Analisis arah aliran air pada area cetak sawah rakyat Desa Sungai Pinang, Tanah Laut, Kalimantan Selatan

Muhammad Rafli Zidane, Ayu Narwastu Ciptahening, Lia Verani, Noor Haya Agna Nuzilla, Dilyon Rama Rachmaddani, Muhammad Nazmi Akbar, Ezra Panuwuan

Abstract


Program Cetak Sawah Rakyat merupakan upaya strategis untuk meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan lahan pertanian baru. Pelaksanaan program ini di lahan aluvial dataran rendah sering menghadapi permasalahan teknis, terutama terkait pengelolaan tata air yang kurang optimal akibat minimnya pemahaman terhadap kondisi geologi fisik lahan. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk memberikan pendampingan teknis berbasis analisis geologi dalam perencanaan arah aliran air pada area cetak sawah di Desa Sungai Pinang, Kecamatan Tambang Ulang, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan. Metode penelitian dilaksanakan melalui pendekatan deskriptif-analitis dengan mengintegrasikan studi data sekunder (peta geologi dan peta RBI), survei lapangan, pemetaan topografi skala 1:5.000, serta analisis pola aliran air permukaan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa wilayah pengabdian berada pada elevasi 5–8 mdpl dengan kemiringan lereng sangat landai (0–2%) dan didominasi oleh Formasi Aluvial (Qa) yang tersusun atas lempung dan lanau berpermeabilitas rendah. Kondisi tersebut mendukung sistem irigasi berbasis gravitasi dengan kemampuan retensi air yang tinggi. Berdasarkan analisis tersebut, dirumuskan rekomendasi pembagian zona tata air yang meliputi zona intake, distribusi, dan outfall untuk menjamin sirkulasi air yang efektif dan mencegah genangan statis. Hasil pengabdian ini memberikan manfaat langsung bagi masyarakat berupa panduan teknis pengelolaan tata air sawah yang lebih efisien dan berkelanjutan. Secara keseluruhan, penerapan analisis geologi fisik terbukti penting dalam mendukung keberhasilan program cetak sawah rakyat dan peningkatan produktivitas pertanian masyarakat Desa Sungai Pinang.

Keywords


Aliran air; Cetak sawah rakyat; Formasi aluvial; Geologi; Tata air

Full Text:

PDF

References


Afifah, R. S. (2023). Litologi Endapan Material Lepas Sungai Daerah Sungai “ KLG .” 24(2), 213–224.

Azhar, M., Pramudiana, I. D., Sunarya, A., & Haryati, E. (2025). Implementasi Kebijakan Program Cetak Sawah sebagai Upaya Pengembangan Lahan Pertanian Baru dan Mewujudkan Kedaulatan Pangan di Kabupaten Tanah Laut , Kalimantan Selatan.

Fauzi, F. R., Abdullah, S. H., & Priyati, A. (2018). Evaluasi Kesesuaian Lahan Untuk Komoditas Padi Dengan Memanfaatkan Aplikasi Sistem Informasi Geografis (SIG) di Kabupaten Lombok Tengah Land. Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian Dan Biosistem, 6(2), 131–140.

Harsono, B., Kurniati, Suyuti, Fitri, G., Gani, F., Yusnar, C., Irham, Miswar, K., zullfikar, Syaifuddin, Hanif, Kaifdan, A., & Addullah, F. (2025). Perencanaan Saluran Irigasi.

Hikmat, M., & Yatno, E. (2022). Karakteristik Tanah Sawah yang Terbentuk dari Bahan Endapan Aluvium dan Marin di DAS Cimanuk Hilir , Kabupaten Indramayu. Jurnal Tanah Dan Iklim, 46(1), 103–115.

Imanudin, M. S., Sulistiyani, P., Armanto, Edi, M., & Saputra, A. (2021). Land Suitability and Agricultural Technology for Rice Cultivation on Tidal Lowland Reclamation in South Sumatra. 10(1), 91–103. https://doi.org/10.36706/JLSO.10.1.2021.527.ABSTRAK

Kementerian Pertanian Republik Indonesia. (2025). Petunjuk Teknis Cetak Sawah TA 2025.

Mustapa, L. A., Purnamadewi, Y. L., & Dharmawan, A. H. (2019). Dampak Dan Keberlanjutan Program Cetak Sawah Di Kabupaten Katingan , Provinsi Kalimantan Tengah Impact and Sustainability of New Rice Field Development Program in Katingan Regency , Central Kalimantan Province. 17(2), 123–137.

Prasetyo, B. ., & Setyorini, D. (2008). Karakteristik tanah sawah dari endapan aluvial dan pengelolaannya. Jurnal Sumberdaya Lahan, 1–14.

Pratiwi, G. R., Haq, A., Nurrahma, I., Pratiwi, E., & Yuniarti, E. (2023). The Effect of Biofertilizer on Growth and Yield of Lowland Rice at Alluvial Soil. 25(2), 56–63.

Sabilau, O. G., Taryana, D., & Masitoh, F. (2021). Analisis kebutuhan air irigasi lahan pertanian Desa Pajaran Kecamatan Poncokusumo menggunakan Cropwat 8 . 0. 1(9), 988–1003. https://doi.org/10.17977/um063v1i92021p988-1003

Sobatnu, F., & Rusdiansyah, A. (2016). Pemodelan Lahan Rawa Pasang Surut Dan Gis Untuk Penentuan Zona Hidrotopografi ( Studi Kasus : Delta Pulau Petak Kalimantan ). Jurnal Poros Teknik, 8(1), 42–47.




DOI: https://doi.org/10.20527/wbt.v1i01.17949

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Contact

Department of Geological Engineering, Faculty of Engineering, Lambung Mangkurat University

Jl. Jenderal Achmad Yani KM 35,5 Banjarbaru,

South Kalimantan – 70714

 

statistics counter

Web Analytics Made Easy - Statcounter

View My Stats Jurnal WBT


Jurnal Warta BumiTeknika is licensed under a Creative Commons Attribution-Share Alike 4.0