STUDI KANDUNGAN BAHAN ORGANIK (NITROGEN, FOSPOR), MINERAL (MAGNESIUM) DAN HUBUNGANNYA DENGAN TEKSTUR SEDIMEN DI KAWASAN MANGROVE DESA PAGATAN BESAR KABUPATEN TANAH LAUT KALIMANTAN SELATAN
Abstract
Desa Pagatan Besar merupakan Desa yang terdapat di Kabupaten Tanah Laut Provinsi Kalimantan Selatan. Desa pagatan besar memiliki bentangan wilayah sebesar 32,114 Ha, tepi pantai berpasir seluas 15 Ha, kawasan rawa seluas 20 Ha. Terdapat bantaran sungai sebesar 5 Ha. Kondisi ini berpengaruh pada karakteristik substrat dan pola sebaran sedimen yang berdampak pada aktifitas serta keseimbangan ekosistem diperairan Desa Pagatan Besar.Penelitian ini bertujuan untuk melihat hungan antara unsur hara dan tekstur sedimen di Kawasan mangrove Desa Pagatan Besar.Metode penenutan stasiun pengambilan sampel sedimen dilakukan mengunakan purposive sampling method, Unsur hara di analisa dengan mengunakan metode AAS dan Kjeldahl sedangkan sedimen di analisa menggunakan metode pipet. Tekstur sedimen di Kawasan Mangrove Desa Pagatan Besar terbagai atas 3 fraksi yaitu fraksi sand, silt, dan clay dengan dominasi fraksi clay dengan karakteristik tekstur Sandy Mud. Kandungan bahan organik pada ekosistem mangrove Desa Pagatan Besar dengan kategori Nitrogen berkisar antara 0,11 – 0,20. Fospor bekisar antara 57,16 – 71,46 mg/100g. Magnesium bekisar antara 0,08 – 0,25%. Hubungan antara fraksi sedimen dengan unsur hara pada sedimen Kawasan mangrove Desa Pagatan Besar berdasarkan analisa tingkat hubungan dengan taraf signifikasi 5% yaitu fraksi sand dan fosfor memiliki hubungan yang lebih besar dibanding unsur lain.Fraksi silt memiliki hubungan yang lebih besar dengan unsur hara fosfor, sedangkan untuk fraksi clay memiliki hubungan yang lebih besar dengan nitrogen dibandingkan dengan unsur hara lain.
Keywords
References
Arisa, R.R.P, Edi, W.K., Warsito, A. 2014. Sebaran Sedimen dan Kandungan Bahan Organik pada Sedimen Dasar Perairan Pantai Slmaran Pekalongan. Jurnal Of Marine Research. Vol. 3. No. 3. Hal. 342-350.
Aryanti, C.A., Muslim, M.Makmur. 2016. Analisis Jenis Ukuran Butir Sedimen di Perairan Sluke, Rembang. Jurnal Oseanografi. Vol.5. No. 2. Hal. 211-217.
Alongi, D.M. 1998. Coastal Ecosystem Processes. CRC Press: USA. __________. 2011. Early Growth Responses of Mangroves to Different Rates of Nitrogen and Phosphorus Supply. Journal of Experimental Marine Biology and Ecology. Vol: 397, p. 85-93.
Campbell. (2012). Biologi. Jakarta: Erlangga.
Firmansyah, Rifandi, Afrizal, T. 2019. Penentuan Kecepatan Sedimentasi Relatif dengan Menggunakan Foraminifera Bentik di Perairan Pantai Sasak Pasaman Barat Provinsi Sumatera Barat. Jurnal Perikanan dan Kelautan. Vol. 24. No. 1. Hal. 41-51.
Hartoni, Andi, A. 2007. Laju Sedimen Tersuspensi di Wilayah Pembangunan Pelabuhan Tanjung Api-Api Muara Sungai Banyuasin Kabupaten Banyuasin. Jurnal Penelitian Sain. Vol. 10. No. 2. Hal. 204-211.
Hawari, A. Bintal, A. Efriyeldi. 2014. Hubungan antara Bahan Organik Sedimen dengan Kelimpahan Makrozoobenthos di Perairan Pantai Pandan Provinsi Sumetera Utara. Fakultas Perikanan dan Kelautan. Universitas Riau.
Hendrarto, B, Ika. C., Suryanti. 2014. Kandungan Nitrogen dan Fosfat Sedimen Mangrove pada Umur Berbeda di Lingkungan Pertambakan Mangunharjo, Semarang. Diponegoro Jurnal of Maquares. Vol. 3. No. 3. Hal. 65-72.
Iman, A. N. 2014. Kesesuaian Lahan untuk Perencanaan Rehabilitasi Mangrove dengan Pendekatan Analisis Elevasi di Kuri Caddi, Kabupaten Maros. Skripsi. Jurusan Ilmu Kelautan. Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan. Universitas Hasanuddin. Makassar.
Irham, M. Saidatul, A., Chitra, O. 2020. Analisis Kimia Sedimen di Sekitar Ekosistem Mangrove Desa Lembadeuk Peukan Bada, Aceh Besar. Depik Jurnal Ilmu-ilmu Perairan. Pesisir dan Perikanan. Vol. 9. No. 1. Hal. 1-7
Manengkey, H.W.K. 2010. Kandungan Bahan Organik pada Sedimen di Perairan Teluk Buyat dan Sekitarnya. Jurnal Perikanan dan Kelautan Tropis. Vol. VI-3. Hal. 114-119.
Nugroho, R.A. Sugeng, W., Rudhi, P. 2013. Studi Kandungan Bahan Organik dan Mineral (N, P, K, Fe dan Mg) Sedimen di Kawasan Mangrove Desa Bedono, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak. Jurnal of Marine Research. Vol. 2. No. 1. Hal. 62-70.
Nopriansyah, Muhammad Rifal (2016), Eksplorasi Mikroba Fiksasi Nitrogen Non Simbiosis dari Tanah Kawasan Mangrove di Desa Srimulyo Kecamatan Air Saleh Kabupaten Banyuasin serta Sumbangsinya pada Materi Bakteri Kelas X di SMAMA (Skripsi). Other thesis, UIN Raden Fatah Palembang.
Pebrianti, W.A. 2016. Distribusi Nutrien Kalium dan Fosfor pada Organ Mangrove Rhizopora stylosa Griff di Taman Nasional Rawa Aopa Warumohai. Skripsi. Jurusan Biologi. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Halu Oleo.
Piranto, D. Indah, R., M. U. Kurnia, A. Donny J.P. 2019. Karakteristik Sedimen dan Pengaruhnya Terhadap Kelimpahan Gatropoda pada Ekosistem Mangrove di Pulau Pramuka. Jurnal Perikanan dan Kelautan. Vol. X. No. 1. Hal. 20-28.
Pradipta, N. 2016. Studi Kandungan Nitrogen (N) dan Fosfor (P) pada Sedimen Mangrove di Wilayah Ekosistem Wonorejo Surabaya dan Pesisir Jenu Kabupaten Tuban. Skripsi. Jurusan Budidaya Perairan. Fakultas Perikanan dan Kelautan. Universitas Airlangga. Surabaya.
Pursetyo, K.T, Wahju, T., Sapto, A. 2013. Analisis Potensi Sonneratia Sp. di Wilayah Pesisir Pantai Timur Surabaya Melalui Pendekatan Ekologi dan Sosial- Ekonomi. Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan. Vol. 5. No.2. Hal. 129-137
Rahmalisa, T.A. Hanifah, S. Anita, 2014. Analisis nitrogen (N), Fosfor (P), dan Kalium (K) pada Sedimen Kolam Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) TPA Maura Fajar Pekanbaru. Program Studi Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Kampus Bina Widya. Universitas Riau.
Ridwan, M, Suryono, Ria A.T.N. 2018. Studi Kandungan Nutrien pada Ekosistem Mangrove Perairan Muara Sungai Kawasan Pesisir Semarang. Jurnal Of Marine Research. Vol.7. No.4. hal. 283-292.
Riniatsih, I. 2015. Distribusi Muatan Padatan Tersuspensi (MPT) di Padang Lamun di Perairan Teluk Awur dan Pantai Prawean Jepara. Jurnal Kelautan Tropis. Vol. 18(3):121-126.
Salsabilla, 2022. Estimasi Serapan (CO2) pada Ekosistem Mangrove Desa Pagatan Besar Kabupaten Tanah Laut. Skripsi. Program Studi Ilmu Kelautan. Fakultas Perikanan dan Kelautan. Universitas Lambung Mangkkurat.
Saputra, R. Angga, 2016. Strategi Pengembangan dan Pengelolaan EkowisataMangrove Kota Rebah Sei Carang Tanjungpinang Kepulauan Riau. Manajemen Sumberdaya Perairan. Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan. Universitas Raja Ali Haji. Senggarang.
Setiawan, M.A.N., M. Syahdan, Hamdani. 2017. Analisis Vegetasi Mangrove dan Hubungannya dengan Parameter Lingkungan di Kecamatan Takisung Kabupaten Tanah Laut. Marine, Coastal and Small Islands Journal. Vol. 1. No.1. Hal. 33-43.
Soewandita, H. 2008. Studi Kesuburan Tanah dan Analisis Kesesuaian Lahan untuk Komoditas Tanaman Perkebunan di Kabupaten Bengkalis. Jurnsl Sains dan Teknologi Indonesia. Vol. 10. No. 2. Hal. 128-133.
Subur, R. 2016. Kapasitas Adaptif Ekosistem Mangrove di Pulau-pulau Kecil (Studi di Gugus Pulau Guraici) Kabupaten Halmahera Selatan Provinsi Maluku Utara. Prosding Seminar Nasional Kemaritiman dan Sumbedaya Pulau- pulau Kecil,1 (1) : 86-94.
Sugianto, Syifa, S, dan Djufri, 2016. Sebaran Mangrove Sebelum Tsunami dan Sesudah Tsunami di Kecamatan Kuta Raja Kota Banda Aceh. Jurnal JESBIO. Vol. V. No. 1. Hal. 23-29.
Suharsono dan Popo Mustofa K. (2017). Biologi Umum. Tasikmalaya: LPPM Universitas Siliwangi.
Sulaeman, Suparto, Eviati. 2005. Petunjuk Teknis Analisis Kimia Tanah, Tanaman, Air, dan Pupuk. Bogor: Balai Penelitian Tanah.
Sultan, dan Muhammad, I. 2020. Analisis Sedimentasi di Sungai Patobong. Skripsi.Jurusan Sipil Pengairan. Fakultas Teknik. Universitas Muhammadiyah Makassar.
Sunarni, Modesta, R.M., Taslim, A. dan Rinny, R. 2019. Zonasi dan Struktur Komunitas Mangrove di Pesisir Kabupaten Merauke. Jurnal Kelautan Nasional. Vol. 14. No. 3. Hal. 165-178.
Suparto, 2014. Analisis Korelasi Variabel-Vaeiabel yang Mempengaruhi Siswa dalam Memilih Perguruan Tinggi. Jurnal IPTEK. V0l.8. No. 2.
Supriharyono, Retnoayu, B., Max, R.M. 2015. Analisis Kandungan Bahan Organik, Nitrat, Fosfat pada Sedimen di Kawasan Mangrove Jenis Rixhopora dan Avicennia di Desa Timbulsloko, Demak. Diponegoro Jurnal of Maquares. Vol.4(3):66-75
Supriyantini, E. Ria, A.T.R., Anindya, P.F.. 2017. Studi Kandungan Bahan Organik pada Beberapa Muara Sungai di Kawasan Ekosistem Mangrove, di Wilayah Pesisir Pantai Utara Kota Semarang, Jawa Tengah. Buletin Oseanografi Marina. Vol.6. No. 1. Hal. 29-38.
Twilley, R.R., and J.W. Day, Jr. 1999. The Productivity and Nutrient Cycling of Mangrove Ecosystems, p. 127- 152. A. Yanez-Arancibia and A.L. Lara- Dominguez (ed.). Ecosistemas de Manglar en America Tropical. 380 p.
Wentworth, C.K. (1922): A Scale of Grade and Class Terms for Clastic Sediments, Journal of Geology, 30, 377–394.
Wijayanti, 2022. Kandungan Nitrogen Totaal Pada Sedimen Berdasarkan haKedalaman di Kawasan Konservasi Mangrove dan Kepiting Kelurahan Pamusian Kota Tarakan. Skripsi. Program Studi Managemen Sumberdaya Perairan. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Universitas Borneo Tarakan.
Windusari, Y, Sarno, Edward,S, Laila, H,. 2014. Substrate Characteristics and its Impact on Distribution of Mangrovw Species : a Case Study in Sungai Barong Kecil in the Sembillang National Park at Banyuasin, South Sumatra. Jurnal of Biological Researches. Hal. 82-86
Yulma. 2019. Kandungan Bahan Organik Fosfor (P) Pada Sedimen Berdasarkan Kedalaman Dihutan Mangrove Mamburungan Kota Tarakan. Jurnal Borneo Saintek. Vol 2, No 1
DOI: https://doi.org/10.20527/mcsij.v8i1.15061
Refbacks
- There are currently no refbacks.
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Has been indexed and abstracted by:
View My Stats




.png)


