Analisis fenomenologi eksistensi narapidana pelaku pembunuhan berencana di Lembaga Pemasyarakatan

Rina Aulia(1*),Rooswita Santia Dewi(2),Rahmi Fauzia(3)
(1) Program Studi Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Lambung Mangkurat
(2) Program Studi Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Lambung Mangkurat
(3) Program Studi Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Lambung Mangkurat
(*) Corresponding Author
DOI : 10.20527/ecopsy.v2i1.512

Abstract

Kasus pembunuhan berencana menjadi kejahatan yang tidak jarang terjadi di negeri ini. Narapidana pelaku pembunuhan berencana akan menjalani hukuman dalam waktu yang cukup lama yaitu terancam hukuman pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau selama-lamanya 20 tahun. Pidana penjara tersebut mengakibatkan perampasan kemerdekaan, dan menimbulkan akibat negatif terhadap hal-hal yang berhubungan dengan dirampasnya kemerdekaan itu sendiri. Berdasarkan pengalaman membunuh dan pengalaman masuk penjara, maka narapidana pelaku pembunuhan berencana akan mengalami rekonstruksi struktur eksistensi. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis fenomenologi eksistensi narapidana pelaku pembunuhan berencana di salah satu Lembaga Pemasyarakatan di Kalimantan Selatan. Penelitian ini dilakukan pada dua orang subjek narapidana pelaku pembunuhan berencana dengan menggunakan metode penelitian analisis fenomenologi eksistensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua subjek dapat merekonstruksi eksistensi dan mewujudkan eksistensi dalam proses pembinaan di lembaga pemasyarakatan dengan caranya masing-masing. Rekonstruksi eksistensi pada penelitian ini menunjukkan bahwa, manusia perlu melakukan penyesuaian terhadap dirinya sendiri untuk dapat menemukan eksistensi atau arti dari keberadaan dirinya di dunia ini dengan menjaga sikap yang optimis dalam menentukan pilihan hidup. Dalam melakukan penelitian ini, akan lebih baik jika peneliti terlebih dahulu menguasai keterampilan mengadakan analisis fenomenologi eksistensi dan mengguakan tekhnik-tekhnik pengumpulan data yang sesuai dengan kebutuhan agar hasil temuan lebih maksimal dan akurat.

Keywords


existence; premeditated murder; convict

References


Abidin, Z. (2007). Analisis Eksistensial Sebuah Pendekatan Alternatif Untuk Psikologi dan Psikiatri. Jakarta: Rajawali Pers.

Bastaman, H. D. (2007). Logoterapi: Psikologi Untuk Menemukan Makna Hidup dan Meraih Hidup Bermakna. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Dariyo, A. (2013). Mengapa Seseorang Mau Menjadi Pembunuh. Jurnal Penelitian Psikologi, 04 (01) 10-20. Di akses tgl 20 Oktober 2014 dari, http://jurnalpsikologi.uinsby.ac.id/index.php/ jurnal psikolog i/article/view /10/3.

Ekasari & Susanti. (2009). Hubungan Antara Optimisme dan penyesuaian Diri Dengan Stress Pada Narapidana Kasus Napza di lapas Kelas IIA Bulak Kapal Bekasi. Jurnal Online: Diakses tgl 07 Maret 2014, dari file:///C:/Documents%20and%20Settings /ACER%20aspire%20one/My%20Documents/D.

Feist, J & George. (2010). Teori Kepribadian, Edisi 7. Jakarta: Salemba Humanika.

Khazami. A. (2004). Kejahatan Terhadap Tubuh dan Nyawa. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Lathief. (2010). Psikologi Fenomenologi Eksistensialisme. Lamongan: Pustaka Pujangga.

Lubis & Maslihah. (2012). Analisis Sumber-Sumber Kebermakanaan Hidup Narapidana Yang Menjalani Hukuman Seumur Hidup. Jurnal Psikologi Undip, 11 (01). Diakses tgl 10 Oktober 2014, dari https://ejournal.undip.ac.id /index.php/psikologi/article/download/5146/4667.

Margaretha. (2014). Gradasi Kejahatan: Tingkat Pembunuhan Keji Menurut Michael Stone. Diakses tgl 10 November 2014, dari www.psikologi forensik.com.

Msykur, A. M. (2012). Remaja dan Pembunuhan (Sebuah Studi Fenomenologi-Forensik Pada Remaja Pelaku Pembunuhan di Lapas Kutoarjo). Tesis tidak diterbitkan. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada

Michael, S. (2014). The Anatomy of Evil. Promotheus eBooks Diakses tgl 10 November 2014, dari www.cbc.ca/thecurrent/.../the-anatomy-of-evil.

Rahtinuka. T., Triyoso. P., & Harjati.E. (2014). Pelaksanaan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) Pada Tindak Pidana Pembunuhan Berencana. Skripsi Online. Diakses tgl 10 November 2014, dari http://studentjournal.ub.ac.id/index.php/hukum/article/download.

Pervin, Cervone, & John. (2004). Personality: Theory and Reasearch. Jakarta: Kencana.

Peraturan Kementrian Hkum dan HAM RI. (2014). Undang-undang Pemasyarakatan. Bandung: Fokusindo Mandiri.


Article Statistic

Abstract view : 822 times
PDF views : 1808 times

Dimensions Metrics

Article History

Submited : 16 May 2016
Published : 12 October 2016

How To Cite This :

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 Rina Aulia, Rooswita Santia Dewi, Rahmi Fauzia

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.