Penyuluhan “kesejahteraan pribadi” dan terapi tawa untuk meningkatkan kesejahteraan subjektif lansia Komunitas Prolanis Puskesmas Jagir Surabaya
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas penyuluhan mengenai kesejahteraan subjektif dan intervensi terapi tawa terhadap tingkat kesejahteraan subjektif lansia yang menjadi anggota Komunitas Prolanis Puskesmas Jagir Surabaya. Subjek pada penelitian ini dilakukan dengan teknik sampling jenuh, dengan jumlah 31 orang yang terdiri atas 10 orang laki-laki dan 21 orang perempuan. Penelitian eksperimen ini dilakukan dengan menggunakan desain satu kelompok (one-group pretest-posttest design) di mana tidak ada proses kontrol di dalamnya, sehingga kegiatan pretest, perlakuan dan posttest dilakukan pada satu kelompok pengujian saja. Hasil penelitian menunjukkan pelaksanaan penyuluhan kesejahteraan subjektif dan intervensi terapi tawa selain mampu meningkatkan tingkat pengetahuan peserta komunitas, tetapi juga berdampak pada peningkatan persepsi kepuasan hidup dan afek positif yang merupakan indikator kesejahteraan subjektif. Selain itu, pengujian effect size menunjukkan bahwa kegiatan penyuluhan kesejahteraan subjektif dan intervensi terapi tawa memiliki pengaruh yang cukup besar terhadap peningkatan aspek kognitif dari kesejahteraan pribadi peserta berupa persepsi kepuasan hidup dan aspek afektif berupa peningkatan afek positif.
Keywords
References
BPJS Kesehatan Republik Indonesia. (2004). Panduan praktis PROLANIS (program pengelolaan penyakit kronis). Jakarta: BPJS RI.
Caunt, S. B., Franklin, J., Brodaty, N. E., dam Brodaty, H. (2012). Exploring the causes of subjective well-being: A content analysis of peoples’ recipes for long-term happiness. Journal of Happiness Study, 14(2), 475-499.
Diener, E. (1984). Subjective well-being. Psychological Bulletin. 95(3), 542-575.
Diener, E., dan Ryan, K. (2009). Subjective well being: a general overview. South African Journal of Psychology, 39(4), 391-406.
Gull, F., dan Dawood, S. (2013). Religiosity and subjective well-being amongst institutionalized elderly in Pakistan. Health Promotion Perspective, 3(1): 124–128.
Hasibuan, M. A. I., Anindhita, N., Maulida, N. H., dan Nashori, H. F. (2018). Hubungan antara amanah dan dukungan sosial dengan ..
Hatzipapas, I., Visser, M. J., dan Rensburg, E. J. (2017). Laughter therapy as an intervention to promote psychological well-being of volunteer community care workers working with HIV-affected families. SAHARA-J: Journal of Social Aspects of HIV/AIDS, 14(1), 202-212.
Kementerian Kesehatan RI. (2017). Analisis Lansia Di Indonesia. [diunduh pada 30 September 2019]. http://www.depkes.go.id/resources/download/pusdatin/lainlain/Analisis%20Lansia%20Indonesia%202 017.pdf kesejahteraan subjektif mahasiswa perantau. Psikohumaniora: Jurnal Penelitian Psikologi, 3(1), 101-116.
Maddux, J. E (Ed). (2018). Subjective well-being and life satisfaction. New York: Routledge.
Mahardika, N, F., dan Halimah, L. (2017). Hubungan gratitude dan subjective wellbeing odapus wanita dewasa awal di Syamsi Shuha Foundation Bandung. PSYMPATHIC: Jurnal Ilmiah Psikologi, 4(1), 91-114.
Mi-Suk, S., Min, P. K., dan Heeok, P. (2013). The effects of laughter-therapy on moods and life satisfaction in the elderly staying at care facilities in South Korea. Journal of Korean Gerontological Nursing Society, 15(1), 75- 83.
Prawitasari, J. E. (1994). Aspek sosio-psikologis lansia di Indonesia. Buletin Psikologi, 1, 27- 34.
Roman, X. A. S., Toffoletto, M. C., Sepulveda, J. C. O., Salfate, S. V., dan Grandon, K. L. R. (2017). Factors Associated to subjective wellbeing in older adults. Texto & Contexto – enferm, 26(2). http://dx.doi.org/10.1590/0104- 07072017005460015.
Santrock, J.W. (2012). Life-Span development, perkembangan masa-hidup Ed.13 Jilid 2. Jakarta: Erlangga.
Veenhoven, R. (2008). Sociological Theories of Subjective Well-Being. dalam Eid, M., dan Larsen, R. J. The science of subjective wellbeing. New York: The Guilford Press.
Watson, D., Clark, L. A., dan Tellegen, A. (1998). Development and validation of brief measures of positive and negative affect: The PANAS scales. Journal of Personality and Social Psychology, 54(6), 1063-1070.
Weinberg, M. K., Hammond, T. G., dan Cummins, R. A. (2014). The impact of laughter yoga on subjective well-being: A pilot study. European Journal of Humour Research, 1(4), 25-34
Article Statistic
Abstract view : 432 timesPDF (Bahasa Indonesia) views : 451 times
Dimensions Metrics
Article History
Submited : 8 April 2019Published : 15 October 2019
How To Cite This :
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2019 Rizky Amalia Jannati, Endang R. Surjaningrum

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

