PENGARUH PENGGUNAAN GAWAI TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL-EMOSIONAL ANAK DI MADRASAH IBTIDAIYAH DARUL ILMI KOTA BANJARBARU
Abstract
Era globalisasi ini, penggunaan gawai dikalangan masyarakat Indonesia bahkan hingga masyarakat dunia. Hal tersebut dikarenakan pesatnya perkembangan teknologi digital dan internet yang semakin maju. Saat ini, pengguna gawai dan internet di Indonesia sudah cukup tinggi diberbagai belahan dunia. Pada era digital sekarang ini, penggunaan gawai pada anak semakin sulit untuk dihindari dan dipungkiri. Mengingat tuntutan perkembangan zaman semakin maju dan berkembang akan penguasaan teknologi yang kemudian membuat orang tua untuk terdorong mengenalkan kepada anak dengan teknologi sejak dini. Tetapi, di sisi lain penggunaan gawai tanpa arahan dan batasan dapat menyebabkan anak mengalami kecanduan yang kemudian menyebabkan anak kurang bersosialisasi dengan lingkungan sekitar karena lebih senang bermain gawai. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Sampel yang digunakan berjumlah 35 responden yang terdiri dari siswa sekolah dasar di MI Darul Ilmi Banjarbaru. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: Siswa di MI Darul Ilmi berkata baik walaupun sedang marah, Siswa mampu bersosialisasi dan berinteraksi dengan baik walaupun sedang marah, siswa mampu mengendalikan emosi cukup baik, selain itu siswa mampu terbuka secara sosial dengan baik kepada temannya hal ini terlihat dalam interaksi siswa pada kehidupan sehari-hari. Dari hasil pada grafik respon siswa ditarik kesimpulan jika gawai berpengaruh buruk namun tidak signifikan. Hal ini dikarekan dalam penggunaannya di awasi oleh orang tua sehingga anak masih bisa melakukan kegiatan lain selain mengguanakan gawai.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Agusniatih, A., & Manopa, J. M. (2019).
Keterampilan Sosial Anak Usia Dini: Teori dan Metode Pengembangan. Edu Publisher.
Alia, T. (2020). Fenomena partisipasi orang tua dalam menumbuhkan kemampuan dasar literasi media pada anak sejak usia dini. Universitas Pelita Harapan.
Delima, R., Arianti, N. K., & Pramudyawardani, B. (2015). Identifikasi kebutuhan pengguna untuk aplikasi permainan edukasi bagi anak usia 4 sampai 6 tahun. JuTISI (Jurnal Teknik Informatika Dan Sistem Informasi), 1(1).
Desiningrum, D. R., Indriana, Y., & Siswati, S. (2017). Intensi penggunaan gadget dan kecerdasan emosional pada remaja awal. Prosiding Temu Ilmiah Nasional X Ikatan Psikologi Perkembangan Indonesia, 1.
Domitila, M. M., Wulandari, F., & Marhayani, D. A. (2021). Analisis Penggunaan Gawai Terhadap Interaksi Sosial Anak Sekolah DasarNegeri Kota Singkawang. Jurnal Ilmiah Potensia, 6(2), 131–141.
Efendi, M. (2014). Pengaruh model pembelajaran latihan penelitian terhadap hasil belajar geografi siswa SMA. Universitas Negeri Malang.
Efendi, M. (2021). Faktor yang Mempengaruhi Motivasi Belajar Santri di Pondok Pesantren Darul Ilmi. Vidya Karya, 36(2), 92–98.
Guswani, A. M., & Kawuryan, F. (2012). Perilaku agresi pada mahasiswa ditinjau dari kematangan emosi. Jurnal Psikologi: PITUTUR, 1(2), 86–92.
Hapsari, M. I. (n.d.). Implementasi Kebijakan Pendidikan Inklusif di SDN 3 Karangrejo Kecamatan Banyuwangi Kabupaten Banyuwangi. Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Jember.
Machmud, H. (2013). Pengaruh pola asuh dalam membentuk keterampilan sosial anak. Al-MUNZIR, 6(1), 130–138.
Mundy, L. K., Canterford, L., Olds, T., Allen, N. B., & Patton, G. C. (2017). The association between electronic media and emotional and behavioral problems in late childhood. Academic Pediatrics, 17(6), 620–624.
Pebriana, P . H. (2017). Analisis penggunaan gadget terhadap kemampuan interaksi sosial pada anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1(1), 1–11.
Prihatiningsih, E., & Wijayanti, Y. (2019).
Gangguan mental emosional siswa sekolah dasar. HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development), 3(2), 252–262.
Sari, I. M., & Prajayanti, E. D. (2017). Peningkatan Pengetahuan Siswa SMP Tentang Dampak Negatif Game Online Bagi Kesehatan. GEMASSIKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(2), 31–39.
Sari, P. N. (2018). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kemampuan Sosialisasi Pada Anak Usia 5 Tahun Di TK Teratai Palembang. Universitas Katolik Musi Charitas.
Setyowati, Y. D., Krisnatuti, D., & Hastuti, D. (2017). Pengaruh kesiapan menjadi orang tua dan pola asuh psikososial terhadap perkembangan sosial anak. Jurnal Ilmu Keluarga & Konsumen,
(2), 95–106. Sucipto,S.,&Huda,N.(2016).PolaBermain
Anak Usia Dini di Era Gadget Siswa Paud Mutiara Bunda Sukodono Sidoarjo. Fonema, 3(6), 285–298.
Sunita, I., & Mayasari, E. (2018). Pengawasan orangtua terhadap dampak penggunaan gadget pada anak. Jurnal Endurance: Kajian Ilmiah Problema Kesehatan, 3(3), 510–514.
Viandika, N., & Husada, Stik. C. (n.d.). Menyambut Buah Hati: Persiapan Ibu Hamil di Masa Pandemi. Adaptasi Kebiasan Baru Dalam Kebidanan Di Era Pandemi Covid-19, 183.
Vittrup, B. (2009). What US parents don’t know about their children’s television use: discrepancies between parents’ and children’s reports. Journal of Children and Media, 3(1), 51–67.
DOI: https://doi.org/10.20527/padaringan.v4i1.4685
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Padaringan Indexed By :

The work is distributed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



.png)