Hubungan antara aktualisasi diri dengan intensitas penggunaan media sosial path pada remaja di Sekolah Menengah Atas Negeri 2 Banjarbaru
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara aktualisasi diri dengan intensitas penggunaan media sosial path pada remaja di Sekolah Menengah Atas Negeri 2 Banjarbaru. Sampel pada penelitian ini adalah siswa-siswi SMAN 2 Banjarbaru berjumlah 40 orang yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data menggunakan skala aktualisasi diri dan angket intensitas penggunaan media sosial path. Berdasarkan uji regresi korelasi product moment Pearson diperoleh nilai signifikan sebesar 0,001 dengan r = 0,640 yang berarti ada hubungan positif antara aktualisasi diri dengan intensitas penggunaan media sosial path. Selain itu diperoleh R Square sebesar 0,409 menunjukkan bahwa aktualisasi diri memiliki sumbangan hubungan terhadap intensitas penggunaan media sosial path sebesar 40,9 %. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan positif antara aktualisasi diri dengan intensitas penggunaan media sosial path, sehingga semakin tinggi aktualisasi diri maka semakin tinggi pula intensitas penggunaan media sosial path pada remaja di Sekolah Menengah Atas Negeri 2 Banjarbaru.
Kata kunci : Aktualisasi Diri, Intensitas Penggunaan Media Sosial Path, Remaja
The purpose of this study was to find out the correlation between self-actualization and intensity of social media path usage in adolescents at Public Senior High School (SMAN) 2 Banjarbaru. The samples were 40 students of SMAN 2 Banjarbaru, selected using purposive sampling technique. Data were collected using a scale of self-actualization and a questionnaire of social media path usage intensity. Based on the pearson's product moment correlation test, it can be found out that the significant value was 0.001 with r = 0.640, indicating that there was a positive correlation between self-actualization and intensity of social media path usage. It also obtained r square of 0.409 indicating that self-actualization contributed to the correlation of intensity of social media path usage at 40.9 %. It can be concluded that there was a positive correlation of self-actualization and intensity of social media path usage; therefore the higher the self-actualization that the higher the intensity of social media path usage adolescents at SMAN 2 Banjarbaru.
Keywords: Self-Actualization, Intensity of Social Media Path Usage, Adolescent
Keywords
References
Aditya, A. 2012. Gambaran proses aktualisasi tokoh utama dalam novel zapizki iz mertovo doma karya Fyodor Mikhailovich Dostojewski (suatu pendekatan Psikologi Humanis Carl Rogers. EJurnal Vol 1 No 1. Universitas Padjajaran. Bandung. Diakses pada tanggal 31 Agustus 2015 dari http://jurnal.unpad.ac.id/ejournal/article/view/919.
Alwisol. 2009. Psikologi kepribadian, edisi revisi. Malang: UMM Press.
Azwar, S. 1996. Tes Prestasi Fungsi dan Pengembangan Pengukuran Prestasi Belajar Edisi II. Yogyakarta: Pustaka Belajar.
------------ (2012). Penyusunan Skala Psikologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Drestya, D. A. 2013. Motif menggunakan sosial media path pada mahasiswa di Surabaya. Jurnal Commmonline Departemen Komunikasi, Vol. 3. No. 3 hal: 530-536. Diakses tanggal 31 Agustus 2015 dari http://adln.lib.unair.ac.id/files/disk1/755/gdlhubgdl-s1-2014-drestyadya-37702-1.-cover.pdf.
Ellison. N. B, Steinfield. C, & Lampe, C. 2007. The benefits of Facebook “Friends:” Sosial capital and college students’ use of online sosial network sites. Journal of Computer-Mediated Communication, Vol. 12. Diakses tanggal 5 Desember 2015 dari http://onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/j.1083 -6101.2007.00367.x/full.
Galih, A. P. 2012. Aktualisasi diri kelompok penggemar (FANDOM) manga. Jurnal. Diakses 11 September 2015 dari http://journal.unair.ac.id/download-fullpapersJurnal_Aulia%20Puspa.doc.
Hersinta & Suepomo, V. 2011. Aktualisasi diri dalam mengkomunikasikan meaning of suffering pada ibu dengan anak penyandang autis. Jurnal Communicare, Vol 5 No 1 hal: 6-7. Diakses pada tanggal 31 Agustus 2015 dari http://autiskita.com/wpcontent/uploads/2012/10/MengkomunikasikanMeaning.
Hinkle. D.E., Wiersma, W & Jurs, S.G. (1994). Applied Statistics for the Behavioral Sciences. New Jersey: Hounghton Mifflin Company.
Horrigan, J. B. 2002. New Internet Users: What They Do Online, What They Don’t, and Implications for the Net’s Future. Diakses 4 November 2015 dari http://www.pewinternet.org/pdfs/New_User_Rep ort.pdf.
Hurlock, E. B. 1980. Psikologi perkembangan edisi kelima. : Erlangga.
Iskandar, A. R. 2013. Perbedaan intensitas penggunaan facebook terhadap sense of community pada komunitas pecinta BIS (bismania). Jurnal. Di akses pada tanggal 11 September 2015 dari: http://psikologi.ub.ac.id/wpcontent/uploads/2013/10/jurnal-soc.pdf.
Malau, Ita. L., F. 2013. Indonesia, pengguna path terbesar di dunia. Viva.co.id. Diakses pada anggal 31 Desember 2015 dari http://teknologi.news.viva.co.id/news/read/45547 2--indonesia--pengguna-path-terbesar-di-dunia-.
Maulana, E. & Heriyanto, M. 2013. Keteladanan pimpinan, aktualisasi diri, balas jasa, dan disiplin kerja. Jurnal Administrasi Pembangunan, Vol 1 No 3 hal 256. Diakses pada tanggal 13 Oktober 2015 dari https://www.google.co.id/url?sa=t&source=web &rct=j&url=http://download.portalgaruda.org/arti cle.php%3farticle%3d106742%26val%3d2266& ved=0cbkqfjaaahukewim0g89d_iahugkzqkhw7ocuc&usg=afqjcngpmxnyfn c5pe3dgwzzaxdy-2vasa.
Mendari, A. S. 2010. Aplikasi teori hierarki kebutuhan Maslow dalam meningkatkan motivasi belajar mahasiswa. Jurnal No 1. Diakses pada tanggal 31 Agustus 2015, dari http://download.portalgaruda.org/article.php?artic le=116790&val=5324&title=aplikasi%20teori%2 0hierarki%20kebutuhan%20maslow%20dalam% 20meningkatkan%20motivasi%20belajar%20ma hasiswa.
Novitasari, M. 2014. Makna penggunaan jejaring sosial path bagi mahasiswa Unesa. Jurnal Vol 02 No 03. Diakses pada tanggal 21 Februari 2016 dari http: ejournal.unesa.ac.id/index.php/paradigma/article/ view/9082/12113.
Panji, A. 2000. Hasil survey pemakaian internet remaja Indonesia. Kompas.com diakses pada tanggal 31 Agustus 2015 dari http://tekno.kompas.com/read/2014/02/19/16232 50/hasil.survei.pemakaian.internet.remaja.indone sia.
Patioran, D. N.E. 2013. Hubungan antara kepercayaan diri dengan aktualisasi diri pada karyawan PT. Duta Kaltim Press (Samarinda Pos). Jurnal Vol 1 No 1. Diakses pada tanggal 26 Oktober 2015, dari http://ejurnal.untagsmd.ac.id/index.php/MTV/article/download/217/ 326.
Papalia, dkk. 2009. Human develovment edisi sepuluh buku kedua. Jakarta : Salemba Humaika.
Priyatno, D. 2010. Paham analisis statistik data dengan Spss. Yogyakarta: Mediakom.
Putri, F. V. & Murti. D. C. W. 2014. Konsep diri pengguna aktif jejaring sosial path. Jurnal. Diakses 21 Februari 2016, dari https://www.google.co.id/url?sa=t&source=web&r ct=j&url=http://ejournal.uajy.ac.id/6428/1/jurnal.pdf&ved=0ahuke wjm757z4vlahwpgo4khvczdzsqfggymaa&usg=afqjcnhr1 eiolbyujnojnvsywsefjm_jug.
Qomariyah, A. N. 2008. Perilaku pengguna internet pada kalangan remaja perkotaan. Jurnal. Diakses 11 September 2015, dari http://palimpsest.fisip.unair.ac.id/images/pdf/astu tik.pdf.
Santrock, J.W. 2007. Life spam development psikologi perkembangan. Jakarta : Erlangga.
Schultz, D. 1991. Psikologi pertumbuhan model-model kepribadian sehat.Yogyakarta : PT. Kanisius Yogyakarta.
Sikape, H. J. 2014. Persepsi komunikasi penggunaan media sosial pada blackberry messenger twitter dan facebook oleh siswa SMAN 1 Tahuna. Jurnal Acta Diurna, Vol. 3 No. 3. Diakses tanggal 21 Februari 2016, dari id.portalgaruda.org/?ref=browse&mod=vuewartic le&rticle=180378.
Sofiyyah. 2015. Konstruksi makna path sebagai media komunikasi interpersonal dalam dunia sosial virtual di kalangan mahasiswa. Jurnal Fisip, 2 (1) hal 2-3 diakses pada tanggal 6 September 2015 dari http://download.portalgaruda.org/article.php?artic le=294857&val=6444&title=konstruksi%20makn a%20path%20sebagai%20media%20komunikasi %20interpersonal%20dalam%20dunia%20sosial %20virtual%20di%20kalangan%20mahasiswa.
Steinfield. C., Ellison. N. B., & Lampe, C. 2008. Social capital, self esteem, and use of online social network sites: A longitudinal analysis. Jurnal of Applied Developmental Psychology Vol. 29. Diakses tanggal 5 Desember 2015 dari https://www.msu.edu/~nellison/Steinfield_Elliso n_Lampe(2008).pdf.
Sugiyono. 2009. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan Penelitian R & D. Bandung: Alfabeta.
------------. 2011. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan Penelitian R & D. Bandung: Alfabeta.
Suparno, B. A., Sosiawan, E. A., Tripambudi, S. 2012. Computer Mediated Communication Situs Jejaring Sosial dan Identitas Diri Remaja. Jurnal Ilmu Komunikasi, Vol.10, No.1. Diakses 31 Agustus 2012 dari http://www.google.com/url?sa=t&rct=j&q=&esrc =s&source=web&cd=1&cad=rja&uact=8&ved=0 cbwqfjaaahukewju5pixw9_iahugj5qkhriyc20&url =http%3a%2f%2fjurnal.upnyk.ac.id%2findex.ph p%2fkomunikasi%2farticle%2fviewfile%2f88%2 f92&usg=afqjcnf6n9hybqogzjm449tv8ptztgafrg.
Susan C. & Herring (ed.). 1996. Computer-Mediated Communication: Linguistic, Social and CrossCultural Perspectives. J. Benjamins, Amsterdam.
Syamsoedin, W. K. P., Bidjuni, H., Wowiling, F. 2015. Hubungan durasi penggunaan media sosial dengan kejadian insomnia pada remaja di SMA Negri 9 Manado. Ejurnal Keperawatan, Vol 3. No. 1. Diakses 31 Agustus dari ejournal.unsrat.ac.id/index.php/jkp/article/view/6 691.
Yusuf, O., 2013. Pendiri path buka-bukaan soal Indonesia. Kompas.com diakses pada tanggal 31 Agustus 2015 dari http://tekno.kompas.com/read/2013/11/02/17080 29/pendiri.path.buka-bukaan.soal.indonesia.
Yusuf, O., 2014. Pengguna internet Indonesia nomor enam dunia. Kompas. Com diakses pada tanggal 31 Agustus 2015 dari http://tekno.kompas.com/read/2014/11/24/07430 087/pengguna.internet.indonesia.nomor.enam.dunia.
Article Statistic
Abstract view : 1910 timesPDF views : 3000 times
Dimensions Metrics
Article History
Submited : 13 October 2016Published : 13 October 2016
How To Cite This :
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2016 Rizqi Amelia Putri, Neka Erlyani, Marina Dwi Mayangsari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

