang 3,52 mm.

Full Text:

PDF

References


Adinugroho, W.C. 2008. Konsep Timbulnya Penyakit Tanaman. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Anonim. 2007. Teknologi Budidaya Tanaman Pangan sorgum. (http://www.iptek.net.id/ind/teknologipangan/index.php?id.htm. Diakses Tanggal 9 Februari 2023)

Elevitch, C.R. dan H.I. Manner. 2006. Traditional tree initiative: Species Profiles for Pacific Islands Agroforestry. Aleurites moluccana (kukui). Permanent Agriculture Resources (PAR). Hawai. USA.

Goldworthy, P. R dan N. M. Fisher. 1992. Fisiologi Tanaman Budidaya Tropik. Terjemahan Tohari Gajahmada Press.

Hanafiah, A.K. 2000. Rancangan Percobaan Teori dan Aplikasi Edisi Ketiga. PT. Raja Grafindo Persada. Jakarta.

Hendromono, H. Daryono, dan Durahim. 2005. Pemilihan Jenis Pohon untuk Rehabilitasi Lahan Kritis. Prosiding Ekspose Hasil Litbang Hutan dan Konservasi Alam. Hal : 24-31

Jimmy Hantu Foundation. 2017. Hantu Multiguna Ekslusif. https://jimmyhantu.com/hantu-multiguna-ekslusif. (Diakses 3 Februari 2023).

Jumin, H. B. 2002. Dasar-dasar Agronomi. PT. Raja Grafindo Persada. Jakarta. 216 hal.

Krisnawati, H., M. Kallio, dan M. Kanninen. 2011. Kemiri (Aleurites moluccana (L.) Willd.): Ekologi, Silvikultur dan Produktivitas. CIFOR, Bogor.

Lakitan, B. 1996. Fisiologi Pertumbuhan dan Perkembangan Tanaman. PT Raja Grafindo Persada. Jakarta.

Lidar, S. dan Enny M. 2017. Respon Tanaman Pakcoy (Brassica rapa L) Akibat Pemberian Zat Pengatur Tumbuh Hormonik.

Paimin, F. R., 1997. Kemiri Budidaya dan Prospek Bisnis. Penebar Swadaya. Jakarta.

Prayugo, S. 2007. Media Tanam untuk Tanaman Hias. Jakarta: Penebar Swadaya

Salisbury, F.B, dan W.R Cleon.| 1995. Fisiologi Tumbuhan. Diterjemahkan oleh Diah. R. Lukmana. ITB. Bandung

Suliyadi, S; E. Winarni dan E. D. Pujawati. 2020. Pengaruh Perbedaan Konsentrasi Zat Pengatur Tumbuh Zpt Terhadap Pertumbuhan Bibit Okulasi Karet (Hevea Brasiliensis) Pb 260 Di Persemaian Banjarbaru .




DOI: https://doi.org/10.20527/jss.v8i1.9374

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Creative Commons License

Jurnal Sylva Scienteae is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.