SPIRAL OF SILENCE; Gerakan Elite Lokal Dalam Pemekaran Wilayah Gambut Raya

Muhammad Luthfi Farizan, Setia Budhi, Ismar Hamid

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pihak-pihak yang terlibat dalam gerakan pemekaran wilayah Gambut Raya, apa saja alasan yang mendorong pemekaran, apa saja strategi yang dilaksanakan, bagaimana dinamika-dinamika yang terjadi pada gerakan pemekaran wilayah Gambut Raya dan seperti apa fenomena yang dihubungkan dengan teori spiral of silence pada gerakan pemekaran wilayah Gambut Raya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Dasar penelitian adalah studi kasus atau case study. Penelitian dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu desk review dan penelitian lapangan dengan instrument observasi dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pada gerakan pemekaran wilayah Gambut Raya terdapat keterlibatan dan peran aktif dari pihak elite lokal yang mempunyai karakteristik spiral of silence. Terdapat alasan-alasan yang menjadi mendorong keinginan pemekaran, yakni pelayanan birokrasi, isu pembangunan dan kepadatan penduduk. Strategi yang dilaksanakan adalah melakukan pendekatan dengan sosialisasi terhadap masyarakat dan pendekatan dalam bidang media. Hambatan pada gerakan terbagi menjadi dua, internal dan eksternal, internal berkaitan dengan kondisi internal organisasi pemekaran dan eksternal berkaitan dengan relasi dengan kabupaten induk. Dalam kaitannya dengan teori spiral of silence, media menjadi salah satu kekuatan terbesar gerakan dimana tokoh-tokoh Gambut Raya terlibat langsung dengan pembentukan wacana di media. Terdapat juga bentuk-bentuk simbolisasi penguasaan wacana yang menjadikan pihak elite lokal Gambut Raya memiliki daya tawar sebagai mayoritas dalam pemekaran wilayah.


Keywords


spiral of silence, gerakan, elite lokal, pemekaran wilayah

Full Text:

PDF

References


Aliando, Anas. (26 Februari 2022). Supian HK: Dua Langkah Lagi Gambut Raya Terwujud. Retrieved from https://www.gatra.com/news-536804-Kalimantan---supian-hk-dua-langkah-lagi-gambut-raya-terwujud.html

Anugrah, M. Y. M., & Anward, R. J. (2020). Analisis Pertumbuhan Ekonomi

Kota Dan Kabupaten Pada Kawasan Metropolitan

Banjarbakula. JIEP: Jurnal Ilmu Ekonomi dan Pembangunan, 3(1), 129-143.

Arfianty, Desy. (23 Desember 2019). Pasang Surut Wacana Gambut Raya Serius Atau Sekadar Bargaining Politik. Retrieved from https://www.kanalkalimantan.com/pasang-surut-wacana-gambut-raya-serius-atau-sekadar-bargaining-politik/

Azikin, A. (2018). Makna Otonomi Daerah Dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Pada Era Reformasi. Jurnal Mp (Manajemen Pemerintahan), 35-41.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Banjar, (2022). Kabupaten Banjar dalam Angka 2022. Martapura: Badan Pusat Statistik Kabupaten Banjar.

Budhi, S., Hidayah, S., Hamid, I., Aulia, S., & Suwandi, M. A. (2021). Food Security of Banjar People In Facing Climate Change In Sungai Batang Village, Banjar District, South Kalimantan. International Journal of Politic, Public Policy and Environmental Issues, 1(01), 37-44.

Burhan, R. (2020). Pemekaran sebagai arena konflik Ekonomi: Studi kasus Pada rencana pemekaran Provinsi Luwu Raya. GOVERNMENT: Jurnal Ilmu Pemerintahan, 24-33.

Eriyanto, E. (2017). Teori Spiral Kesunyian dan Negara Transisi Demokrasi: Sebuah Pengujian di Indonesia. Jurnal Komunikasi Indonesia, 13-22.

Fadhilah, Anang. (5 Agustus 2018). Lepas dari Kabupaten Banjar, Gambut Raya Ditarget Berdiri 2022. Retrieved from https://kumparan.com/banjarhits/lepas-dari-kabupaten-banjar-gambut-raya-ditarget-berdiri-2022-1533295225512257978/full

Giddens, Anthony. (1993). Sociology. Oxford: Polity Press.

Hanafi, Imam. (23 Januari 2022). DOB Tanah Kambatang Lima Murni Keinginan Masyarakat. Retrieved from https://kalsel.antaranews.com/berita/308213/dob-tanah-kambatang-lima-murni-keinginan-masyarakat

Hendra, Y. (2019). Spiral of Silence Theory Versus Perkembangan Masyarakat suatu Penjelasan dan Kritik Teori. JURNAL SIMBOLIKA: Research and Learning in Communication Study (E-Journal), 5(2), 106-117.

Huda, N. matul, & Heryansyah, D. (2019). Kompleksitas Otonomi Daerah Dan Gagasan Negara Federal Dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia. Jurnal Hukum IUS QUIA IUSTUM, 26(2), 238–258.

Husaini, Ahmad. (5 Agustus 2018). Terganjal Aturan, Pemekaran Gambut Raya Tidak Bisa Tancap Gas. Retrieved from https://jejakrekam.com/2018/08/05/terganjal-aturan-pemekaran-gambut-raya-tidak-bisa-tancap-gas/

Khaitami, Mustain. (27 September 2016). Tokoh Gambut Raya Optimistis 3 Tahun Terbentuk. Retrieved from https://banjarmasin.tribunnews.com/2016/09/27/tokoh-gambut-raya-optimistis-3-tahun-terbentuk

Koranbanjar.net. (29 Desember 2021). Jika Bupati Banjar Abaikan Audensi Pemekaran, Warga Gambut Raya Akan Demo. Retrieved from https://koranbanjar.net/jika-bupati-banjar-abaikan-audensi-pemekaran-warga-gambut-raya-akan-demo/

Meyer, Thomas. (2012). Kompromi: Jalur Ideal Menuju Demokrasi. Jakarta: Friedrich-Ebert-Stiftung (FES).

Morissan. (2013). Teori Komunikasi Individu Hingga Massa. Jakarta: Kencana Prenada. Media Grup.

Mosca, Gaetano. (1939). The Rulling Class. New York: McGraw Hill.

Muqoyyidin, A. W. (2016). Pemekaran wilayah dan otonomi daerah pasca reformasi di Indonesia: Konsep, Fakta Empiris dan rekomendasi ke Depan. Jurnal Konstitusi, 10(2), 287-310.

Noelle‐Neumann, E. (1974). The Spiral of Silence A Theory of Public Opinion. Journal of communication, 24(2), 43-51.

Noelle-Neumann, E. (1991). The Theory Of Public Opinion: The Concept Of The Spiral Of Silence. Annals of the International Communication Association, 14(1), 256-287.

Noelle-Neumann, E. (1993). The spiral of silence: Public opinion--Our social skin. University of Chicago Press.

Nurita, Dewi. (12 April 2022). Rapat Paripurna Setujui Tiga RUU DOB Papua Jadi Usul Inisiatif DPR. Retrieved from https://nasional.tempo.co/read/1581262/rapat-paripurna-setujui-tiga-ruu-dob-papua-jadi-usul-inisiatif-dpr/full&view=ok

Pareto, Vilfredo. (1935). The Mind and Society. New York: Harcourt, Brace and World, 169-170.

Radar Banjarmasin. (30 September 2017). Berawal Tahun 90-an, Ini Nih Cerita Panjang Gambut Raya. Retrieved from https://kalsel.prokal.co/read/news/11485-berawal-tahun-90-an-ini-nih-cerita-panjang-gambut-raya/12

Rahmawati, R., Wibowo, B. Y., & Musahwi, M. (2018). Spiral of silence theory dalam Pemilihan Kepala Daerah. Hermeneutika: Jurnal Hermeneutika, 4(1), 13-24.

Rohmah, N. S. (2018). Elit Dan Pemekaran Daerah; Konflik Antar Elit Dalam Proses Pembentukan Provinsi Banten. CosmoGov: Jurnal Ilmu Pemerintahan, 4(1), 90-105.

Santoso, Purwo, Dkk. 2006. Perjuangan Menuju Puncak Kajian Akademik Rencana Pembentukan Kabupaten Puncak Pemekaran Kabupaten Puncak Jaya Provinsi Papua. Yogyakarta: Polgov Research Centre For Politics and Government FISIPOL UGM.

Suara Kalimantan. (5 Agustus 2018). Supian HK Pimpin Penuntutan Pemekaran Gambut Raya. Retrieved from https://www.suarakalimantan.com/2018/08/05/supian-hk-pimpin-panlak-gambut-raya/

Sugiarto, E. (2017). Menyusun Proposal Penelitian Kualitatif: Skripsi Dan Tesis. Yogyakarta: Suaka Media.

Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Utomo, F., & Pasha, J. A. (2020). Politik Etnosentris Semu Dalam Kasus Upaya Pemekaran Provinsi (Studi Pada Gerakan Pemekaran Provinsi Cirebon). Empower: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam, 5(1).

Widodo, Hari. (26 September 2016). Ini Penyebab Wacana Gambut Raya Tahun 1999 Gagal. Retrieved from https://banjarmasin.tribunnews.com/2016/09/26/ini-penyebab-wacana-gambut-raya-tahun-1999-gagal

Widyanta, A. B. (2004). Problem Modernitas Dalam Kerangka Sosiologi Kebudayaan Georg Simmel. Yogyakarta : Cinelaras Pustaka Rakyat Cerdas.




DOI: https://doi.org/10.20527/padaringan.v4i2.5455

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.

Padaringan Indexed By :

    

      

       

 

Lisensi Creative Commons
The work is distributed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.