Analisis Kondisi Vegetasi Hutan Mangrove Blok Pemanfaatan Di Taman Wisata Alam Pulau Burung
Abstract
ABSTRACT. The growth of vegetation in tidal areas, such as river estuaries and coastal zones, as well as in muddy regions, is referred to as mangrove forests. This study aims to determine the condition of the structure and species of mangrove forest vegetation using Important Value Index (IVI), calculate the value of the Species Diversity Index (H'), Species Evenness Index (e), and Species Dominance Index (C) in the Utilization Block. The method used is a continuous striped path and for determining the starting point of observation is done by purposive sampling. The observation path is made with a size of 10 × 10 m with a path length of 200 m covering the growth rate of seedlings, saplings, and poles/trees. This study obtained results where there are several dominating plant species, namely bakau laki (Rhizophora apiculata), bakau bini (Rhizophora mucronata), and api-api (Avicennia marina). The value of H' > 3 shows that the diversity of species is abundant, the value of e > 0,75 shows evenness, the value of C < 0,20 indicates that there is no dominating species.
ABSTRAK. Tumbuhnya suatu vegetasi di daerah pasang surut air laut seperti muara sungai maupun pantai serta di daerah berlumpur disebut dengan hutan mangrove. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi struktur dan jenis vegetasi hutan mangrove menggunakan INP, menghitung nilai Indeks Keanekaragaman Jenis (H’), Kemerataan Jenis (e), dan Dominasi Jenis (C) pada Blok Pemanfaatan. Metode yang digunakan yaitu Jalur berpetak continue dan untuk penentuan titik awal pengamatan dilakukan secara purposive sampling. Jalur pengamatan dibuat dengan ukuran 10 × 10 m dengan panjang jalur yaitu 200 m meliputi tingkat pertumbuhan semai, pancang, dan tiang/pohon. Penelitian ini memperoleh hasil yang dimana terdapat beberapa jenis tumbuhan yang mendominasi yaitu bakau laki (Rhizophora apiculata), bakau bini (Rhizophora mucronata), dan api-api (Avicennia marina). Nilai H’ > 3 hal ini menunjukkan keragaman jenis melmpah, nilai e > 0,75 menunjukan kemerataan, nilai C < 0,20 menujukan tidak ada jenis yang mendominasi.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Azhar, F. 2020. Analisis Vegetasi Mangrove di Desa Ruguk Kecamatan Ketapang Kabupaten Lampung Selatan. Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung.
Aryadi, M. 2020. Rencana Pengelolaan Jangka Panjang Taman Wisata Alam Pulau Burung dan Pulau Suwangi Periode 2021-2030 Kabupaten Tanah Bumbu-Provinsi Kalimantan Selatan. Balai konservasi Sumberdaya Alam Kalimantan Selatan: Banjarbaru.
Bengen, D.G. 2001. Pedoman Teknis Pengenalan dan Pengelolaan Ekosistem Mangrove. Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan. IPB:Bogor
Ghufran, M. dan Kordi, K.M. 2012. Ekosistem Mangrove: Potensi, Fungsi, dan Pengelolaan. Jakarta: Rineka Cipta.
Hotden., Khairijon., M. N. Isda. 2014. Analisis Vegetasi Mangrove di Ekosistem Mangrove Desa Tapian Nauli Kecamatan Tapian Nauli Kabupaten Tapanuli Tengah Provinsi Sumatera Utara. JOM FMIPA, 1(2): 1-10.
Indriyanto. 2015. Ekologi Hutan. Jakarta: Bumi Aksara
Kaunang TD, Kimbal JD. 2009. Komposisi dan Struktur Vegetasi Hutan Mangrove di Taman Nasional Bunaken Sulawesi Utara. Jurnal Agritek 17(6): 139–148.
Martuti. 2013. Keanekaragaman Mangrove di Wilayah Tapak Tugurejo Semarang. Jurnal MIPA. (Online). 36 (2): 123-130.
Mughofar, A, Masykuri, M, dan Setyono, P. 2018. Zonasi dan Komposisi vegetasi Hutan Mangrove Pantai Cengkrong Desa Karanggandu Kabupaten Trenggalek Provinsi Jawa Timur. Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam Dan Lingkungan. Vol. 8 No. 1:77-85.
Odum. EP. 1993. Dasar-Dasar Ekologi. Terjemahan T. Samingan. Edisi Ketiga Pengantar Ekologi. CV. Remadja: Bandung.
Purba, C. P., Nanggara, S., Ratriyono, M., Apriani, I., Rosalina, L., Sari, N.., & Meridian, A. . 2014. Potret keadaan hutan indonesia 2009 - 2013. Forest Watch Indonesia: Bogor.
Soerianegara I, & Indrawan. 1982. Ekologi Hutan Indonesia. Bogor: Departemen Manajemen Hutan Fakultas Kehutanan: Institut Pertanian Bogor
Syarifuddin, A dan Zulharman. 2012. Analisa Vegetasi Hutan Mangrove Pelabuhan Lembar Kabupaten Lombok Barat Nusa Tenggara Barat. Jurnal Gamma, 7(2): 01-13.
DOI: https://doi.org/10.20527/jss.v8i1.9636
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Jurnal Sylva Scienteae is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

