Peranan konformitas terhadap bullying pada santriwati

Normeilina Sari(1*),Marina Dwi Mayangsari(2),Silvia Kristanti Tri Febriana(3)
(1) Program Studi Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Lambung Mangkurat,
(2) Program Studi Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Lambung Mangkurat,
(3) Program Studi Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Lambung Mangkurat,
(*) Corresponding Author
DOI : 10.20527/ecopsy.v2i2.541

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan konformitas terhadap bullying pada santriwati. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 48 orang santriwati kelas VIII. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Hasil analisa data menggunakan regresi linier sederhana yang menunjukkan bahwa terdapat peranan positif yang signifikan dari konformitas terhadap bullying. Sumbangan efektif yang berarti diberikan variabel konformitas terhadap bullying  sebesar 13,9%, artinya peran konformitas dalam menentukan bullying tidak terlalu besar masih ada 86,1% yang dipengaruhi oleh faktor lain diluar konformitas. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa konformitas dapat menghasilkan perilaku negatif seperti bullying. Oleh karena itu, disarankan bagi santriwati untuk menjadikan konformitas menjadi hal yang positif untuk mencegah terjadinya bullying dan bagi pihak pesantren agar dapat mengarahkan santriwatinya kepada konformitas yang positif untuk mencegah munculnya masalah bullying dengan cara memberikan kontrol langsung terhadap proses interaksi antar santriwati.

Keywords


conformity, bullying, female students.

References


Adilla, N. (2009). Pengaruh Kontrol Sosial Terhadap Perilaku Bullying Pelajar di Sekolah Menengah Pertama. Jurnal Kriminologi Indonesia, 5 (01), 56-66. Diakses tanggal 24 Oktober 2014, dari http://lib.ui.ac.id

Adi, D.N. (2014). Kekerasan di Pesantren, Tiga Santri Dianiaya diakses tanggal 14 September 2014, dari http://www.indosiar.com

Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Astuti, P. R. (2008). Merendam Bullying. Jakarta: Grasindo.

Azwar, S .(2012). Penyusunan Skala Psikologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Baron, R.A., & Byrne, D. (2005). Psikologi Sosial, Jilid 2. Jakarta: Erlangga.

Hoover, J., & Milner, C.W. (1998). Are hazing and Bullying Related to Love and Belongingness: Reclaiming Children and Youth. Request Psychology Journal, 7 (03), 138-141. Diakses pada tanggal 23 Oktober 2014, dari https://reclaimingjournal.com

Jimerson, S.R., Swearer, S. M., Espelage, D. L. (2010). Handbook Bullying in School. New York: Routledge.

Levianti. (2008). Konformitas dan Bullying pada Siswa. Jurnal Psikologi, 6 (01), 1-2. diakses pada tanggal 23 Oktober 2014, dari http://ejurnal.esaunggul.ac.id

Muhammad, M. (2009). Aspek Perlindungan Anak dalam Tindak Kekerasan (Bullying) terhadap Siswa Korban Kekerasan di Sekolah. Jurnal Dinamika Hukum, 9(3) 20-29.

Myers, D. G. (2012). Psikologi Sosial. Jakarta: Salemba Humanika.

Özkan, Y., & Cifci, G. (2009). The Effect of Emphaty Level on Peer Bullying in Schools Humanity & Social. Sciences Journal, 4 (01), 31-38. Diakses pada tanggal 23 Oktober 2014, pada http://www.idosi.org

Priyatna, A. (2010). Let’s End Bullying: Memahami, Mencegah, dan ,Mengatasi Bullying. Jakarta: Elex Media Komputindo.

Priyatno. (2010). Paham Analisis Statistik Data dengan SPSS. Yogyakarta:Mediakom.

Rachmah, D. N. (2014). Empati Pelaku Bullying. Jurnal Ecopsy, 1 (2), 43-83. ISSN: 2354-7197.

Riauskina, I. I., Djuwita, R., dan Soesetio, S.R. (2005). ”Gencet-gencetan” dimata siswa-siswi kelas 1 SMA: Naskah kognitif tentang arti, skenario, dan dampak ”gencet-gencetan”. Jurnal Psikologi Sosial, 12 (01), 1 – 77. ISSN: 0853-3997.

Santrock, J.W. (2003). Adolescence: Perkembangan Remaja. Erlangga: Jakarta.

Sarwono, S.W & Meinarno, E.A. (2009). Psikologi Sosial. Jakarta: Salemba Humanika.

Sawono, J. (2013). Model-mode Linier dan Non-linier dalam IBM SPSS 21: Prosedurpprosedur Alternatif untuk Riset Skripsi. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.

Simbolon. M. (2012). Perilaku Bullying pada Mahasiswa Berasrama. Jurnal Psikologi Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada, 39 (01). 129-247. ISSN: 0215-8884.

Taylor, S.E. (2009). Psikologi Sosial. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Qodir, Z. (2003). Ada Apa dengan Pesantren Ngruki. Bantul: Pondok Edukasi.


Article Statistic

Abstract view : 784 times
PDF views : 0 times

Dimensions Metrics

Article History

Submited : 17 May 2016
Published : 12 October 2016

How To Cite This :

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 Normeilina Sari, Marina Dwi Mayangsari, Silvia Kristanti Tri Febriana

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.