'Rembug desa’ sebagai bentuk intervensi perilaku ekologis pengelolaan sampah
Abstract
Permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat yang tinggal di desa Tempur, Kabupaten Jepara adalah belum memiliki perilaku ekologis untuk membuang sampah di tempat sampah karena jarang penduduk yang memiliki tempat sampah di rumahnya, penduduk kebanyakan membuang sampah di sungai yang mengalir di sepanjang desa dan tidak mempunyai rasa tanggungjawab bersama untuk membangun tempat sampah umum serta belum pernah bertemu dalam rembug desa untuk membahas pengelolaan sampah di desa. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan intervensi dengan melakukan asesmen pengelolaan sampah dan rembug desa agar masyarakat memiliki perilaku ekologis dalam mengelola sampah.Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah Participatory Rapid Appraisal (PRA) atau penilaian desa secara partisipatif. Pengumpulan data dilakukan dengan pengamatan dan wawancara. Untuk melakukan analisis data, penelitian ini menggunakan analisis data berupa koding. Simpulannya ada 30 anak muda yang tergabung dalam karang taruna dan 10 bapak-bapak masyarakat yang ada di Desa Tempur, Kabupaten Jepara bergotong royong membersihkan sungai dari sampah dan ada satu ibu yang mulai mengelola daur ulang sampah menjadi bahan tas serta dibangunnya dua tempat sampah umum di pinggir sungai.
Keywords
References
Amanulloh, N. (2015). Demokratisasi Desa. Jakarta: Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia
Aman, A., Harun, A., & Hussein, Z . (2012). The influence of environmental knowledge and concern on green purchse intention the role of attitude as a mediating variable. British Journal of Arts and Social Sciences, 7 (2), 145-167. Retrieved from:http://www.bjournal.co.uk/BJASS.aspx.
Fraj, E., and Martinez, E (2006), Environmental values and lifestyles as determinin factors of ecological consumer behaviour: an empirical analysis. Journal Of Consumer Marketing, Vol.23. No.3, pp. 133-144.
Frick, J., Kaiser, F. G. & Wilson, M (2004). Environmental knowledge and conservation behavior: exploring prevalence and structure in a representative sample. Personality and individual differences, 3 (2), 1597-1613.
Kaiser, F. G. (1998). A general measure of ecological behavior. Journal of Applied Social Psychology, 28, 395-42.
Kaiser, F. G., Wolfing, S.; Fuhrer, U. (1999). Environmental attitude and ecological behavior. Journal of Environmental Psychology, 19,1-19.
Kaiser, F. G., & Shimoda, T. A. (1999). Responsibility as a predictor of ecological behavior. Journal of Environmental Psychology,19.234-253.
Kaiser, E. G; Ranney, M ; Hartig, T; Bowler, A. P. (1999). Ecological behavior, environmental attitude, and feeling of responsibility for the environment. Europen Psychologist, Vol.4, No.2, June.
Poerwandari, E. K. (2001). Pendekatan Kualitatif untuk Penelitian Perilaku Manusia. Edisi Revisi. Jakarta: lembaga Pengembangan Sarana Pengukuran dan Pendidikan Psikologi (LPSP3) Universitas Indonesia
Prijono, Y. M dan Tjiptoherijanto, P. (1983). Demokrasi di Pedesaan Jawa. Jakarta: Sinar Harapan
Schwartz, S. H. (2012). An overview of the Schwartz theory of basic values. Online reading in psychology and culture, 2 (1), 1-20. Retrieved from:http:/dx.doi.org/10.9707/2307-0919.1116.
Sururi, A dan Mulyasih, R. (2017). Pemberdayaan Masyarakat melalui Inovasi Perencanaan Pembangunan berbasis 4R (Rembug, Rencana, Realisasi dan Rawat) di Desa Cilangkap Kecamatan Wanasalam sebagai Pilar Utama Kebijakan Partisipatif dan Gotong Royong. ENGAGEMENT. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat ISSN: 2579-8375 (Print) ISSN: 2579-8391 (Online). Volume 1, Number 2, November 2017.
Walton, D., Thomas, J., & Dravitzki, V. (2004). Commuters’ concern for the environment andknowledge of the effects of vehicle emissions. Transportation research, 9 (4), 335-340.DOI:10.1016/j.trd.2004.04.001.
Widjanarko, M. (2014). Psikologi Lingkungan: Berbasis Kearifan Lokal. Kudus: Badan Penerbit Universitas Muria Kudus
Wibowo, I. (2009). Pola Perilaku Kebersihan: Studi Psikologi Lingkungan Tentang Penanggulangan Sampah Perkotaan. Jurnal Makara, Sosial Humaniora, Vol 13, No 1, Juli 2009:37-47
Article Statistic
Abstract view : 817 timesPDF (Bahasa Indonesia) views : 791 times
Dimensions Metrics
Article History
Submited : 2 November 2018Published : 22 April 2019
How To Cite This :
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2019 Mochamad Widjanarko

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

