KELIMPAHAN KEPITING BAKAU (Scylla serrata) DI KAWASAN EKOSISTEM MANGROVE DESA KUALA LUPAK KECAMATAN TABUNGANEN KABUPATEN BARITO KUALA
Abstract
Kuala Lupak merupakan kawasan desa tepi laut yang memiliki sistem biologis mangrove dengan keanekaragaman biota yang melimpah, salah satunya kepiting bakau. Eksplorasi ini bertujuan untuk mengetahui ketebalan mangrove dan kekayaan kepiting bakau di kawasan sistem hayati mangrove Kuala Lupak, Kecamatan Tabunganen, Kabupaten Barito Kuala. Eksplorasi ini diselesaikan pada bulan Maret 2023 hingga November 2023. Strategi pengujian yang digunakan adalah teknik pengujian purposif terhadap vegetasi yang bergeser dari mangrove dengan ketebalan tebal, sedang, dan sedikit. Pemeriksaan dilakukan pada 3 fokus stasiun dan masing-masing stasiun terdiri dari 3 petak. Hasil eksplorasi menunjukkan ketebalan mangrove yang paling menonjol terdapat pada Stasiun III yang didominasi oleh jenis mangrove Rhizopora stylosa dan ketebalan mangrove yang paling sedikit terdapat pada Stasiun II yang didominasi oleh jenis mangrove Rhizopora stylosa. Kekayaan kepiting bakau yang paling tinggi terdapat pada Stasiun I dengan nilai overflow sebesar 0,04 ind/m² pada klasifikasi ketebalan mangrove sedang dan kekayaan kepiting bakau yang paling sedikit terdapat pada Stasiun III dengan nilai overflow sebesar 0,01 ind/m² pada ketebalan mangrove padat.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Bengen, D., Lim, P., & Belaud, A. (1992). Water Quality In Three Ancient Alors Of The River Garonne: Spatio-Temporal Variability. Jurnal Revue Des Sciences De L’eau, 5(2): 131-156.
Chairunnisa, R. (2004). Kelimpahan Kepiting Bakau (Scylla spp.) di Kawasan Hutan Mangrove KPH Batu Ampar, Kabupaten Pontianak, Kalimantan Barat. [Skripsi]. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor. Bogor.
Chadijah, A., Wadritno, Y., & Sulistiono, S. (2013). Keterkaitan Mangrove, Kepiting Bakau (Scylla olivacea) dan
Beberapa Parameter Kualitas Air di Perairan Pesisir Sinjai Timur. Octopus: Jurnal Ilmu Perikanan, 2(1): 116122.
Hardiyanto, R., Suherman, H., & Pratama, R. I. (2012). Kajian Produktivitas Primer Fitoplankton di Waduk Saguling, Desa Bongas Dalam Kaitannya Dengan Kegiatan Perikanan. Jurnal Perikanan Kelautan, 3(4): 51-59.
Karimah. (2017). Peran Ekosistem Hutan Mangrove Sebagai Habitat Untuk Organisme Laut. Jurnal Biologi Tropis 17(2), 51.
Kasry, A. (1996). Budidaya Kepiting Bakau dan Biologi Ringkas. Jakarta: Bharata.
Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia (KLH). 2004. Baku Mutu Air Laut untuk Biota Laut. Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup No 51 Tahun 2004 Tentang Baku Mutu Air Laut, KLH. Jakarta.
Mueller - Dombois, D., & Ellenberg, H. (1974). Aims and Methods of Vegetation Ecology. London: John Wiley, 7: 93-135.
Nurdin, M., & Armando, R. (2010). Cara Cepat Panen Kepiting Soka dan Kepiting Telur. Jakarta: Swadaya.
Nybakken, J.W. 1992. Biologi Laut :Suatu Pendekatan Ekologis. Penerbit PT.Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.
Saragi, S. M., & Desrita, D. (2018). Ekosistem Mangrove Sebagai Habitat Kepiting Bakau (Scylla serrata) di Kampung Nipah Desa Sei Nagalawan Kecamatan Perbaungan Serdang Bedagai Provinsi Sumatera Utara. DEPIK Jurnal Ilmu - Ilmu Perairan, Pesisir dan Perikanan, 7(1): 84-90.
Sarwono, J. (2006). Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Satria, H., & Syam, A. R. (2009). Migrasi Pemijahan Kepiting Bakau (Scylla serrata) ke Arah Laut dari Perairan Mangrove Mayangan, Subang. In Prosiding Forum Nasional Pemacuan Sumberdaya Ikan II. Pusat Riset Perikanan Tangkap. 8(1-9).
Septiani, M., Mulyani, Y., Riyantini, I., & Prihadi, D. J. (2019). Pengaruh Kondisi Mangrove Terhadap Kelimpahan Kepiting Biola (Uca sp.) Di Karangsong Kabupaten Indramayu. Jurnal Perikanan Kelautan, 10(1).
Silaen, I. F., Hendrarto, B., & Supardjo, M. N. (2013). Distribusi dan Kelimpahan Gastropoda Pada Hutan Mangrove Teluk Awur Jepara. Journal of Management of Aquatic Resource. 2(3): 93-103.
Sofian, A., Harahab, N dan Marsoedi. 2012. Kondisi dan Manfaat Langsung Ekosistem Mangrove Desa Penunggul Kecamatan Nguling Kabupaten Pasuruan. El-Hayah. Vol. 2, No. 2 Maret 2012 (56-63).
Sugiono. (2010). Statistika Untuk Penelitian. Bandung: Alfabet.
Unthari, D.T, Purwiyanto, A.I, & Agussalim, A. (2018). Hubungan kerapatan mangrove terhadap kelimpahan kepiting bakau Scylla spp dengan penggunaan bubu lipat sebagai alat tangkap di Sungai Bungin Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan. Jurnal Maspari. 10(1): 41-50.
DOI: https://doi.org/10.20527/mcsij.v8i1.15060
Refbacks
- There are currently no refbacks.
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Has been indexed and abstracted by:
View My Stats




.png)


