Hubungan peer attachment dengan self regulated learning pada siswa boarding school
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan peer attachment dengan self regulated learning pada siswa Boarding School. Subjek penelitian yaitu siswa/siswi kelas XI SMAN Banua Kalimantan Selatan Bilingual Boarding School berjumlah 62 siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif, dengan menggunakan teknik purposive random sampling. Instrument yang digunakan adalah Skala Peer Attachment dan Skala Self Regulated Learning. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara peer attachment dengan self regulated learning pada Siswa SMAN Banua Kalimantan Selatan Bilingual Boarding School. Sumbangan efektif yang diberikan variabel peer attachment terhadap self regulated learning adalah sebesar 9,8%. Semakin tinggi peer attachment maka akan semakin tinggi self regulated learning pada siswa Boarding School.
Kata Kunci: Peer Attachment, Self Regulated Learning, Boarding School
The purpose of this study was to find out the relationship between peer attachment and self-regulated learning in students of SMA Boarding School. The subjects were 62 students of class XI at SMAN Banua Bilingual Boarding School South Kalimantan. A quantitative study method with purposive random sampling technique was used in this study. The instruments were Peer Attachment Scale and Self-Regulated Learning Scale. The result indicating that there was a significant relationship between peer attachment and self-regulated learning in students of SMAN Banua Bilingual Boarding School South Kalimantan. The effective contribution of peer attachment to self-regulated learning variable was 9.8%. so that the higher the peer attachment, the higher the self-regulated learning in students of SMA Boarding School.
Keywords: Peer Attachment, Self Regulated Learning, Boarding School
Keywords
References
Neufeld , G. (2004). Hold on to your kids: why parents matter (1st ed.). Toronto: A. A. Knopf Canada books.google.com
Ormrod, J. E. (2009). Psikologi Pendidikan. Membantu Siswa Tumbuh dan Berkembang, jilid 2. Jakarta: Erlangga
Priyatno, D. (2010). Paham Analisa Statistika Data Dengan SPSS. Yogyakata: Media Kom
Rasyid, M. (2012). Hubungan Antara Peer Attachmen dengan Regulasi Emosi Remaja yang Menjadi Siswa di Boarding School SMA Negeri 10 Samarinda. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Perkembangan. Vol. 1 NO. 03 Desember 2012 diakses tanggal 23 Agustus 2014 dari http://journal.unair.ac.id/filerPDF/110911006_ringkasan.pdf
Ranking Mutu Pendidikan RI di Dunia Paling Jeblok. (2014) 13 Mei. news.okezone.com diakses pada tanggal 16 September 2014 http://news.okezone.com/kampus/read/2014/05/13/373/984246/rangkingmutupendidikan-ri-di-dunia-paling-jeblok
Santrock, J. W. (2003). Perkembangan Remaja, Adolescence. Jakarta: Erlangga
. (2007). Remaja, Jilid 2 Edisi Kesebielas. Jakarta: Erlangga
Sugiyono. (2011). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Zimmerman. (1990). Self Regulated Learning and Academic Achievment: An Overview. Educational Psychologists. 25(1), 3-17 diakses tanggal 15 September 2014 dari http://itari.in/categories/ability_to_learn/self_regulated_learnin_g_and_academic_achievement_m.pdf
. (2008). Investigating Self-Regulation and Motivation: Historical Background, Methodological Developments, and Future Prospects. American Educational Research Journal diakses tanggal 1 Oktober 2014 dari http://aer.sagepub.com/content/45/1/166
Article Statistic
Abstract view : 2484 timesPDF views : 3558 times
Dimensions Metrics
Article History
Submited : 12 October 2016Published : 13 October 2016
How To Cite This :
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2016 Faisal Mahmudi, Marina Dwi Mayangsari, Dwi Nur Rachmah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

