Fungsi Kafe “Omnivora” Sebagai Ruang Sosial Bagi Mahasiswa Di Banjarmasin

Muhlisah Muhlisah

Abstract


Kafe merupakan tempat yang sangat digemari anak muda terutama mahasiswa. Kegemaran mahasiswa mengunjungi kafe menjadikannya memiliki berbagai fungsi, salah satunya sebagai ruang sosial. Penelitian ini bertujuan: (1) Untuk menjelaskan aktivitas yang dilakukan mahasiswa ketika berada di kafe Omnivora; (2) Untuk mengetahui bentuk komunikasi yang dilakukan oleh mahasiswa ketika berada di kafe Omnivora. Hasil penelitian ini menggambarkan bahwa: (1) aktivitas yang dilakukan mahasiswa ketika berada di kafe ada berbagai macam seperti: berkumpul bersama teman untuk merayakan ulang tahun, berkumpul dengan teman kuliah, berkumpul dengan teman sepergaulan, bermain kartu Uno dan jenga; mahasiswa makan dan minum di kafe Omnivora sambil berkumpul bersama teman dan lokasi dekat kampus; mahasiswa berfoto di kafe Omnivora untuk menyimpan memori kebersamaan dan memasukkan ke sosial media; mahasiswa mengerjakan tugas di kafe Omnivora bersama teman untuk saling membantu satu sama lain; dan rapat organisasi, karena kafe Omnivora memiliki kursi kayu yang mudah di sesuaikan dan ruangan yang luas; menggunakan fasilitas Wi-Fi untuk mencari bahan kuliah, bermain games online dan mengakses sosial media (2) Komunikasi yang terjadi berupa komunikasi antarpribadi dilakukan oleh mahasiswa menceritakan masalah pribadi yang mengharapkan solusi; komunikasi kelompok untuk saling menghibur, bertukar informasi; dan komunikasi organisasi merupakan komunikasi yang dilakukan mahasiswa untuk merencanakan kegiatan organisasi.

 

Kata Kunci: Fungsi, kafe, ruang sosial.


Full Text:

PDF

References


Abdulsyani. 2002. Sosiologi Skematika, Teori, dan Terapan. Jakarta: PT. Bumi Aksara.

Budihardjo, Eko dan Djoko Sujarto. 1999. Kota Berkelanjutan. Bandung: Alumni.

Budyatna, Muhammad dan Leila Mona Ganiem. 2012. Teori Komunikasi Antarpribadi.

Jakarta: Kencana Prenada Media Grup.

Bungin, Burhan. 2014. Sosiologi Komunikasi: Teori, Paradigma dan Diskursus Teknologi Komunikasi di Masyarakat. Jakarta: Kencana.

Djamarah, Syaiful Bahri. 2014. Pola Asuh Orang Tua dan Komunikasi dalam Keluarga.

Jakarta: Rineka Cipta.

Djojodibroto. 2004. Tradisi Kehidupan Akademik. Yogyakarta: Galang Press.

Evers, Hans Dieter. 1986. Sosiologi Perkotaan (Urbanisasi dan Sengketa Tanah di Indonesia &Malaysia). Jakarta: LP3ES.

Faisal, Sanapiah. 1999. Format-Format Penelitian Sosial. Jakarta: PT Raja Grapindo Persada.

Gea, Antonius A. dkk. 2002. Relasi Dengan Sesama. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.

Hakim, Rustam dan Hardi Utomo. 2003. Komponen Perancangan Arsitektur Lansekap.

Jakarta: PT Bumi Aksara.

Hardiman, F. Budi. 2010. Ruang Publik. Yogyakarta: Kanisius.

Hariyono, Paulus. 2007. Sosiologi Kota Untuk Arsitek. Jakarta: Bumi Aksara.

Hartini dan Kartasapoetra. 2007. Kamus Sosiologi dan Kependudukan. Jakarta: Bumi Aksara.

Herimanto Winarno. 2009. Ilmu Sosial dan Budaya Dasar. Jakarta: Bumi Aksara.

Hidayat, Y., & Nur, R. (2021). Trust and Ethics in the Social Network of Oil Palm Traders : Lessons from Indonesia. 525(Icsse 2020), 352–357

Liliweri, Alo. 2014. Sosiologi dan Komunikasi Organisasi. Jakarta: Bumi Aksara.

Marsyangm. 1999. Manajemen Jasa Pendekatan Terpadu. Bogor: Galia Indonesia.

Muda, Ahmad A.K. 2006. Kamus Lengkap Bahasa Indonesia. Bandung: Rality Publisher.

Mulyana, Deddy. 2014. Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar. Bandung: PT Remaja Rasdokarya.

Mulyono, Anton M. 2001. Kamus Besar Indonesia. Jakarta: Balai pustaka.

Narwoko, J. Dwi dan Bagong Suryanto. 2007.Sosiologi:Teks Pengantar dan Terapan. Jakarta: Rineka Cipta.

Nasdian, Fredian Tonny. 2015. Sosiologi Umum. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Nur, R., & Widayati, Cucu, P, R. (2021). Development in Bulukumba District ( Case Study of Economic Growth T hrough the Leading Village Sector in Bulukumpa District ). 525(Icsse 2020), 389–393. https://doi.org/https://doi.org/10.2991/assehr.k.210222.064

Pace, R. Wayne dan Don F. Faules. 1998. Komunikasi Organisasi. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Pelly, Usman dan Asih Minanti. 1994. Teori-Teori Sosial Budaya. Jakarta: Depdikbud.

Poerwadarminta, W.J.S. 1976. Kamus Umum Bahasa Indonesia. Jakarta: PN Balai Pustaka.

Ritzer, George dan Douglas J. Goodman. 2009. Teori Sosiologi: Dari Teori Sosiologi Klasik dampai perkembangan Mutakhir Teori Sosial Postmodern. Yogyakarta: Kreasi Wacana.

Ruben, Brent D. dan Lea P. Steward. 2014.Komunikasi dan Perilaku Manusia. Jakarta:

Rajawali Pers.

Setiadi,et al. 2006. Ilmu Sosial dan Budaya Dasar. Jakarta: Kencana.

Siahaan, Hotman. 1986. Pengantar Kearah Sejarah dan Teori Sosiologi. Jakarta: Erlangga.

Soekanto, Soerjono. 2007. Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: Rajawali




DOI: https://doi.org/10.20527/jtamps.v1i1.3253

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


JTAMPS Telah Terindeks Oleh :

    

JTAMPS Flag Counter Sejak Desember 2022:

Flag Counter 

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.