Analisis Kelayakan Finansial Pupuk Organik “Maju Bersama” di Kecamatan Jaro, Kabupaten Tabalong Kalimantan Selatan

Maulida Murdayanti, Ria Anita Pertiwi, Sarbaini Sarbaini, Adam Maulana

Abstract


Pupuk organik, yang bersumber dari kotoran hewan dan bahan alami terurai oleh mikroorganisme, merupakan produk penting. Penelitian ini bertujuan menganalisis kelayakan finansial dan sensitivitas pengolahan pupuk organik "Maju Bersama" yang belum pernah dikaji sebelumnya. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan pengelola, kemudian dianalisis dalam bentuk cash flow selama 10 tahun (2012-2020). Kriteria investasi yang dianalisis meliputi Net Present Value (NPV), Net Benefit Cost Ratio (Net B/C), Internal Rate of Return (IRR), Payback Period (PP), serta analisis sensitivitas. Hasil analisis menunjukkan NPV sebesar Rp155.630.802 dan Net B/C sebesar 1,495, mengindikasikan kelayakan finansial karena manfaat yang dihasilkan lebih besar dari biayanya. Nilai IRR sebesar 50,92% dan payback period pada tahun ke-2 menunjukkan pengembalian modal awal yang relatif cepat. Analisis sensitivitas mengungkapkan bahwa benefit (penerimaan) adalah variabel yang paling memengaruhi kelayakan usaha. Secara finansial, usaha pengolahan pupuk organik ini layak untuk dijalankan dan dikembangkan. Payback period yang terjadi pada tahun kedua memberikan keuntungan bagi pengusaha karena akan lebih cepat memperoleh manfaat tanpa harus mengembalikan investasi. Sensitivitas terhadap peningkatan investasi, operation maintenance dan benefit 5% pada usaha pengolahan pupuk organik ini yaitu terhadap benefit. Rekomendasi bagi pengusaha adalah menjaga stabilitas produksi melalui promosi produk dan mempertahankan stabilitas harga dengan kualitas terbaik agar benefit tidak menurun.

Full Text:

PDF

References


Adiningsih, S. (2011). Regulasi dalam Revitalisasi Usaha Kecil dan Menengah di Indonesia

Antika, M., Taufik, T. L., & Az-Zahra, H. M. (2014). Analisis kelayakan finansial usaha perikanan tangkap dogol di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Ujung Batu Jepara. Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology, 3(3), 200–207.

Apiat, A. A. T. (2016). Business feasibility analysis of organic fertilizer (Case study of The House Compost in Gapoktan Suka Hasil Cintaasih Cingambul District Majalengka) [Skripsi, Universitas Siliwangi].

Balai Penelitian Tanah. (2005). Petunjuk teknis analisis kimia tanah, tanaman, air dan pupuk. Departemen Pertanian.

Biromaru, S. D. (2021). Financial feasibility analysis of the organic granule in CV Rahayu Sidera Village, Sigi Biromaru District, Sigi Regency. Jurnal Agrotekbis, 9(4), 806–816.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Tabalong. (2018). The area planted, damaged, harvest, production and yield rate of paddy and second crops 2013-2017. Badan Pusat Statistik Kabupaten Tabalong.

Brigham, E. F., & Houston, J. F. (2011). Essentials of financial management (A. A. Y. Alih Bahasa, 11th ed., Vol. 2). Salemba Empat.

Dwiastuti, R., Hermanto, & Setyawan, N. (2011). Studi kelayakan finansial pupuk organik residu biogas dari diversifikasi usaha ternak. Habitat, 22(1), 71–83.

Fitriani, A., & Bakar, A. (2014). Analisis kelayakan usaha peternakan ayam buras di Kota Bandung. Jurnal Online Institut Teknologi Nasional, 2(2), 1–5.

Hartatik, W., Husnain, & Widowati, L. R. (2015). Peranan pupuk organik dalam peningkatan produktivitas tanah dan tanaman. Jurnal Sumberdaya Lahan, 9(2), 107–120. https://doi.org/10.21082/jsdl.v9n2.2015.107-120

Hikmah, S. H., & Ulfa, H. H. (2020). Evaluasi kelayakan usaha pupuk kompos (Studi kasus di CV. Pendawa Kencana Multi Farm Dusun Pagerjurang, Desa Kepuharjo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman). Jurnal Dinamika Sosial Ekonomi, 21(1), 1–9.

Kasmir, & Jakfar. (2003). Studi kelayakan bisnis. Kencana.

Keown, A. J. (2001). Dasar-dasar manajemen keuangan (Edisi ketujuh). Salemba Empat.

Muliyawati, E. (2012). Analisis kelayakan usaha jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) studi kasus Kumbung D & D Kecamatan Bojonggede Kabupaten Bogor Jawa Barat. Jurnal Penelitian Agribisnis, 9(1), 33–34.

National Association of Certified Valuators and Analysts. (2005). Analysis of the statement of cash flow and financial ratio analysis, fundamentals, techniques & theory 1995–2005.

Nurahmi, S., Relawati, R., & Bagis, I. (2021). Analisis kelayakan finansial dan sensitivitas UKM kue kering “Loyang Ncim” di Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Jurnal Agribest, 5(2), 124–130.

Pardani, C. (2016). Analisis kelayakan usaha pupuk organik (PO) curah. Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis, 1(3), 203–210.

Prasetyo, P., Prasetyo, E., & Karimi, M. (2016). Analisis kelayakan usaha produksi pupuk pada kelompok usaha pengolahan pupuk organik di Kabupaten Purworejo. AGRIKA, 10(1), 13–26.

Pudjosumarto, M. (1991). Evaluasi proyek. Liberty.

Purnomo, S. H., Suharto, & Istiqlal, F. (2018). Financial analysis of small and medium enterprises of compost made from the feces at Experimental Farm Faculty of Agriculture Sebelas Maret University. Jurnal Pembangunan Peternakan, 10(1), 1–9.

Setyamidjaya, D. (2021). Pupuk dan pemupukan (Cetakan I).

Sugiono. (2006). Metode penelitian bisnis. AlfaBeta.

Sugiyono. (2013). Metode penelitian pendidikan pendekatan kuantitatif dan kualitatif dan R&D. Alfabeta.

Supartama, M., Antara, M., & Rauf, R. A. (2013). Revenue and feasibility analysis of rice farming in Subak Baturiti Balinggi Village District of Balinggi in Parigi Moutong Regency. Jurnal Agrotekbis, 1(2), 166–172.




DOI: http://dx.doi.org/10.20527/agrides.v7i1.22833

Article Metrics

Abstract view : 156 times
PDF - 244 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.