Pengaruh pendidikan bencana pada perilaku kesiapsiagaan siswa
Abstract
ABSTRAK
Pendidikan bencana untuk mengurangi risiko bencana di masa anak-anak menjadi sangat penting. Pengenalan awal bencana dan kemanfaatan hutan serta ekosistem yang ada di lingkungan sekitar rumah tempat tinggal merupakan media nyata yang bisa digarap dan diberikan untuk para generasi muda dalam membentuk perilaku kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan bencana pada perilaku kesiapsiagaan siswa dalam menghadapi bencana. Tipe penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain kelompok tunggal dengan pretest-posttest atau one-group pretest-posttest design. Subjek dalam penelitian ini siswa kelas 5 di SD 5 Rahtawu. Peralatan yang digunakan adalah lembar pretest dan posttest, layar sorot (LCD), alat peraga pendidikan bencana dan alat tulis. Analisis data berupa uji hipotesis dengan teknik uji T yang hasilnya 0,118 dalam dua ekor, yang dihitung dalam satu ekor 0,118/2= 0,059, dimana 0,059 di atas p < 0,05 maka Ho ditolak berarti hipotesis yang diajukan ditolak dan menunjukkan tidak ada pengaruh pendidikan bencana pada perilaku kesiapsiagaan siswa dalam menghadapi bencana.
Kata kunci: pendidikan bencana, perilaku kesiapsiagaan siswa, eksperimen ABSTRACT Disaster education to reduce disaster risk in childhood becomes very important. The initial introduction of disasters and the benefits of forests and ecosystems that exist in the neighborhoods surrounding residential homes is a real medium that can be worked out and provided for the younger generation in shaping preparedness behavior in the face of disaster. This study aims to determine the effect of disaster education on the behavior of student preparedness in the face of disaster. The type of research used is experimental method with single group design with pretest-posttest or one-group pretest-posttest design. Subjects in this study 5th graders in SD 5 Rahtawu. The equipment used is the pretest and posttest sheets, the highlight screen (LCD), the disaster education and teaching aids. Data analysis in the form of hypothesis test with T test technique that result 0,118 in two tail, calculated in one tail 0,118 / 2 = 0,059, where 0,059 above p < 0,05 then Ho rejected which mean hypothesis that proposed rejected and show no influence of education disaster on student preparedness behavior in the face of disaster.Keywords: Disaster education, student preparedness behavior, experiment
Keywords
References
Badan Nasional Penanggulangan Bencana. (2010). Jurnal Dialog Penanggulangan Bencana. Jakarta: Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) Volume I Nomor 1, Oktober 2010.
Christensen, L. B. (2001). Experimental Methodology (8th Ed). Boston: Allyn and Bacon
Djafar, I, M., Mantu, F, N., & Patellongi, I, J. (2013). Pengaruh Penyuluhan Tentang Kesiapsiagaan Bencana Banjir Terhadap Pengetahuan dan Sikap kepala Keluarga di Desa Romang Tangaya Kelurahan Tamangapa Kecamatan Manggala Kota Makasar. Jurnal Psikologi Kepribadian dan Sosial.
Gissing, A. (2002). Bussines in The Macleay Commercial Flood Damage Kempsey 2001. NSW Floodplain Management Conference
Gibson, J.L, Ivancevich, J.M, Donnelly, J.H. (1987). Organisasi: Perilaku, Struktur, Proses (Terjemahan). Jakarta: Erlangga
Gregg, C. E., Houghton, B. F., Johnston, D. M., Paton, D., & Swanson, D. A. (2004). The Perception of Volcanic Risk in Kona Communities from Mauna Loa and Hualalai Volcanoes, Hawaiki. Journal of Volcanology and Geothermal Research, 130, 179-196
Herdwiyanti. (2012). Perbedaaan Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana Ditinjau Dari Tingkat Self-Efficacy Pada Anak Usia Sekolah Dasar Di Daerah Dampak Bencana Gunung Kelud.Tidak diterbitkan. Skripsi. Surabaya: Fakultas Psikologi Universitas Airlangga.
Konsorsium Pendidikan Bencana Indonesia. (2011). Kerangka Kerja Sekolah Siaga Bencana.Jakarta: http://gerashiaga.files.wordpress.com/2012/06/buku-kerangka-kerjasekolah-siaga-bencana.pdf
LIPI-UNESCO/ISDR. (2006). Kajian Kesiapsiagaan Masyarakat dalam Mengantisipasi Bencana Gempa Bumi dan Tsunami
Pangesti, A. D. H.(2012). Gambaran Tingkat Pengetahuan dan Aplikasi Kesiapan Bencana pada Mahasiswa Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia Tahun 2012. Tidak diterbitkan. Skripsi. Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia
Sabri. (2014). Pengaruh Pengintegrasian Materi Kebencanaan ke Dalam Kurikulum Terhadap Kesiapsiagaan Bencana Gempa Bumi dan Tsunami pada Siswa SD dan Menengah Di Banda Aceh. Tesis tidak dipublikasikan. Banda Aceh: Program Studi Magister Ilmu Kebencanaan Program Pascasarjana Universitas Syiah Kuala Darussalam Banda Aceh
Sutton, J., & Tierney, K. (2006). Disaster Preparedness: Concepts, Guindance and Research. Colorado: University of Colorado.
Suara Merdeka. (2014). Banjir Kudus, Kerugian Capai 500 Miliar.Semarang: Suara Merdeka, 30 Januari.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana.
Walgito, B. (2003). Psikologi Sosial.Yogyakarta: Andi Offset.
Widjanarko, M. (2012). Psikologi Lingkungan: Teori dan Praktek. Kudus: Badan Penerbit Universitas Muria Kudus
Widjanarko, M (2014). Pendampingan Masyarakat Melalui Respon Psikososial Bencana di Kawasan Muria. Kudus: Buletin Kabar Moeria Edisi I, Januari-Maret dipublikasikan oleh Muria Research Center (MRC) Indonesia
Widjanarko, M. (2014). Belajar dari Bencana.Semarang: Suara Merdeka 23 April
Article Statistic
Abstract view : 9677 timesPDF (Bahasa Indonesia) views : 15819 times
Dimensions Metrics
Article History
Submited : 28 April 2018Published : 28 April 2018
How To Cite This :
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2018 Mochamad Widjanarko, Ulum Minnafiah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

