Pola asuh dan penalaran moral pada remaja yang sekolah di madrasah dan sekolah umum di Banjarmasin
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris tentang perbedaan penalaran moral remaja yang sekolah di madrasah dan sekolah umum. Selain itu juga ingin mengetahui pengaruh pola asuh terhadap penalaran moral remaja, serta perbedaan penalaran moral ditinjau dari jenis kelamin dan usia. Subjek penelitian ini adalah remaja yang bersekolah di sekolah madrasah dan sekolah umum, yaitu sebanyak 253 orang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan metode skala, yaitu skala pola asuh dan skala penalaran moral. Skala pola asuh digunakan untuk mengetahui jenis pola asuh (pola asuh otoriter, permissif, dan otoritatif) yang diterapkan oleh orangtua terhadap subjek penelitian. Skala penalaran moral digunakan untuk mengetahui tingkatan penalaran moral subjek penelitian. Teknik analisa data yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah teknik Independent Samples T Test dan teknik Analisis Regresi (Anareg) Linier Sederhana untuk menguji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) ada perbedaan penalaran moral antara remaja yang bersekolah di madrasah dan sekolah umum; (2) tidak ada pengaruh jenis pola asuh terhadap penalaran moral remaja; (3) tidak ada perbedaan penalaran moral antara remaja laki-laki dan perempuan; dan (4) tidak ada perbedaan penalaran moral berdasarkan usia, tingkat penalaran moral antara usia remaja awal dengan usia remaja tengah relatif sama.
This research is aimed at empirically testing differences between moral reasoning of adolescent in Madrasah School and Public School. Besides that, this research is also attempting to identify influences of parenting towards moral reasoning of adolescent and its differences in terms of gender and age. Subject of this research is 253 adolescents who attend Madrasah School and Public School. This research uses quantitative method and the data will be collected using scale method, more specifically parenting scale and moral reasoning scale. Parenting scale will be utilized to identify parenting type (authoritarian, permissive, and authoritative parenting) applied by parents to research subject. Moral reasoning scale is utilized to identify subject’s moral reasoning level. This research uses Independent Samples T-Test and Simple Linear Regression Analysis to test the hypotheses. The results show that: (1) there are differences on moral reasoning between adolescent who attend Madrasah School and adolescent who attend Public School; (2) there is no influences on parenting type to moral reasoning of adolescent in those schools; (3) there is no differences on moral reasoning between male and female adolescents; and (4) there is no differences on moral reasoning based on age, moral reasoning level between early age adolescent and middle age adolescent is relatively equal.
Keywords
References
Allhusen, V., Belsky, J., Booth, C. L., Bradley, R., Brownell, C. A., & Campbell, S. B. et al. 2007. Age of entry to kindergarten and children’s academic achievement and socioemotional development. Early Education Development, 18, 337 – 368. Diakses tgl 3 April 2009, dari http://www.pubmedcentral.nih.gov.pdf.
Alwi, S. 2011. Perkembangan dan Pendidikan Moral pada Remaja. Jurnal Pencerahan Intelektual Muslim. Diakses tanggal 23 Oktober 2012 dari http://www.stainmal.ac.id/images/downloads/SARWAH_EDISI_IX_pdf.pdf#page=44
Arifin, Z. (16 September 2004). Kampus: pasar potensial narkoba. Kedaulatan Rakyat.
Azwar, S. (2007). Reliabilitas dan Validitas. Yogyakarta. Pustaka Pelajar.
Badan Pusat Statistik. Perkembangan beberapa indikator utama sosial-ekonomi Indonesia 2012. Diakses tanggal 13 bulan 10 2012 dari http://www.bps.go.id/booklet/Booklet_Agustus_2012.pdf
Desmita. 2008. Psikologi perkembangan. Bandung : PT.Remaja Rosadakarya
Hadi. H.2000. Metodologi Research. Yogyakarta: Andi Offset.
Hehanussa, A.O & Ekowarni, E. 2011. Hubungan Antara Identitas Diri Dan Penalaran Moral Pada Remaja Yang Mengalami Perubahan Konteks Sosial. Abstract. Diakses tanggal 20 April 2013 dari http://etd.ugm.ac.id/index.php?mod=book_detail⊂=BookDetail&act=view&typ=htmlext&buku_id=50893&obyek_id=4&unitid=1&jenis_id=
Hetifah. 2011. Selamatkan remaja kita. Artikel Online. Diakses tanggal 12 februari dari http://hetifah.com/artikel/selamatkan-remaja-kita.html
Hidayat, K. 2013. Pengaruh Harga Diri Dan Penalaran Moral Terhadap Perilaku Seksual Remaja Berpacaran Di Smk Negeri 5 Samarinda. Jurnal. Diakses tanggal 20 April 2013 dari http://ejournal.psikologi.fisip-unmul.ac.id/site/wp-content/uploads/2013/04/Journal-Khafri%20 Hidayat%20%2804-10-13-05-30-16%29.pdf
Hurlock, E.B. 1994. Psikologi perkembangan suatu pendekatan sepanjang rentang kehidupan. Jakarta : Erlangga
Papalia, Old, dan Feldman. 2009. Human development perkembangan manusia (edisi kesepuluh). Jakarta : Salemba Humanika.
Patmonodewo, S. 2003. Pendidikan anak prasekolah. Jakarta: Rineka Cipta.
Salkind, N.J. 2009. Teori-teori perkembangan manusia, sejarah kemunculan, konsep dasar, analisis komparatif, dan aplikasi. Bandung: Nusa Media
Santrock. J.W. 2002. Life-span development: perkembangan masa hidup (edisi kelima). Jakarta : Erlangga.
Santrock. J.W. 2003. Adolescence perkembangan remaja (edisi keenam). Jakarta : Erlangga.
Sarwono, S.W. 2006. Psikologi remaja. Jakarta : PT Rajawali Press
Setiono, K. 2009. Psikologi perkembangan : kajian teori piaget, selman, kohlberg dan aplikasi riset. Bandung : Widya Padjajaran.
Sugiyono.2007. Metode Penelitian kuantitatif kualitatif. Bandung : Alfabeta
Ijzendoorn, M.H.V. 1997. Attachment, emergent morality, and aggression: toward a developmental socioemotional model of antisocial behaviour. International Journal of Behavioral Development, 713. Diakses tanggal 23 Agustus 2012 dari http://200.16.86.38/uca/common/grupo18/files/attachmentandmorality.pdf
You, D., dan Penny, N.H. 2011. Assessing students’ moral reasoning of a values-based Education. Psychology Research, Vol. 1, No.6, p.385 – 391
Yusuf, S.L.N. 2004. Psikologi perkembangan anak dan remaja. Bandung : Remaja Rosyadakarya.
_____________. 2012. Pornografi mengelilingi anak dan remaja. Artikel Online. Diakses tanggal 7 Oktober 2012 dari http://P2tpmartapura.wordpress.com/ 2012/03/06/pronografimengelilingi-anak-dan-remaja/
Article Statistic
Abstract view : 2007 timesPDF views : 2762 times
Dimensions Metrics
Article History
Submited : 16 May 2016Published : 12 October 2016
How To Cite This :
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2016 Emma Yuniarrahmah, Dwi Nur Rachmah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

