Pengaruh Pendidikan Seks di Sekolah terhadap Perilaku Seksual Remaja di MTsN X Barito Timur dan SMAN X Dusun Tengah

Fitria Ayu Kartika, Emma Yuniarrahmah, Marina Dwi Mayangsari

Abstract


Pada masa ini remaja diharapkan dapat menentukan orientasi seksualnya. Hal ini berkaitan dengan jenis kelamin yang mengacu pada bagaimana seseorang berperilaku dan mencerminkan penampilan dirinya. Jenis kelamin merupakan tanda biologis yang menjadi pembeda manusia berdasarkan kelompok perempuan maupun laki-laki.. Remaja mendapatkan isu perihal seksualitas termasuk perilaku seksual berdasarkan dari sumber yang beragam seperti media massa, elektronik, maupun cetak yang menyediakan isu tentang seksualitas (buku, iklan, dan situs web),dan juga melalui teman sebaya. Selain itu, materi pornografi di internet sangat mudah diperoleh sehingga dapat berpengaruh pada pikiran dan perilaku seksual remaja.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan seks di sekolah terhadap perilaku seksual remaja di MTsN X Barito Timur dan SMAN X Dusun Tengah. Subjek penelitian ini berjumlah 99 partisipan remaja MTsN X Barito Timur dan SMAN X Dusun Tengah yang ditentukan melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian ini menggunakan skala Adolescent Sexual Behavior Inventory-Self Report (ACSBI-S) dan angket pendidikan seks. Setelah dilakukan analisis dengan menggunakan analisis regresi linear sederhana didapatkan hasil bahwa hipotesis nol diterima dan Ha ditolak karena nilai signifikansi lebih besar dari nilai koefisen alpha, artinya tidak ada pengaruh pendidikan seks di sekolah terhadap perilaku seksual remaja di MTsN X Barito Timur dan SMAN X Dusun Tengah.

Full Text:

PDF

References


Afritayeni, A., Yanti, P. D., & Angrainy, R. (2018). Analisis perilaku beksual berisiko pada remaja terinfeksi HIV Dan AIDS. Jurnal Endurance, 3(1), 69–81. https://doi.org/10.22216/jen.v3i1.2717

Alfiyah, N., Solehati, T., & Sutini, T. (2018). Gambaran faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku seksual pranikah pada remaja SMP 1 Solokanjeruk Kabupaten Bandung. Jurnal Pendidikan Keperawatan Indonesia, 4(2), 131–139. https://doi.org/10.17509/jpki.v4i2.10443

Aprisye, A., Sudirman, S., & Yani, A. (2019). Perilaku seksual remaja dalam mengakses media sosial (pornografi sex chat) Di SMA Negeri 3 Palu. Jurnal Kolaboratif Sains, 1(1), 502–513.

Arista, D. (2015). Faktor-Faktor yang berhubungan dengan perilaku seksual berisiko di kalangan remaja sma negeri 1 kota jambi tahun 2015. Scientia Journal, 4(3), 255–264.

BKKBN. (2018). Survei demografi dan kesehatan : Kesehatan reproduksi remaja 2017. In Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional. http://www.dhsprogram.com.

Cavanagh, S. E. (2004). The sexual debut of girls in early adolescence: The intersection of race, pubertal timing, and friendship group characteristics. Journal of Research on Adolescence, 14(3), 285–312. https://doi.org/10.1111/j.1532-7795.2004.00076.x

Diananda, A. (2018). Psikologi remaja dan permasalahannya. Journal Istighna, 1(1), 116–133. http://e-journal.stit-islamic-village.ac.id/index.php/istighna%0AAmita

Fatmawaty, R. (2017). Memahami psikologi remaja. Jurnal Reforma, 2(1), 55–65. https://doi.org/10.30736/rfma.v6i2.33

Friedrich, W. N., Lysne, M., Sim, L., & Shamos, S. (2004). Assessing sexual behavior in high-risk adolescents with the adolescent clinical sexual behavior inventory (ACSBI). Child Maltreatment, 9(3), 239–250. https://doi.org/10.1177/1077559504266907

Handayani, L. W., & Winarti, Y. (2021). Hubungan monitoring parenatal dan jenis kelamin terhadap perilaku seks bebas pada remaja di SMP Negeri 4 Samarinda. Borneo Student Research, 3(1), 636–643.

Kemenkes RI. (2014). Situasi kesehatan reproduksi remaja. In Pusat Data dan Informasi Kementrian Kesehatan RI. https://www.kemkes.go.id/download.php?file=download/pusdatin/infodatin/infodatin reproduksi remaja-ed.pdf

Marbun, S. M., & Stevanus, K. (2019). Pendidikan seks pada remaja. FIDEI: Jurnal Teologi Sistematika Dan Praktika, 2(2), 325–343. https://doi.org/10.34081/fidei.v2i2.76

Mariani, N. N., & Arsy, D. F. (2017). Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku seksual remaha di SMP Negeri 15 Kota Cirebon tahun 2017. Jurnal Care, 5(3), 443–455.

Muflih, M., & Syafitri, E. N. (2018). Perilaku seksual remaja dan pengukurannya dengan kuesioner. Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta, 5(September), 438–443.

Nurfadhilah, Utomo, E., & Neolaka, A. (2020). Pendidikan abstinensi dalam kurikulum pendidikan adsar Indonesia. Jurnal Pendidikan Dasar, 1(31 Mei 2020), 12. https://doi.org/10.21009/JPD.011.15

Papalia, D. ., OldS, S. ., & Feldman, R. . (2009). Human development. In Human Development (Eleventh E). The McGraw-Hill Companies.

Pradita, A. E. (2019). Perbedaan perilaku imitasi seksual remaja laki-laki dan perempuan yang terpapar pornografi. Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi, 7(2), 319–327. https://doi.org/10.30872/psikoborneo.v7i2.4787

Rihardini, T. (2016). Studi tentang pendidikan seks dan perilaku seksual pada remaja di SMPN 2 Krembung. 7, 32–40.

Safita, R. (2013). Peranan orang tua dalam memberikan pendidikan seksual pada anak. Edu-Bio, 4(2), 32–40. http://e-journal.iainjambi.ac.id/index.php/edubio/article/view/376

Santrock, J. W. (2019). Life-span development (7th ed.). McGraw-Hill Higher Education.

Santrock, J. W., Widyashinta, B., & Hardani, W. (2007). Remaja. In 1 (Edisi 11). Erlangga.

Santy, E., Sari, U. S. C., & Hikmah, K. (2020). Analisis Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Seks Bebas di Kalangan Remaja. Jurnal Vokasi Kesehatan, 6(1), 22–27. https://www.researchgate.net/profile/Kholisotul-Hikmah/publication/353547567_Assessing_Free_Sexual_Behavior_among_Teenagers/links/61025f571e95fe241a95f934/Assessing-Free-Sexual-Behavior-among-Teenagers.pdf

Sarwono, S. W. (2013). Psikologi remaja (Edisi Revi). PT RajaGrafindo Persada.

Sianturi, R. N., & Sidabutar, H. (2019). Perilaku seksual pranikah di kalangan mahasiswa program studi pendidikan agama kristen. Jurnal Ilmiah Religiosity Entity Humanity, 1(1), 72–86. https://ojs-jireh.org/index.php/jireh PERILAKU

Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Penerbit Alfabeta.

Tejada, J., & Punzalan, J. (2012). On the misuse of slovin’s formula. The Philippine Statistician, 61(1), 129–136.

Ulfah, M. (2018). Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku seksual pranikah pada remaja SMP dan SMA di wilayah eks-kota administratip Cilacap. Medisains, 16(3), 137–142. https://doi.org/10.30595/medisains.v16i3.3733

Wardhani, D. T. (2012). Perkembangan dan seksualitas remaja. Sosio Informa, 17(3). https://doi.org/10.33007/inf.v17i3.84




DOI: https://doi.org/10.20527/kognisia.2023.04.003

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 FITRIA AYU KARTIKA, EMMA YUNIARRAHMAH, MARINA DWI MAYANGSARI

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.