Analisis Zona Fleksibilitas Harga Pada Produk Beras Lokal di Lahan Pasang Surut Kabupaten Barito Kuala (Studi Kasus Beras Berkemasan Cap Jembatan Barito)

Hartoni Hartoni, Karimal Arum Shafriani, Yusuf Azis, Ridayati Ridayati, Soraya Noormalasari, Sarbaini Sarbaini

Abstract


Produksi padi di Kabupaten Barito Kuala sebesar 219.962,68 ton atau 21,36 persen dari total produksi padi di Kalimantan Selatan. Besarnya produksi padi di Kabupaten Barito Kuala didukung dengan potensi lahan sawah yang sangat luas, berupa lahan pasang surut. Potensi besar produksi padi lokal di Kabupaten Barito Kuala ini menjadi peluang yang dimanfaatkan oleh Kelompok Mayang Maurai di Kabupaten Barito Kuala untuk memberikan nilai tambah pada produk padi, menjadi beras berkemasan, yaitu Beras Cap Jembatan Barito. Selama ini, sistem penetapan harga penjualan Beras Cap Jembatan Barito hanya dengan melalui perhitungan biaya produksi yang dilihat dari harga pokok produksi dengan penambahan keuntungan. Tujuan penelitian untuk menghitung harga pokok produksi, menganalisis kisaran harga yang dapat diterima konsumen, serta menganalisis rentang harga optimum (zona fleksibilitas harga. Responden dari pihak produsen yaitu 3 orang anggota kelompok dan sampel yang diambil dari konsumen dilaksanakan dengan metode convenience sampling sebanyak 30 responden. Analisis data yang digunakan yakni Optimal Price Minimum, Customer Price Maximum dan analisis zona fleksibilitas harga. Hasil perhitungan harga pokok produksi Beras Berkemasan Cap Jembatan Barito dengan pendekatan metode full costing menghasilkan nilai yang lebih besar dibandingkan dengan kondisi aktual. Range of Acceptable Prices (RAP) yang diterima konsumen terhadap Beras Berkemasan Cap Jembatan Barito yakni berkisar antara Rp16.857/kg sampai dengan Rp18.837/kg. Zona fleksibiltas harga pada produk Beras Berkemasan Cap Jembatan Barito sangat kecil yakni terletak pada rentang Rp18.037/kg sampai dengan Rp18.837/kg. Kecilnya zona fleksibilitas, salah satu penyebabnya adalah pengambilan data penelitian dilaksanakan pada saat harga gabah kering giling yang diproduksi berada pada kondisi yang cukup tinggi, sebagai akibat belum adanya panen raya.

Full Text:

PDF

References


Abdullah-Al-Mamun, M. K. R., & Robel, S. D. (2014). A critical review of consumers’ sensitivity to price: Managerial and theoretical issues. Journal of International Business and Economics, 2(2), 1–9.

Ardi, A., Radiah, E., & Mariani, M. (2024). Kearifan Lokal Petani Dalam Pengelolaan Usaha Tani Padi Lokal Lahan Rawa Pasang Surut Di Kabupaten Barito Kuala. Frontier Agribisnis, 8(2), 333–341.

Arimurti, N. H., Edy Sularso, K., & Hartati, A. (2021). Kesediaan Membayar (Willingness To Pay) Beras Organik di Kabupaten Banyumas dan Faktor Yang Mempengaruhinya. Forum Agribisnis, 11(1), 75–89. https://doi.org/10.29244/fagb.11.1.75-89

Azis, Y., Shafriani, K. A., & Hartoni, H. (2024). Efisiensi Teknis Padi Sawah Varietas Lokal Siam Mayang : Sebuah Pendekatan Data Envelopment Analysis ( DEA ). 1(1), 45–53.

Badan Pusat Statistik. (2023). Hasil Pencacahan Lengkap Sensus Pertanian 2023- Tahap 1 Provinsi Kalimantan Selatan.

Badan Pusat Statistik. (2024). Indikator Pekerjaan Layak di Indonesia 2023. Badan Pusat Statistik.

Badan Pusat Statistik. (2025a). Kabupaten Barito Kuala Dalam Angka Tahun 2025. Badan Pusat Statistik.

Badan Pusat Statistik. (2025b). Provinsi Kalimantan Selatan Dalam Angka Tahun 2025. Badan Pusat Statistik.

Cartwright, R. (2002). Mastering marketing management. In New York: Palgrave.

Dyah, P. S., & Rahayu, L. (2022). Meningkatkan Ketrampilan Pengolahan Produk Hasil Pertanian. Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat, 4(5 SE-). https://doi.org/10.18196/ppm.45.669

Eprilianta, S. (2011). Analisis Perhitungan Harga Pokok Produksi Tahu dengan Metode Full Costing pada Industri Kecil (Studi Kasus CV Laksa Mandiri).

Fadliah, F., Langai, B. F., & Wahdah, R. (2018). Pengaruh Tindak Agronomi dan Lingkungan Terhadap Hasil Padi Lokalkultivar Siam Unus pada Tiga Kecamatan di Kabupaten Barito Kuala. EnviroScienteae, 14(2), 94–98.

Fatchur, R. F., Dewi, Y. N., & Muhammad, F. (2023). Poverty Probability of Agricultural Workers in South Kalimantan. Russian Journal of Agricultural and Socio-Economic Sciences, 135(3), 60–71.

Hartoni, H., & Shafriani, K. A. (2023a). The Food Security of Households Paddy Rice Farmers in Tidal Land Barito Kuala Regency. Tropical Wetland Journal, 9(1), 32–37. https://doi.org/https://doi.org/10.20527/twj.v9i1.115

Hartoni, & Shafriani, K. A. (2023b). Efisiensi Teknis Usahatani Cabai Besar Pada Lahan Pasang Surut Kecamatan Cerbon Kabupaten Barito Kuala (Pendekatan Data Envelopment Analysis). Prosiding Seminar Nasional Lingkungan Lahan Basah, 8(2), 39–45.

Hartoni, Zakiah, A., Shafriani, K. A., & Nisa, A. F. (2024). Dampak Perubahan Iklim Terhadap Struktur Pendapatan Petani Padi Di Lahan Pasang Surut Dalam Penyediaan Pangan Rumah Tangga. Prosiding Seminar Nasional Lingkungan Lahan Basah, 9(3), 693–701.

Husein, U. (2005). Riset pemasaran dan perilaku konsumen. In Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Husna, H., Azis, Y., & Fauzi, M. (2020). Efisiensi teknis usahatani padi sawah pasang surut varietas lokal di Kecamatan Barambai Kabupaten Barito Kuala: pendekatan Dea. Journal of Agricultural Socio-Economics (JASE), 1(2), 76. https://doi.org/10.33474/jase.v1i2.9121

Khairunnisa, K., Abdurrahman, A., & Aziz, Y. (2021). Analisis Finansial Usahatani Padi Varietas Siam Cantik di Kecamatan Jejangkit Kabupaten Barito Kuala. Frontier Agribisnis, 5(1), 56–62.

Khusumawardhani, M. (2008). Analisis Penetapan Harga Pokok Produksi Bibit Krisan Pada PT Inggu Laut Abadi Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. In Scientific Repositor. Institut Pertanian Bogor.

Lipovetsky, S., Magnan, S., & Zanetti-Polzi, A. (2011). Pricing models in marketing research. Intelligent Information Management, 3(5), 167–174.

Mitra, M., Wahdah, R., & Makalew, A. M. (2019). Keragaan Pertumbuhan dan Hasil Galur− Galur M7 Padi Lokal Pasang Surut Kalimantan Selatan di Desa Tanjung Harapan Kecamatan Alalak Kabupaten Barito Kuala. Agroekotek View, 1(3).

Mulyadi. (2016). Akuntansi Biaya. Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen.

Mulyadi, D., & Sandi, S. P. H. (2015). Analisis Penetapan Harga Dalam Produk Pesanan Pada Usaha Kue Hanif Cake. Majalah Ilmiah SOLUSI, 2(05).

Nurjati, E. (2022). Peran Dan Tantangan E-Commerce Sebagai Media Akselerasi Manajemen Rantai Nilai Produk Pertanian. Forum Penelitian Agro Ekonomi, 39(2 SE-Articles), 115–133. https://fae.perhepi.org/index.php/FAE/article/view/18

Pratiwi, S. I. (2015). Analisis metode pembebanan biaya produksi Terhadap perhitungan harga pokok produksi Dengan metode full costing pada Pt. Sumber djaja perkasa sidoarjo. E-Journal Akuntansi" EQUITY", 1(1).

Roslinawati, E. (2007). Analisis Penetapan Harga Pokok Produksi Benih Padi Pada PT. Sang Hyang Seri, RM I Sukamandi, Subang, Jawa Barat. IPB (Bogor Agricultural University).

Sahara, S., Minot, N., Stringer, R., & Umberger, W. J. (2015). Determinants and Effects of Small Chilli Farmers’ Participation in Supermarket Channels in Indonesia. Bulletin of Indonesian Economic Studies, 51(3), 445–460. https://doi.org/10.1080/00074918.2015.1110851

Simbolon, M. (2011). Penetapan harga pokok dan zona fleksibilitas harga produk olahan buah: kasus jus jambu merah" JJM" KWT Turi, Tanah Sareal dan Fruit Talk Papaya Soft Candy dan Fruit Talk Pineapple Soft Candy Laboratorium Percontohan Pabrik Mini PKBT, Tajur. IPB (Bogor Agricultural University).

Tanjung, R. H. R., & Maury, H. K. (2018). Pelatihan pengolahan dan pengemasan pangan lokal untuk meningkatkan nilai ekonomi produk pertanian Di Kampung Rhepang Muaif. Jurnal Pengabdian Papua, 2(1), 32–38.

Yulianti, H. (2007). Penentuan harga pokok dan zona fleksibilitas harga meisis coklat (kasus : PT G di Bandung, Jawa Barat) [Skripsi]. Bogor : Institut Pertanian Bogor.




DOI: http://dx.doi.org/10.20527/agrides.v7i1.22352

Article Metrics

Abstract view : 99 times
PDF - 100 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.