STRATEGI KOMUNIKASI POLITIK PEREMPUAN DALAM MERAIH KEPEMIMPINAN DAERAH
Abstract
ABSTRACT
Direct elections open opportunities for various layers of society, especially women, to color the direction of local democracy. The presence of women as regional heads is one strategy for the birth of a more gender-equitable policy. The efforts of women to achieve political leadership in the regions are not easy. Many factors influence women in gaining regional leadership. Therefore it is important and relevant to examine how the political communication process that women build in achieving regional leadership. The aim of the study was to identify and analyze the role of regional leaders as political communicators in local politics, and to identify the media and political communication channels used by regional leaders in gaining regional leadership. In addition, it is to formulate a political communication strategy for regional leaders in gaining regional leadership. The methodology of this study uses qualitative phenomenological approaches. The results showed that the role of regional leaders as political communicators in local politics had a lot to color the local political map, both at the provincial and district / city levels, although it was not proportional to the total number of regional heads and mandates of existing regulations. The communication channel or media commonly used by female regional leaders in this study is to use a communication and group communication approach, both directly through face-to-face meetings and through digital social media currently available. The use of the media channel was felt effective in introducing themselves, increasing the popularity and electability of female leaders in the area. The political communication strategy of women leaders in reaching regional leadership has three stages, namely networking strategies, message packaging strategies and media determination strategies.
Keywords: female leaders, political communication, media channels, communication strategies
ABSTRAK
Pilkada langsung membuka peluang pada berbagai lapisan masyarakat terutama kaum perempuan untuk ikut mewarnai arah demokrasi lokal. Kehadiran perempuan sebagai kepala daerah merupakan salah satu strategi bagi lahirnya kebijakan yang lebih adil gender. Upaya perempuan dalam meraih kepemimpinan politik di daerah bukanlah hal yang mudah. Banyak faktor yang memengaruhi perempuan dalam meraih kepemimpinan daerah. Oleh karena itu menjadi penting dan relevan untuk mengkaji bagaimana proses komunikasi politik yang dibangun perempuan dalam meraih kepemimpinan daerah. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi dan menganalisis peranan perempuan pemimpin daerah sebagai komunikator politik dalam politik lokal, serta mengidentifikasi media dan saluran komunikasi politik yang digunakan perempuan pemimpin daerah dalam meraih kepemimpinan daerah. Selain itu adalah merumuskan strategi komunikasi politik perempuan pemimpin daerah dalam meraih kepemimpinan daerah. Metodologi penelitian ini menggunakan kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peranan perempuan pemimpin daerah sebagai komunikator politik dalam politik lokal telah banyak mewarnai peta politik lokal, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, walaupun belum proporsional dengan jumlah keseluruhan kepala daerah dan amanat dari regulasi yang telah ada. Saluran komunikasi atau media yang umum digunakan oleh pemimpin daerah perempuan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan pendekatan komunikasi dan juga komunikasi kelompok, baik secara langsung melalui pertemuan tatap muka dan melalui media sosial digital yang ada saat ini. Pemanfaatan saluran media tersebut dirasakan efektif untuk memperkenalkan diri, meningkatkan popularitas dan elektabilitas dari tokoh perempuan pemimpinan daerah tersebut. Strategi komunikasi politik perempuan pemimpin daerah dalam meraih kepemimpinan daerah memiliki tiga tahapan, yaitu strategi membangun jejaring, strategi pengemasan pesan dan strategi penentuan media.
Kata Kunci: Pemimpin perempuan, komunikasi politik, saluran media, strategi komunikasi dan daerah
Full Text:
PDFReferences
DAFTAR PUSTAKA
BUKU
Ardial. 2008. Komunikasi Politik. Medan (ID): PT. Indeks.
Arifin A. 2003. Strategi Komunikasi: Suatu Pengantar Ringkas. Bandung (ID): Armico.
Angraini T. 2009. Menata kembali Pengaturan Pemilukada. Jakarta (ID): Perludem.
Changara H. 2009. Komunikasi Politik: Konsep, teori dan Strategi. Jakarta (ID): PT Raja Grafindo Persada
Creswell, J.W 2009. Research design: quapitative, quantitative and Mixed methods approaches. Upper saddle river, NI: Sage.
Diany, Airin Rachmi. 2010. Menata Kota Tangsel, Mengubah Gagasan menjadi karya Nyata. Jakarta: PT. Pusaka Indonesia Press.
Djamal JS. 2014. Note in Leadership. Jakarta (ID): Renebook.
Haass RN. 1999. The Bureaucratic Entrepreneur. Washinton D C (USA): Brookings Institution Press.
Harun & Sumarno. 2006. Komunikasi Politik suatu pengantar. Bandung (ID): Mandar Maju.
Heiner. 2006. Social problems: An introduction to critical constructionisme (2nd ed). New York: Oxford University Press
Hubeis AV. 2016. Pemberdayaan Perempuan dari Masa ke Masa. Bogor (ID): IPB Press. p150
Herdiansyah. 2010. Metodologi Penelitian Kualitatif. Jakarta (ID): Salemba Humanika.
Jaecho Cho. 2012. Political ads and citizen communication. California (US): University of California.
McNAir B. 2003. An Introduction to Political Communication 3td ed. London (UK): Outledge.
Moleong. 2006. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung (ID): PT Remaja Rosdakarya.
Mulyana D. 2009. Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar. Bandung (ID): PT Remaja Rosdakarsa.
MS Adison. 2015. Tri Rismharini Pemimpin Lokal yang mendunia. Surabaya (ID): Ardison Book.
Nimmo. 1990. Communication Year Books 22; New Directions in Political Communication. Newbury Park (US): Sage Publication.
Nimmo D. 2004. Komunikasi Politik (Komunikator, Pesan dan Media). Bandung (ID): PT. Remaja Rosdakarya.
Osborne D, Gaebler T. 1992. Reinventing Government: How Entrepreneurial Spirit ist Transforming the Public Sector. New York (USA): Plume.
Parmito. 2009. Penelitian Komunikasi Kualitatif. Yogyakarta (ID): Yogjakarta LkiS.
Patton. 2003. Qualitative Research&Evaluation Methods 3th ed. New Delhi (IN): Sage publications.
Puskapol. 2015. Potret Keterwakilan Anggota Legislatif hasil pemilu 2014. Depok (ID): Universitas Indonesia.
Rakhmat. 2003. Psikologi Komunikasi. Bandung (ID): PT Remaja Rosdakarya.
Rogers EM. 1974. Social Structure and Communication Strategies in Rural Development: The Communiatio Effect Gap and The Second Dimension of Development Di dalam: Communiation Strategies for Rural Development Proceedings. New York (US): CIAT
Saryono. 2010. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung (ID): PT ASIfabeta.
Satunama. 2016. Perempuan di Pilkada Serentak 2015. Yogyakarta (ID): Yayasan Satunama.
Schroder. 2004. Field Experiments in Political Science and Public Policy: Practical Lesson.
Semeste I. 2014. Risma Walikota Bermental Baja Berhati Mulia. Klaten (ID): Metafora Book Publisher.
Subekti. 2006. Memahami Ilmu Politik. Jakarta (ID): Gramedia Pustaka Utama.
Tan MG. 1995. Perempuan dan Pemberdayaan. Kongres Ikatan Sosiologi Indonesia (ISI) Ujung Pandang
West & Turner. 2008. Pengantar Ilmu Komunikasi;analisis dan aplikasi buku 1 edisi ke-3. Damayanti MN, penerjemah. Jakarta (ID): Salemba Humanika.
Yeremias J. 2016. Watak Kepedulian dalam Kepemimpinan Walikota Surabaya, Tri Rismahrini. Jakarta (ID): Atmajaya University.
Zamroni. 2003. Demokrasi dalam Masa Transisi. Orasi ilmiah. Yogyakarta (ID): Universitas Negeri Yogjakarta.
_________. 2011. Pendidikan demokrasi pada masyarakat multikultural. Yogyakarta (ID): Gavin Kalam Utama.
JURNAL
Dewi Kurniawan Hastuti. 2015. Profile, statuses and performance of female local leaders: Impact study of Direct Local Elections. “Indonesian feminist journal. Vol 3 no. 1 pp 47-52.
Harper SC. 2013. Who said Leadership was Easy ? Industrial Management: 7 (3):20-25.
Iwan Joko Prasetyo. 2017. Brand Image Tri Rismaharini dalam Pilkada Serentak 2015 di media jawa pos edisi Oktober-Desember 2015. Jurnal kajian media. Vo. 1 No.1 pp 16-17
Karim. 2007. Kepemimpinan perempuan Pemimpin Wanita Madura. Jurnal Mimbar. 23 (2): pp221-234.
Makarom Z. 2008. Strategi komunikasi politik perempuan dan politik studi komunikasi politik tentang keterwakilan perempuan di legislative. Jurnal MediaTor. 9 (2): pp 257-270.
Maichal, Urbanus CB. 2014 Kareteristik Bereaucratic Entrepreneur pada Walikota Surabaya. Jurnal Entrepreneur an Entrepreneurship. 3(2).
Siregar WZBr. 2013. Pemilu dan Keterwakilan. Jurnal Perempuan. Jakarta (ID).
Ridwan. 2008. Kepemimpinan politik peremuan dalam literatur Islam klasik. Jurnal Yinyang. 3 (1).
Shahab Ali. 2017. kebudayaan dan politik Jurnal masyarakat, 1 (2) pp 20-34
Shirky, Clay. 2016. The political power of social media: Technology the public sphere, and political change, foreign affairs, vol 90 no. 1, http://www.jstor.org/stable/25800379(diakses 20desember 2018).
Sukarman R. 2014. Strategi komunikasi Politik calon legislatif dalam memenangkan pemilu tahun 2014 di kota Samarinda (Studi tentang calon legislatif perempuan di partai Golkar, Gerinda dan PKS). E Journal ilmu Komunikasi. 2014, 2 (4) pp 184-198.
Sulaiman Adhi Iman., 2010. Realitas Politikus perempuan sebagai komunikator politik. Mimbar. Vol XXVI. No.1.
Tahir Zulkifli Muhammad, 2013. Penggunaan media komunikasi untuk politik pencitraan kandidat bupati dan wakil bupati dalam pemilukada Takalar 2012. Jurnal komunikasi Kareba vol 2. No.2.
Teske P, Schneider M. 1994. The Bureucratic Entrepreneur: the Case of City Manager. Public Administration Review 54 (4): pp 331-339.
Wahid U. 2012. Media massa dan hegomoni negara terhadap realitas politik perempuan analisis gramscian atas proses perjuangan afirmative action kuota 30 persen. Jurnal Ilmu Komunikasi. 10 (1): pp 70-84.
Wahid U. 2012. Aliansi jaringan dalam proses komunikasi politik anggota dewan perwakilan rakyat daerah perempuan. jurnal Ilmu Komunikasi. 10 (1) pp 69-84.
TESIS DAN DISERTASI
Boris. 2013. Strategi komunikasi Presiden dengan rakyat melalui PoBox&SMS 99949. [disertasi]. Depok (ID): Universitas Indonesia.
Hafidz. 2010. Strategi Partai Politik Demokrat dalam memenangkan Pemilu 2009. [disertasi]. Depok (ID): Universitas Indonesia.
Harahap H. 2012. Perilaku Komunikasi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Komisi IV dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Kementrian Pertanian Tahun 2010. [disertasi]. Bogor (ID): Institut Pertanian Bogor.
Sihite IL. 2011. Penerapan Strategi affirmative action sebagai upaya peningkatan keterwakilan perempuan dalam parlemen indonesia. [tesis]. Depok (ID): Universitas Indonesia.
Pudyastuti. 2001. Strategi gerakan perempuan menjelang pemilihan umum 1999 studi tentang pendidikan pemilih perempuan. [tesis]. Depok (ID): Universitas Indonesia.
Rosit. 2012. Strategi komunikasi politik dalam pilkada (Studi kasus pemenangan pasangan kandidat Ratu Atut dan Rano Karno pada pilkada Banten 2011. [tesis]. Depok (ID): Universitas Indonesia.
Sudarmanti. 2012. Strategi Perempuan. [disertasi]. Bandung (ID): Universitas Padjajaran.
PERATURAN PERUNDANGAN
UU No. 31. 2002. Partai Politik. [Internet]. [Diunduh 15 Agustus 2017]. Tersedia pada: http://www.dpr.go.id/dokjdih/document/uu/UU_2002_31.pdf.
UU No. 12. 2003. Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah. [Internet]. [Diunduh 15 agustus 2017]. Tersedia pada: http://wwwhukumonline.com.
UU No. 32. 2004. Perbendaharaan Negara. [Internet]. [Diunduh 15 Agustus 2017]. Tersedia pada: http://www.kpu.go.id/dmdocuments/UU_32_2004_Pemerintahan%20Daerah.pdf.
UU No. 10. 2008. Pemilihan Umum Angota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah. [Internet]. [Diunduh 15 Agustus 2017]. Tersedia pada: http://www.tatanusa.co.id/nonkuhp/2008UU10.pdf.
UU No. 1. 2014. Perbendaharaan Negara. [Internet]. [Diunduh 15 Agustus 2017]. Tersedia pada: http://www.brwa.or.id/assets/image/regulasi/1429617839.pdf.
UU No. 10. 2016. Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2015 Tentang Penetapan Peraturan Pemeritnah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 Tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, Dan Walikota Menjadi UU. [Internet]. [Diunduh 20 Agustus 2017]. Tersedia pada:
Mahkamah Konstitusi RI. 2016. http://www.mahkamahkonstitusi.go.id/public/content/jdih/UU_Nomor_10_Tahun_2016.pdf.
INTERNET
Ali. M. (2017) Studi Komperatif dalam Pilkada Serentak 2015 dan 2017. [internet] tersedia melalui: http://satunama.org/3661/patriarkime-politik-di-indonesia-studi-komparatif-dalam-pilkada-serentak-2015-dan-2017/ [diakses pada 14 Februari 2017].
Hastuti. (2016). Kebangkitan perempuan tabanan dalam politik lokal. [internet] tersedia melalui: https://www.academia.edu/33416577/Kebangkitan_Perempuan_Tabanan_Dalam_Politik_Lokal
DOI: http://dx.doi.org/10.20527/mc.v4i1.6356
Article Metrics
Abstract view : 3813 timesPDF - 3665 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.
MetaCommunication: Journal of Communication Studies is published by the Department of Communication, Faculty of Political and Social Sciences, Universitas Lambung Mangkurat.
Address: Jl. Brig Jend. Hasan Basri, Pangeran, Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan 70123, Indonesia.
Email: [email protected]

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License
P-ISSN : 2356-4490
E-ISSN : 2549-693X
View My Stats, StatCounter Button









