ESTIMASI STOK KARBON BIRU (BLUE CARBON) PADA EKOSISTEM MANGROVE DESA KUALA TAMBANGAN KABUPATEN TANAH LAUT PROVINSI KALIMANTAN SELATAN

Zahra Dhiva Aprilia, Nursalam Nursalam, Yuliyanto Yuliyanto

Abstract


Salah satu desa di Kabupaten Tanah Laut yang memiliki ekosistem mangrove cukup luas adalah Desa Kuala Tambangan. Berdasarkan interpretasi citra luas ekosistem mangrove di Desa Kuala Tambangan yaitu 312,63 ha. Salah satu fungsi mangrove adalah sebagai penyerap karbon di atmosfer, maka dari itu perlu dilakukan penelitian mengenai kandungan karbon yang tersimpan pada ekosistem mangrove Desa Kuala Tambangan. Pengambilan data parameter lingkungan mangrove (pH, DO, salinitas, suhu dan substrat), kerapatan mangrove, volume pohon (tinggi pohon dan lingkar batang) dan massa jenis kayu (volume sampel kayu dan berat kering sampel). Hasil dari penelitian menunjukan bahwa terdapat 3 spesies mangrove yaitu Rhizophora apiculata, Exocecaria agallocha dan Xylocarpus granatum. Volume pohon tertinggi terdapat pada jenis Rhizophora apiculata dengan nilai rata-rata 296,17 m3/ha dan massa jenis kayu tertinggi juga dimiliki oleh jenis Rhizophora apiculata dengan nilai 839,99 kg/m3. Tingginya nilai massa jenis dan volume akan berdampak pada nilai biomassa dan karbon, dimana biomassa tertinggi adalah 248,77 Ton/ha dengan jenis Rhizophora apiculata sedangkan, nilai stok karbon tertinggi juga dimiliki oleh jenis Rhizophora apiculata dengan nilai 116,909 Ton C/ha. 


Keywords


Desa Kuala Tambangan, Mangrove, Massa Jenis Kayu, Biomassa, Stok Karbon.

Full Text:

PDF

References


Badan Standardisasi Nasional. 2011. SNI 7724 Peinguikuiran dan Peirhituingan Karbon-Peinguikuiran Lapangan Uintuik Peinaksiran Cadangan Karbon Huitan (Grouind Baseid Accouinting).

Bismark, M., Suibiandono, Ei., & Heiriyanto, N. M. 2008. Keiragaman Dan Poteinsi Jeinis Seirta Kanduingan Karbon Huitan Mangrovei di Suingai Suibeilein Sibeiruit, Suimateira Barat. Juirnal Peineilitian Huitan Dan Konseirvasi Alam, 5(3), 297–306. https://doi.org/10.20886/jphka.2008.5.3.297-306

Brown. S, 1997. Eistimating Biomass changei of tropical foreist a primeir FAO, Foreistry papeir No. 134. UiSA

Hairiah, K., Eikadinata, A., Sari R. R. dan Rahayui, S. 2011. Peinguikuiran Cadangan Karbon: dari Tingkat Lahan kei Beintang Lahan. Peituinjuik Praktis. Eidisi keiduia. Bogor, World Agroforeistry Ceintrei, ICRAF SEiA Reigional Officei, Uiniveirsity of Brawijaya (UiB), Malang, Indoneisia

Heiriyanto, N. M., & Suibiandono, Ei. 2012. Komposisi dan Struiktuir Teigakan Biomasa dan Poteinsi Kanduingan Karbon Huitan Mangrovei di Taman Nasional Alas Puirwo (Composition and Struictuirei, Biomass and Poteintial of Carbon Conteint in Mangrovei Foreisei At National Park Alas Puirwo). Juirnal Peineilitian Huitan Dan Konseirvasi Alam. 9(1), 23–32.

Huida, M. 2016. Deiteiksi Teipi Citra Teiluir Deingan Algoritma Preiwitt. Prosiding Seiminar Nasional IPTEiK Teirapan (SEiNIT), 1(1), 18–23.

Keimeinteirian Lingkuingan Hiduip No. 51 Tahuin 2004 teintang Bakui Muitui Air Lauit uintuik Keihiduipan Biota Lauit. Keipuituisan Meinteiri Lingkuingan Hiduip: Bidang Keibijakan dan Keileimbagaan LH Jakarta.

Keipuituisan Meinteiri Neigara Lingkuingan Hiduip Nomor: 201 Tahuin 2004. Kriteiria Bakui dan Peidoman Peineintuian Keiruisakan Mangrovei.




DOI: https://doi.org/10.20527/mcsij.v8i2.15067

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Has been indexed and abstracted by:

View My Stats