Unauthorized Mining Exploration and Community Welfare In Huamual District, West Seram Regency

Fahrul Fahrul, Muhammad Idul Launuru, Arif Sevfri Diansyah

Abstract


Unlicensed mining activities (PETI) in Huamual District, Western Seram Regency, Maluku Province, have become one of the primary sources of livelihood for local communities. Mining exploration, despite being a traditional community activity and being government-recognized, enables mining locations to create jobs, thereby increasing income and strengthening socioeconomic welfare. The research method employs a qualitative, phenomenological approach to explore the community's direct experience of the existence of unpermitted mines. The results of the study show that mining without PETI has a positive impact on the community, including reducing the unemployment rate, improving the community's economy, and developing small businesses and empowering local communities. On the other hand, unlicensed mining activities also harm the community and cause environmental damage, including landslides, deforestation, and floods. The community will accept its own risks due to unlicensed mining activities. The community still maintains customary land if there are companies that want to enter. The community lacks the capital of knowledge and does not want any requirements. These findings indicate that people prefer to work in mining areas without permission, aiming to improve community welfare, but are not permitted to manage mining products at the mine site.

Keywords


Mining Exploration; Community Welfare; Huamual District

Full Text:

PDF

References


Abubakar, E., Histiarini, A. R., Hilmansyah, H., & Marshush, U. H. (2024). Pemberdayaan Masyarakat Pertambangan Melalui Kewirausahaan. Jurnal Pengabdian Nasional (JPN) Indonesia, 5(1), 127–134. https://doi.org/10.35870/jpni.v5i1.621

Adnyano, A. I. A., & Bagaskoro, M. (2020). Kajian teknis dewatering system tambang pada pertambangan batubara. Jurnal Promine, 8(1), 28–33.

Agussalim, M. S., Ariana, A., & Saleh, R. (2023). Kerusakan Lingkungan Akibat Pertambangan Nikel di Kabupaten Kolaka Melalui Pendekatan Politik Lingkungan. Palita: Journal of Social Religion Research, 8(1), 37–48. https://doi.org/10.24256/pal.v8i1.3610

Anwar, A. (2016). Dinamika Negosiasi dan Membangun Kepercayaan Pasca Penutupan Tambang Emas Gunung Botak di Kabupaten Buru. Bina Hukum Lingkungan, 1(1), 19–35.

Apriyanto, D., & Harini, R. (2013). Dampak kegiatan pertambangan batubara terhadap kondisi sosialekonomi masyarakat di Kelurahan Loa Ipuh Darat, Tenggarong, Kutai Kartanegara. Jurnal Bumi Indonesia, 1(3).

Astuti, W. F., Agusta, I., & Siwi, M. (2017). Dampak Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin Terhadap Kesejahteraan Rumah Tangga Gurandil. Jurnal Sains Komunikasi Dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM], 1(3), 317–338. https://doi.org/10.29244/jskpm.1.3.317-338

Azwari, F., & Rajab, A. (2021). Dampak Pertambangan Batubara Terhadap Sosial dan Ekonomi Masyarakat di RT. 17, Desa Loa Duri Ulu, Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara. Buletin Poltanesa, 22(1), 116–121. https://doi.org/10.51967/tanesa.v22i1.478

Bellinda, D. (2024). Ilmu Kesejahteraan Sosial dari Berbagai Sudut Pandang. Kemensos.Go.Id. http://kemensos.go.id/jurnal-dan-artikel/sekretariat-jenderal/ilmu-kesejahteraan-sosial-dari-berbagai-sudut-pandang

Cahyantini, A., Suwondo, J. P. R., & Madiarsih, N. C. (2021). Peran Pengelolaan Objek Wisata Milkindo Green Farm Terhadap Pengembangan Masyarakat Lokal. Journal of Regional Economics Indonesia, 2(1), 16–26. https://doi.org/10.26905/jrei.v2i1.6187

Efendi, N., Aldri Frinaldi, Rembrandt, Dasman Lanin, Genius Umar, & Mulya Gusman. (2023). Pertambangan Emas Tanpa Izin (Peti): Dampak Lingkungan, Sosial dan Ekonomi Serta Peranan Hukum Lingkungan. Jurnal Ilmiah Multidisiplin Nusantara (JIMNU), 1(3), 123–128. https://doi.org/10.59435/jimnu.v1i3.57

Gumelar, A., & Khairina, N. (2021). Analisis Pengeruh Dana Perimbangan Terhadap Tingkat Kemiskinan (Studi Kasus: Kabupaten/Kota di Sulawesi Tengah Tahun 2015-2019). Jurnal Ekonomi-Qu, 11(2), 342. https://doi.org/10.35448/jequ.v11i2.13231

Indarwati, I. (2020). Implementasi kebijakan penutupan tambang rakyat gunung botak kabupaten buru terhadap pendapatan masyarakat. SEIKO: Journal of Management & Business, 3(3), 326–341.

Junaidi, J. (2022). Pertambangan emas tanpa izin (PETI) dan kesejahteraan keluarga di sekitar wilayah pertambangan. E-Jurnal Ekonomi Sumberdaya Dan Lingkungan, 11(1), 61–74. https://doi.org/10.22437/jels.v11i1.18988

Lalenda, R. P., & Santoso, E. B. (2025). Dampak Aktivitas Pertambangan Nikel Terhadap Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat Kabupaten Morowali Utara (Kasus Pada PT. Gunbuster Nickel Industry). Institut Pemerintahan Dalam Negeri.

Launuru, M. I. (2020). Dampak Sosial, Budaya Dan Ekonomi Aktifitas Tambang Tembaga Di Dusun Uhe Desa Iha Kecamatan Huamual Kabupaten Seram Bagian Barat. AMAL: Jurnal Ekonomi Syariah, 2(2).

Moleong, L. J. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif (Edisi Revisi). Remaja Rosdakarya.

Murty, T., & Yuningsih, H. (2017). Upaya penegakan hukum pidana terhadap tindak pidana penambangan timah ilegal di Provinsi Bangka Belitung. Simbur Cahaya, 4348–4374.

Novila, N. S., & Puansah, I. (2024). Perubahan kehidupan sosial ekonomi masyarakat akibat adanya tambang emas tanpa izin di desa simpang mandepo. Jurnal Public Issues: Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora, Politik Dan Kebijkan Publik (JISHPKP), 1(1), 12–22.

Nugroho, W., Imamulhadi, I., Nugroho, B. D., & Nurlinda, I. (2019). Kebijakan pengelolaan tambang dan masyarakat hukum adat yang berkeadilan ekologis. Jurnal Konstitusi, 15(4), 816–835.

Paruki, N. R. A., & Ahmad, A. (2022). Efektivitas Penegakan Hukum Tambang Ilegal. Batulis Civil Law Review, 3(2). https://doi.org/10.47268/ballrev.v3i2.966

Radio DMS. (2025). Warga Desa Luhu Deklarasi Dukung Hentikan Penambangan Batu Cinnabar. Radiodms. https://radiodms.com/warga-desa-luhu-deklarasi-dukung-hentikan-penambangan-batu-cinnabar/

Raharjo, S. E., & Kurniawan, A. (2025). Peti (Pertambangan Tanpa Izin) di Indonesia dalam Perspektif Sosial-Ekonomi dan Fiqh Lingkungan. Jurnal Lingkungan, 1(1), 22–31.

Rumadan, I. (2021). Implementation of mining business license and intergenerational justice in Indonesia. The International Journal of Humanities & Social Studies, 9(7).

Suciadi, M., Purnomo, E. P., & Kasiwi, A. N. (2020). Eksternalitas positif tambang batubara terhadap kesejahteraan sosial ekonomi masyarakat di kabupaten kutai kartanegara. Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial, 4(2), 267. https://doi.org/10.38043/jids.v4i2.2458

Suryadi, S., Dharmawan, A. H., & Barus, B. (2020). Ekspansi Perkebunan Kelapa Sawit : Persoalan Sosial, Ekonomi dan Lingkungan Hidup (Studi Kasus Kab. Pelalawan, Riau). Jurnal Ilmu Lingkungan, 18(2), 367–374. https://doi.org/10.14710/jil.18.2.367-374

Tunggala, S., Ken Amasita Saadjad, & Denny Robert Raintama. (2024). Komunikasi Partisipatif Untuk Mengurangi Dampak Lingkungan Pada Aktivitas Pertambangan di Morowali. Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik Dan Humaniora, 4(1). https://doi.org/10.53697/iso.v4i1.1774

Ubwarin, E., & Leatemia, W. (2020). Penjatuhan Sanksi Pidana Dalam Kasus Penambangan Batu Cinnabar di Maluku. Mizan: Journal of Islamic Law, 4(2). https://doi.org/10.32507/mizan.v4i2.841




DOI: https://doi.org/10.20527/pakis.v5i2.15226

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Editorial Office:

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Universitas Lambung Mangkurat
Jalan Brigjen H. Hasan Basri, Pangeran, Kec. Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan 70123
E-mail:[email protected]

Principal contact: 
Sidharta Adyatma
Phone: +6281351668688
Email: [email protected]
 
Supporting contact:
Wisnu Subroto
Phone: +6281350220303
Email: [email protected]
 
Muhammad Rezky Noor Handy
Phone: +6281953836939
Email: [email protected]
 
Indexing:
     
Licensed:

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Flag Counter