Persepsi Petani terhadap Budidaya Kopi di Kecamatan Hatungun, Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan

Petrus Suse Kobesi, Joko Purnomo, M.Laily Qadry Sukmana, Gani Jawak, Rony Mulyawan, Tri Norarifin

Abstract


Kopi merupakan komoditi yang dapat memberikan penghasilan tambahan bagi petani sehingga cukup potensial untuk di kembangkan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana persepsi petani terhadap kegiatan budidaya kopi di Kecamatan Hatungun, Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan, sebagai dasar untuk mendorong penerapan praktik budidaya berkelanjutan. Penelitian menggunakan dua sumber data, yakni data primer dan data sekunder. Data primer meliputi informasi seperti profil responden (petani), luas lahan yang mereka kelola, serta berbagai jawaban atas pertanyaan yang berkaitan dengan pandangan petani terhadap tanaman kopi dari aspek-aspek yang ada. Selain itu, pengumpulan data juga dilakukan melalui diskusi kelompok (FGD) yang melibatkan penyuluh pertanian, perwakilan dari Dinas Pertanian, dan organisasi non-pemerintah (Swasta). Adapun data sekunder diperoleh dari hasil studi pustaka dan karya ilmiah lainnya yang relevan dari berbagai lembaga terkait dengan topik penelitian ini. Penentuan sampel menggunakan purposive sampling dengan total 30 Petani. Hasil penelitian ditemukan bahwa persepsi petani di Desa Asam Randah memiliki Kategori sangat baik dengan Indeks Persepsi (0,83), Persepsi petani di desa Barukai memiliki kategori Sangat Baik dengan Indeks Persepsi (0,80) dan Persepsi petani di desa Matang Batas memiliki kategori Baik dengan Indeks Persepsi (0,79).

Full Text:

PDF

References


Ahmad, A., Fachrurrazy, M., Amalia, M., Fauzi, E., Gaol, S. L., Siliwadi, D. N., & Takdir, T. (2024). Buku Ajar Metode Penelitian & Penulisan Hukum. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.

BPS. 2024. Luas Wilayah Kabupaten Tapin, Badan Pusat Statistik. https://tapinkab.bps.go.id/id/statistics-table/2/NDcjMg==/luas-wilayah.html

Irbayanti, D. N., & Suparno, A. (2022). Persepsi petani terhadap budidaya tanaman kopi di Kabupaten Tambrauw dan kabupaten pegunungan arfak Provinsi Papua Barat. Sosio Agri Papua, 11(1), 74-84.

Yudhi, D.S. (2016) Persepsi Petani Terhadap Penerapan Good Agriculturepractices (GAP)Komoditi Sayur Sayuran di Kecamatan Stabat. [Skripsi]. Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Medan.

Rahmat J. (2004). Psikologi Komunikasi. Bandung (ID): PT Rosdakarya Group.

Sugiyono (2018). Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Methods). Bandung: CV Alfabeta

Sumanto. (2014). Teori dan Aplikasi Metode Penelitian. Yogyakarta: CAPS (Center of Academic Publishing Service).




DOI: http://dx.doi.org/10.20527/agrides.v7i1.22351

Article Metrics

Abstract view : 146 times
PDF - 238 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.