Peranan kecerdasan spiritual terhadap regulasi diri dalam belajar pada santriwati di SMP Darul Hijrah Puteri Martapura
Abstract
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat peranan kecerdasan spiritual terhadap regulasi diri dalam belajar. Hipotesis yang diajukan pada penelitian ini adalah terdapat peranan kecerdasan spiritual terhadap regulasi diri dalam belajar pada santriwati di SMP Darul Hijrah Puteri Martapura. Subjek pada penelitian ini berjumlah 100 orang. Adapun teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik cluster random sampling. Metode pengumpulan data menggunakan kuisioner yang terdiri dari skala kecerdasan spiritual dan regulasi diri dalam belajar. Berdasarkan hasil uji normalitas nilai signifikansi untuk skala kecerdasan spiritual bernilai 0,200 (>0,05) dan regulasi diri dalam belajar bernilai 0,078 (>0,05) yang berarti sebaran data berdistribusi normal. Hasil uji linearitas untuk skala kecerdasan spiritual dan regulasi diri dalam belajar bernilai 0,000 (<0,05), analisis ini menunjukkan bahwa kedua variabel penelitian memiliki hubungan yang linier. Hasil uji regresi linier sederhana menemukan terdapat peranan kecerdasan spiritual terhadap regulasi diri dalam belajar dengan diperoleh t hitung (5,530) > t table (1,984). Berdasarkan analisis data terdapat peranan positif kecerdasan spiritual dengan regulasi diri dalam belajar dengan asumsi semakin tinggi kecerdasan spiritual maka semakin tinggi regulasi diri dalam belajar. Sumbangan kecerdasan spiritual terhadap regulasi diri dalam belajar adalah sebesar 23,8% sedangkan 76,2 % sisanya sumbangan dari faktor lain selain kecerdasan spiritual.
Kata Kunci: Kecerdasan spiritual, Regulasi diri dalam belajar, Santriwati
ABSTRACT
The aim of this study was to find out whether there was a role of spiritual intelligence towards self-regulation in learning. The hypothesis proposed in this study was that there was a role of spiritual intelligence towards self-regulation in learning in female students at Islamic Junior High School Darul Hijrah Puteri Martapura. The subjects in this study were 100 students. The sampling technique was a cluster random sampling technique. The methods of data collection were questionnaires consisting of the scales of spiritual intelligence and self-regulation in learning. Based on the results of normality test, the significant value of spiritual intelligence scale was 0.200 (>0.05) and that of self-regulation in learning 0.78 (>0.05), which meant that the data was normally distributed. The result of linearity test for the scales of spiritual intelligence and self-regulation in learning was0.000 (<0.05), indicating that the two variables of the study had a linear relationship. The test result of simple linear regression showed that there was a spiritual intelligence role towards self-regulation in learning with t count (5.530) > t table (1.984). From the data analysis, it obtain eda positive role of spiritual intelligence towards self-regulation in learning with the assumption that the higher the spiritual intelligence, the higher the self-regulation in learning. The contribution of spiritual intelligence to self-regulation in learning was 23.8% while the other 76.2% was the contribution of other factors.
Keywords: spiritual intelligence, self-regulation in learning, female students
Keywords
References
Ardana, A & Dermawan. 2013. Kecerdasan Intelektual, Kecerdasan Emosional, Kecerdasan Spiritual, Dan Kesehatan Fisik Untuk Memprediksi Prestasi Belajar Mahasiswa Akuntansi. Jurnal Akutansi. XVII (03), 444-458. Diakses tanggal 28 september 2015 dari http://portal.kopertis3.or.id/bitstream/123456789/1882/1/kecerdasan%20intelektual,%20kecerd
asan%20emosional,%20%20kecerdasan%20spiritual,%20dan%20kesehatan%20fisik%20%20untuk%20memprediksi%20%20prestasi%20belajar%20mahasiswa%20akuntansi.pdf.
Azwar, S. 2011. Reliabilitas dan Validitas. Yogyakarta : Pustaka Pelajar.
Basri, H. 2000. Remaja Berkualitas Problematika Remaja Dan Solusinya. Yogyakarta : Pustaka Pelajar Offset.
Basuki, K.H. 2015. Pengaruh Kecerdasan Spiritual Dan Motivasi Belajar Terhadap Prestasi Belajar Matematika. Jurnal Formatif. 5 (2), 120-133. Diakses tanggal 09 november 2015 dari http://journal.lppmunindra.ac.id/.
Cobb, R. 2003. The Relationship Between Self Regulated Learning Behaviors And Academic Perfomance In Web-Based Courses. The Faculty of Virginia Polytechnic Institute and State University : Dissertation. dari http://repositorio.ual.es:8080/jspui/bitstream/10835/671/1/Art_3_27_eng.pdf.
Faturohman, I. 2012. Peran Pendidikan Pondok Pesantren Dalam Perbaikan Kondisi Keberagaman Di Lingkungannya. Jurnal Tarbawi, 1 (1), 65-73. Diakses tanggal 28 september 2015 dari http://jurnal.upi.edu/file/07_peran_pendidikan_pondok_pesantren_dalam_perbaikan_kondisi_keberagamaan_di_lingkungannya_-_irfan.pdf.
Gipta, G. 2012. Spiritual Inteligence And Emotional Intelligence. In Relation To Self Efficacy And Self Regulation Among Collage Student. International Journal of Sosial Sciences and Interdisciplinary Research, 1 (2), 60-69. Diakses tanggal 10 oktober 2015 dari http://indianresearchjournals.com/pdf/IJSSIR/2012/February/IJS-7.pdf.
Herawati, Y & Wulan, R. 2013. Hubungan Antara Keberfungsian Keluarga dan Daya Juang Dengan Belajar Berdasar Regulasi Diri Pada Remaja. Jurnal Psikologi, 01(02),138-147. Diakses tanggal 20 Oktober 2015, dari http://download.portalgaruda.org/article.php?article=274885&val=7144&title=hubungan%20antara%20keberfungsian%20keluarga%20dan%20daya%20juang%20dengan%20belajar%20berdasar%20regulasi%20diri%20pada%20remaja.
Hidayat, D.A.J. 2012. Perbedaan Penyesuaian Diri Santri Di Pondok Pesantren Tradisional Dan Modern. TALENTA PSIKOLOGI, 01(02), 106-126. Diakses pada tanggal 19 september 2015, dari http://download.portalgaruda.org/article.php?article=140434&val=5790&title=perbedaan%20penyesuaian%20diri%20santri%20di%20pondok%20pesantren%20%20tradisional%20dan%20modern.
Hidayat. 2007. Hubungan Kecerdasan Spiritual Dengan Motivasi Belajar Melalui Optimism Masa Depan Siswa SMPN 2 Jenawi. Thesis. Surakarta. Magister managemen pendidikan, universitas muhammadiyah Surakarta. Diakses tanggal 19 september 2015, dari http://eprints.ums.ac.id/6892/1/Q100040087.pdf
Hurlock, E. B. 1992. Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Terjemahan Istiwidayanti dan Soedjarwo. Jakarta: Erlangga.
Inayah & Fatimaningsih. 2013. Sistem Pendidikan Formal Di Pondok Pesantren (Studi pada Pondok Pesantren Babul Hikmah Kecamatan Kalianda Kabupaten Lampung Selatan). Jurnal Sociologie, 1, (3), 214-223 Diakses tanggal 10 oktober 2015 dari http://publikasi.fisip.unila.ac.id/index.php/sosiologi/login?source=%2Findex.php%2Fsosiologi%2Fauthor.
Khairunisa. 2012. Pondok Pesantren Darul Hijrah Putri. Di akses tanggal 19 September 2015 dari http://darulhijrahputeri.blogspot.co.id/2012/08/pondok-pesantren-darul-hijrah-putri.html.
Monks, F.J., Knoers, A.M.P. & Haditono, Siti R. 2006. Psikologi Perkembangan: Pengantar dalam berbagai bagiannya. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Ormrod, J. E. 2009. Psikologi Pendidikan. Membantu Siswa Tumbuh dan Berkembang, jilid 2. Jakarta: Erlangga.
Priyatno, D. 2010. Paham Analisis Statistik Data dengan SPSS. Yogjakarta : Mediakom.
Rahim, H. 2001. Arah Baru Pendidikan Islam di Indonesia. Jakarta : Logos Wacana Ilmu. Diakses tanggal 13 Oktober 2015 dari https://books.google.co.id/books?id=rqe3klimoswc&pg=pa168&lpg=pa168&dq=rahim,+husni.,+2001.arah+baru+pendidikan+islam+di+indonesia&source=bl&ots=llovfdgikc&sig=ko_pkgtgwx_vpchbn1nrxggdk84&hl=en&sa=x&ved=0ahukewjf68trietjahxdt44khrbbmwq6aeitdah#v=onepage&q=rahim%2c%20husni.%2c%202001.arah%20baru%20pendidikan%20islam%20di%20indonesia&f=false
Reynolds, W. M & Gloria, E. 2003. Handbook of Psychology. Educational Psychology. Canada : New Jersey. Diakses tanggal 14 Oktober 2015 dari http://t5303.oceanikpsi.org/downloads/handbook_of_psychology_vol_.pdf
Sanusi, U. 2012. Pendidikan Kemandirian di Pondok Pesantren.Jurnal Pendidikan Agama Islam-Ta’lim, 10 (2). Diakses tanggal 11 Oktober 2015 dari http://jurnal.upi.edu/file/03_Pendidikan_Kemandirian_di_Pondok_Pesantren-Uci_Sanusi1.pdf.
Sugiyono. 2011. Metode Penelitian Kuantitatif, kualitatif dan R & D. Bandung: Alfabeta
Sumikan. 2011. Pengaruh Kecerdasan Emosional, Kecerdasan Spiritual Dan Prestasi Belajar PAI Kelas X SMK Negeri 1 Dlanggu Kabupaten Mojokerto. Disertasi. Mojokerto. Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim. Diakses tanggal 11 oktober dari http://lib.uin-malang.ac.id/?mod=th_viewer&id=introduction/09770016.pdf
Wahab & Umiarso. 2011. Kepemimpinan Pendidikan dan Kecerdasan Spiritual. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.
Www.pendis.kemenag.go.id. Diakses pada tanggal 2 Oktober 2015.
Zimmerman, B.J. 1990. Self Regulated Learning and Academic Achievment: An Overview. Educational Psychologists. 25(1), 3-17 diakses tanggal 08 November 2015 dari http://itari.in/categories/ability_to_learn/self_regulated_learnin_g_and_academic_achievement_m.pdf
Zimmerman, B.J. 2008. Interesting Self Regulation And Motivation: Historical Background, Methodological Developments, And Future Prospects. American Educational Research Journal, 45 (1), 166-1. Diakses tanggal 12 september 2015 dari http://campestre.phipages.com/storage/.instance_12129/self_regulation_and_motivation.pdf.
Zohar D & Marshall I. 2005. Spiritual Capital (Terjemahan: Helmi Mustofa). Bandung : Penerbit Mizan.
Article Statistic
Abstract view : 2028 timesPDF (Bahasa Indonesia) views : 2630 times
Dimensions Metrics
Article History
Submited : 28 April 2018Published : 28 April 2018
How To Cite This :
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2018 Triana Asmaul Husna, Marina Dwi Mayangsari, Dwi Nur Rachmah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

