Analisis Pendapatan Usahatani Cabai Rawit Menggunakan Pupuk Batubara di Lahan Ultisol

Antung Cahaya Hildasari, Joko Purnomo, M. Laily Qadry Sukmana, Ronny Mulyawan, Petrus Suse Kobesi

Abstract


Cabai rawit merupakan komoditas penting dalam ketahanan pangan dan ekonomi pedesaan di Indonesia, namun sektor ini menghadapi tantangan besar terkait fluktuasi harga pasar dan kondisi tanah yang sub-optimal, seperti Ultisol. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis biaya, penerimaan, pendapatan, dan efisiensi usahatani cabai rawit menggunakan pupuk batubara di lahan Ultisol. Metode penelitian menggunakan data primer yang diperoleh dari demplot budidaya cabai rawit di Desa Bitahan, Kalimantan Selatan, dengan analisis biaya tetap dan variabel, penerimaan, pendapatan, dan efisiensi menggunakan R/C rasio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya tetap sebesar Rp 47.800.000 per hektar, sementara biaya variabel mencapai Rp 66.000.000 per hektar. Total biaya produksi per hektar adalah Rp 113.800.000, dengan biaya tenaga kerja 36,91% menjadi komponen biaya terbesar. Penerimaan usahatani mencapai Rp 377.279.375 sehingga pendapatan bersih sebesar Rp 301.830.375 per hektar. R/C rasio sebesar 3,32 menunjukkan bahwa usahatani ini sangat efisien. Penelitian ini mengindikasikan bahwa penggunaan pupuk batubara efektif dalam meningkatkan profitabilitas dan efisiensi dalam budidaya cabai rawit di lahan Ultisol. Namun, fluktuasi harga pasar dan biaya input perlu dipertimbangkan dalam jangka panjang. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman efisiensi ekonomi dalam penggunaan pupuk batubara dan menawarkan solusi berkelanjutan untuk pengelolaan lahan sub-optimal. Penelitian lebih lanjut disarankan untuk mengevaluasi dampak lingkungan dan membandingkan dengan pupuk lain untuk mengoptimalkan pertanian berkelanjutan di lahan serupa.

Full Text:

PDF

References


Arynov, K. T., Zhubatov, Z., Aueshov, A. P., Saruarova, G. M., & Nurtaza, N. M. (2020). Development and Introduction of New High-Potency Growth Regulator for Restoring Soil Fertility in Arid Areas of Kazakhstan. Periódico Tchê Química, 17(36), 315–333. https://doi.org/10.52571/ptq.v17.n36.2020.330_periodico36_pgs_315_333.pdf

Bhargavi, M. S. N. V. S. S., Seenivasan, N., Prashanth, P., Mirunalini, S., Laxminarayana, D., & Kumar, P. P. (2024). Enhancing the Aesthetic and Economic Value of Potted Zinnia Through Pinching and Paclobutrazol Spray. Journal of Advances in Biology & Biotechnology, 27(5), 107–115. https://doi.org/10.9734/jabb/2024/v27i5768

Dag, A., Badichi, S., Ben‐Gal, A., Perry, A., Tel‐Zur, N., Ron, Y., Tietel, Z., & Yermiyahu, U. (2023). Optimizing Nitrogen Application for Jojoba Under Intensive Cultivation. Plants, 12(17), 3132. https://doi.org/10.3390/plants12173132

Giller, K. E., Delaune, T., Silva, J. V., Descheemaeker, K., Ven, G. W. J. v. d., Schut, A. G. T., Wijk, M. T. v., Hammond, J., Hochman, Z., Taulya, G., Chikowo, R., Narayanan, S., Kishore, A., Bresciani, F., Teixeira, H. M., Andersson, J., & Ittersum, M. K. v. (2021). The Future of Farming: Who Will Produce Our Food? Food Security, 13(5), 1073–1099. https://doi.org/10.1007/s12571-021-01184-6

Greenway, G., Reitz, S. R., & Nault, B. A. (2023). A Cost–Benefit Analysis of Novel IPM-Based Approaches to Onion Thrips Management in US Dry Bulb Onions. Horticulturae, 9(11), 1219. https://doi.org/10.3390/horticulturae9111219

Hu, Z., & Zhang, Q. F. (2024). Alternative Agrifood Systems and the Economic Sustainability of Farmers’ Cooperatives: The Chinese Experience. Sustainable Development, 32(6), 7447–7460. https://doi.org/10.1002/sd.3097

Ibrahim, F., Bakari, Y., & Wibowo, L. S. (2024). Analisis Pendapatan Padi Sawah di Desa Motilango Kecamatan Tilongkabila Kabupaten Bone Bolango. Jurnal Ekonomi Pertanian Dan Agribisnis, 8(3), 994–1003. https://doi.org/10.21776/ub.jepa.2024.008.03.14

Kementerian Pertanian. (2024). Statistik Harga Komoditas Pertanian tahun 2024. Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian.

Lee, J. C., Oh, S. J., Kang, M. W., Kim, Y. H., Kim, D. J., & Lee, S. S. (2021). Improvement of Salt Accumulated Soil and Crop Growth Using Coal Ash. Korean Journal of Environmental Agriculture, 40(2), 83–91. https://doi.org/10.5338/kjea.2021.40.2.10

Putra, D. D. D. (2021). Analisis Pendapatan Petani Cabai Rawit Mitra PT. Tunas Agro Persada Sayung Kabupaten Cemak. Jurnal Agristan, 3(1), https://doi.org/10.37058/ja.v3i1.3116

Sari, J. P., Utama, S. P., & Sumantri, B. (2024). Analisis Pendapatan Usaha Tani Cabai Rawit di Desa Sumber Urip, Kecamatan Selupu Rejang, Kabupaten Rejang Lebong. Jurnal : Agriculture Review, 3(1), 1-15, https://doi.org/10.37195/arview.v3i1.784

Smailov, B. M., Aravind, U. K., Zakirov, B. S., Azimov, А. M., Tleuov, A. S., Beisenbayev, O. K., Айменов, Ж. Т., & Issabayev, N. (2023). Technology for Obtaining Chelated Organomineral Micro-Fertilizers Based on Humate-Containing Components. Rasayan Journal of Chemistry, 16(01), 428–433. https://doi.org/10.31788/rjc.2023.1618007

Smith, J. M. A., Laoh, E. O. H., & Tarore, M. L. G. (2024). Analisis Pendapatan Usahatani Padi Sawah Di Desa Popontolen Kecamatan Tumpaan Kabupaten Minahasa Selatan. AGRI-SOSIOEKONOMI, 20(2), 547–554.

Soekartawi. (2002). Analisis Usahatani. UI-Press.

Sousa, M. A. d., Messias, M., Damin, V., & Enderson Petrônio de Brito Ferreira. (2020). Productivity and Economics of Inoculated Common Bean as Affected by Nitrogen Application at Different Phenological Phases. Journal of Soil Science and Plant Nutrition, 20(4), 1848–1858. https://doi.org/10.1007/s42729-020-00256-4

Tuyet, T. T. A. (2017). Coal Combustion Products Utilization for Soil Amendment [Master Thesis]. Chulalongkorn University.




DOI: http://dx.doi.org/10.20527/agrides.v7i1.22356

Article Metrics

Abstract view : 268 times
PDF - 315 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.