ESTIMASI CADANGAN KARBON DI KEBUN CAMPURAN DESA BIIH KECAMATAN KARANG INTAN KABUPATEN BANJAR KALIMANTAN SELATAN

Adis Oshima Fitri, Abdi Fithria, Badaruddin Badaruddin

Abstract


ABSTRACT. Every land has a different amount of carbon and needs to be measured to determine the available carbon stocks. By measuring the amount of carbon stored in living plants, it can indicate how much CO2 is absorbed from the atmosphere by these plants. This study aims to analyze the carbon stocks above ground and assess the economic value of above-ground carbon stocks in Biih Mixed Garden Village. The methodology used includes non-destructive sampling for measuring biomass of live trees, dead trees, and deadwood, as well as destructive sampling for measuring biomass of understory vegetation and litter. The results of this research show that the carbon content in Biih Mixed Garden Village is 182.417,8087 tons. High-density carbon amounts to 119.025.771.96 tons while medium-density carbon stores reach 63.392,38467 tons. The economic value of carbon stocks is influenced by the amount of stored carbon and land area coverage. The overall economic value of carbon is estimated at Rp13,698,592,379.05 with high-density level valued at Rp8.938.166.609,06 and medium-density level valued at Rp4.760.425.770,00.

Keywords: Carbon reserves; Biomass and Mixed garden

ABSTRAK. Setiap lahan memiliki jumlah karbon yang berbeda dan perlu diukur untuk mengetahui cadangan karbon yang tersedia. Dengan mengukur jumlah karbon yang disimpan pada tanaman hidup dapat menggambarkan berapa banyak CO2 di atmosfer yang diserap oleh tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis cadangan karbon yang terdapat di atas permukaan tanah dan menganalisis nilai ekonomi cadangan karbon di atas permukaan tanah di kebun campuran Desa Biih. Metode yang digunakan adalah metode sampling tanpa pemanenan (non- destructive sampling) untuk pengukuran biomassa pohon hidup, pohon mati, dan kayu mati dan metode sampling dengan pemanenan (destructive sampling) untuk pengukuran biomassa tumbuhan bawah dan serasah Hasil dari penelitian ini Kandungan karbon di kebun campuran Desa Biih sebesar 182.417,8087 ton. Karbon tingkat kerapatan tinggi sebesar 119.025.771,96 ton dan karbon yang tersimpan pada tingkat kerapatan sedang sebesar 63.392,38467 ton. Nilai ekonomi cadangan karbon dipengaruhi oleh besaran karbon tersimpan dan luasan suatu lahan. Nilai ekonomi karbon secara keseluruhan sebesar Rp13.698.592.379,05. Nilai ekonomi tingkat kerapatan tinggi sebesar Rp8.938.166.609,06 sedangkan nilai ekonomi tingkat kerapatan sedang sebesar Rp4.760.425.770,00.

Kata kunci : Cadangan karbon; Biomassa dan Kebun Campuran


Full Text:

PDF

References


BSN (Badan Standardisasi Nasional). 2011. SNI 7724: Pengukuran dan Penghitungan Cadangan Karbon −Pengukuran lapangan untuk penaksiran cadangan karbon hutan (ground based forest carbon accounting). Badan Standardisasi Nasional, Jakarta.

Dahlan, I. N., & Jaya, S. 2005. Estimasi Karbon Tegakan Acacia Mangium Wild Menggunakan Citra Lansat ETM+ dan SPOT-5: Stusi Kasus di BKPH Parung Panjang KPH Bogor. Pertemuan Ilmiah Tahunan MAPIN XIV” Pemanfaatan Efektif Penginderaan Jauh Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Bangsa,3

Fithria, A., Syam’ani, Badaruddin, Nugroho, Y., Agustina, A.R. 2011. Cadangan Karbon Di Atas Permukaan Tanah Pada Berbagai Sistem Penutupan Lahan di Sub-Sub DAS Amandit. Estimasi Karbon Tersimpan Pada Berbagai Sistem Penggunaan Lahan Di Sub-Sub DAS Amandit Kalimantan Selatan. Word Agroforestry Centre. V;55-68

Hairiah K, J Arifin, Berlian, C Prayogo and M van Noordwijk, 2002. Carbon stock assessment for a foresr-to-coffe conversion landscape in Malang (East Java) and Sumber-Jaya (Lampung, Indonesia). Proceeding Int. Symp on Forest Carbon Sequestration and Monitoring. Teipei-Taiwan 11-15 November 2002.

Hairiah, K dan S. Rahayu. 2007.Pengukuran “Karbon Tersimpan” Di Berbagai Macam Penggunaan Lahan. Bogor: World Agroforestry Centre.

Haryati, T., Muhyadin, I., Fithria, A., Haris, A. 2014. Pendugaan Potensi Kebun Karet Sebagai Cadangan Karbon di Kecamatan Cempaka Kota Banjarbaru Provinsi Kalimantan Selatan. EnviroScienteae 10 (2014) 150-156.

Ikhsan M. 2013. Estimasi simpanan karbon di atas permukaan lahan reklamasi PT ANTAM UBPE Pongkor, Provinsi Jawa Barat [skripsi]. Bogor (ID): Departemen Silvikultur, Fakultas Kehutanan, IPB

Karmila, D., Jauhari, A., Kanti, R. 2020. Estimasi Nilai Cadangan Karbon Menggunakan Analisis NDVI (Normalized Difference Vegetation Index) Di KHDTK Universitas Lambung Mangkurat. Jurnal Sylva Scienteae. Vol. 03 No. 3

Ketterings QM, Coe, R, van Noordwijk, M, Ambagau, Y, dan Palm, CA. 2001. Reducinguncertainty in the use of allometric biomass equations for predicting above-ground tree biomass in mixed secondary forests. Forest Ecology and Management 120:199-209

Mansur, I. dan F. D. Tuheteru. 2010. Kayu Jabon. Buku. Penerbit Penebar Swadaya. 128 hal.

Muthmainnah and Tahnur, M. 2018. Nilai Manfaat Ekonomi Hutan Kota Universitas Hasanuddin Makassar. Jurnal Hutan dan Masyarakat, 10, pp. 239-245. Primer. (FAO Forestry Paper – 134). FAO, Rome

Nugraha, Y. 2011. Potensi karbon tersimpan di Taman Kota 1 Bumi Serpong Damai (BSD), Serpong, Tanggerang Selatan, Banten. Skripsi. Program Studi Biologi. Fakultas Sains dan Teknologi UIN Syarif Hidayatullah. Jakarta

Rinjani, A. R., Setyaningsih, L. and Rusli, A. R. (2018) ‘Potensi Serapan Karbon Di Jalur Hijau Kota Bogor’, Jurnal Nusa Sylva, 16(1), pp. 32–40.

Saifullah, Suyanto, Jauhari, A. 2021. Potensi Karbon Tersimpan Dalam Tegakan Di Kecamatan Banjarbaru Utara Kota Banjarbaru. Jurnal Sylva Scienteae. Vol. 04 No. 4 sampling carbon stocks above and below ground. ASB Lecture note 4B

Sarangih, E. S., Muhdi, dan Hanafiah, D. S. 2016. Pendugaan Cadangan Karbon pada Tanaman Karet (Hevea brasiliensis Muell. Arg.) Umur 10 Tahun di Perkebunan Rakyat Desa Tarean, Kecamatan Silindak, Kabupaten Serdang Bedagai. Peronema Forestry Science Journal. 5(2)

Superales, JB. 2016. Carbon Dioxide Capture and Storage Potential of Mahogany (Swietenia macrophylla) Saplings. International Juournal of Environmental Science and Development. Vol. 7 No. 8: 611-614

Syam’ani, Agustina A, Susilawati, & Nugroho, Y. 2012. Cadangan Karbon di Atas Permukaan Tanah pada Berbagai Sistem Penutupan Lahan di Sub-Sub DAS Amandit, Jurnal Hutan Tropis. Vol 13 No.2 hal: 148-158

Yamani, Ahmad. 2013. Studi Kandungan Karbon Pada Hutan Alam Sekunder Di Hutan Pendidikan Mandiangin Fakultas Kehutanan UNLAM. Jurnal hutan tropis volume 1 No. 1 ISSN 2337-7771 E-ISSN 2337-7992




DOI: https://doi.org/10.20527/jss.v8i4.9901

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Creative Commons License

Jurnal Sylva Scienteae is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.