Peranan Kesepian terhadap Quarter Life Crisis pada Perempuan di Kota Banjarmasin

Bunga Asri Dwi Ariani, Jehan Safitri, Sukma Noor Akbar

Abstract


Kesepian adalah kondisi individu merasa hubungan sosial yang dimiliki tidak memenuhi kebutuhan sosial yang dianggap penting. Perempuan yang memasuki masa dewasa awal lebih cenderung mengalami quarter life crisis diakibatkan banyaknya tuntutan yang harus dipenuhi. Permasalahan quarter life crisis yang sering ditemui adalah permasalahan keluarga dan hubungan romantis. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran kesepian terhadap quarter life crisis pada perempuan di Kota Banjarmasin. Metode penelitian ini menggunakan kuantitatif korelasional dengan teknik analisis regresi sederhana dan teknik pengambilan sampel penelitian nonprobability sampling dengan jenis incidental sampling. Alat ukur yang digunakan yakni social and emotional loneliness scale adult short version (SELSA-S) dan alat ukur quarter life crisis, alat ukur ini digunakan kepada 207 perempuan di Kota Banjarmasin. Hasil uji analisis regresi sederhana menunjukkan bahwa terdapat peranan bersifat positif antara kesepian dan quarter life crisis pada perempuan di Kota Banjarmasin. Hal ini menunjukkan bahwa kesepian menjadi salah satu faktor yang berperan terhadap munculnya quarter life crisis pada perempuan di Kota Banjarmasin.

Full Text:

PDF

References


Alwisol. (2008). Psikologi kepribadian (revisi). UPT Penerbitan Universitas Muhammadiyah Malang.

Amalia, R., Suroso, Partitis, N. T. (2021). Psychological well being, self efficacy dan quarter life crisis pada dewasa awal [Universitas 17 agustus 1945 Surabaya]. In Universitas 17 agustus 1945 Surabaya. http://repository.untag-sby.ac.id/8006/9/Jurnal.pdf

Artiningsih, R. A., & Savira, S. I. (2021). Hubungan loneliness dan quarter life crisis pada dewasa awal. Character: Jurnal penelitian psikologi, 8(5).

Atwood, J. D., & Scholtz, C. (2008). The quarter-life time period: An age of indulgence, crisis or both?. Contemporary family therapy, 30(4), 233-250.

Badan Pusat Statistik Kota Banjarmasin (2022). Kota Banjarmasin dalam angka. Katalog : 1102001.6371

https://banjarmasinkota.bps.go.id/publication/2022/02/25/f42afef0b5bf0b485312c248/kota-banjarmasin-dalam-angka-2022.html

Baron, R. A., & Byrne, D. (2005). Psikologi sosial. Erlangga.

Batara, G. A., & Kristianingsih, S. A. (2020). Hubungan dukungan sosial dengan kesepian pada narapidana dewasa awal lajang. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 20(1), 187-194.

Beaton, D. E., Bombardier, C., Guillemin, F., & Ferraz, M. B. (2000). Guidelines for the process of cross-cultural adaptation of self-report measures. Spine, 25(24), 3186-3191.

Dickerson, V. C. (2004). Young women struggling for an identity. Family process, 43(3), 337–348. https://doi.org/10.1111/j.1545-5300.2004.00026.x

DiTommaso, E., & Spinner, B. (1993). The development and initial validation of the social and emotional loneliness scale for adults (SELSA). Personality and individual differences, 14(1), 127-134.

DiTommaso, E., Brannen, C., & Best, L. A. (2004). Measurement and validity characteristics of the short version of the social and emotional loneliness scale for adults. Educational and Psychological Measurement, 64(1), 99-119.

Habibie, A., Syakarofath, N. A., Anwar, Z. (2019). Peran religiusitas terhadap quarter-Life Crisis (QLC) pada mahasiswa. Gadjah Mada journal of psychology (GamaJoP), 5(2), 129–138. https://doi.org/10.22146/gamajop.48948

Herawati, I., & Hidayat, A. (2020). Quarterlife crisis pada masa dewasa awal di Pekanbaru. Journal An-Nafs: Kajian penelitian psikologi, 5(2), 145–156. https://doi.org/10.33367/psi.v5i2.1036

Hurlock, E. B. (2009). Psikologi perkembangan. Erlangga.

Octaviany, C. (2019). Dinamika kesepian pada wanita dewasa awal. CALYPTRA, 8(1), 1722-1741.

Perlman, D., & Peplau, L. A. (1982). Toward a social psychology of loneliness. Personal relationships, 3, 31-56.

Pinggolio, S. P. (2015). Development and validation of quarterlife crisis for Filipinos. In The Asian Conference on Psychology & the Behavioral Sciences.

Rahman, A. A. (2020). Psikologi sosial; Integrasi pengetahuan wahyu dan pengetahuan empirik (kedua). Rajawali pers.

Robbins, A., & Wilner, A. (2001). Quarterlife crisis: the unique challenges of life in your twenties.

Robinson, O. C. (2019). A longitudinal mixed-methods case study of quarter-life crisis during the post-university transition: Locked-out and locked-in forms in combination. Emerging adulthood, 7(3), 167-179.

Robinson, O.C. (2015). Emerging adulthood, early adulthood and quarter-life crisis: Updating Erikson for the twenty-first century. In. R. Žukauskiene (Ed.) Emerging adulthood in a European context (pp.17-30). New york: Routledge.

Robinson, O. C., & Wright, G. R. T. (2013). The prevalence, types and perceived outcomes of crisis episodes in early adulthood and midlife: A structured retrospective-autobiographical study. International journal of behavioral development, 37(5), 407–416. https://doi.org/10.1177/0165025413492464

Rosalinda, I., & Michael, T. (2019). Pengaruh harga diri terhadap preferensi pemilihan pasangan hidup pada wanita dewasa awal yang mengalami quarter-life crisis. JPPP-Jurnal Penelitian dan Pengukuran Psikologi, 8(1), 20-26.

Rustandi, D. O. (2022). Hubungan Antara Loneliness Dengan Quarter Life Crisis Pada Dewasa Awal Di Pekanbaru (Doctoral dissertation, Universitas Islam Riau).

Santrock, J. W. (2012). Life-span development perkembangan masa-hidup (13th ed.). Erlangga.

Sujudi, M. A., & Ginting, B. (2020). Quarterlife crisis di masa pandemi Covid-19 pada mahasiswa semester akhir Universitas Sumatera Utara. Buddayah : Jurnal Pendidikan Antropologi, 2(2), 105–112.

Swestilangen, R. S., & Syafiq, M. (2021). Strategi Mengatasi Kesepian pada Pria Dewasa Awal Penyandang Tunanetra. Journal of Psychological Perspective, 3(2), 97-104.

Tornstam, L. (1990). Dimensions of loneliness. Aging clinical and experimental research, 2(3), 259-265.

Walshe, O. (2018). The quarter-life crisis: Investigating emotional intelligence, self-esteem and maximization as predictors of coping self-efficacy [Dublin Business School]. https://esource.dbs.ie/handle/10788/3449

Wijaya, D. A. P., & Utami, M. S. (2021). Peran kepribadian kesungguhan terhadap krisis usia seperempat abad pada emerging adulthood dengan dukungan sosial sebagai mediator. Gadjah Mada Journal of Psychology (GamaJoP), 7(2), 143-161.




DOI: https://doi.org/10.20527/kognisia.2024.10.011

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Bunga Asri Ariani

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.