Gaya hidup hedonisme dan impulse buying pada mahasiswa

Eka Dian Aprilia(1*),Ryan Mahfudzi(2)
(1) Program Studi Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Syiah Kuala
(2) Program Studi Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Syiah Kuala
(*) Corresponding Author
DOI : 10.20527/ecopsy.v7i2.7390

Abstract

Impulse buying adalah pembelian tidak rasional dan diasosiasikan dengan pembelian yang cepat dan tidak direncanakan, diikuti oleh adanya konflik pikiran serta dorongan emosional. Salah satu faktor yang dapat memengaruhi impulse buying adalah gaya hidup hedonisme. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan gaya hidup hedonisme dengan impulse buying pada mahasiswa di Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan kriteria sampel laki-laki dan perempuan, berusia 18 hingga 21 tahun, dan berkuliah di Banda Aceh. Teknik pengambilan sampel menggunakan kuota sampling. Analisis data menggunakan teknik korelasi Pearson yang menunjukkan nilai signifikansi (p)= 0,00 (p<0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara gaya hidup hedonisme dan impulse buying pada mahasiswa di Banda Aceh. Hal ini mengindikasikan semakin tinggi gaya hidup hedonisme maka semakin tinggi pula impulse buying ataupun sebaliknya.

Keywords


Gaya Hidup Hedonisme, Impulse Buying, Mahasiswa

References


Anin, A., dkk. (2008). Hubungan self-monitoring dengan impulsive buying terhadap produk fashion pada remaja. Jurnal Psikologi, 35(2), 181 –193.

Anjani, N., G (2012). Pengaruh fashion involvement, emosi positif dan hedonic consumption tendency terhadap pembelian impulsif di department store yogyakarta. Tesis Program Studi Magister Manajemen, Program Pascasarjana, Universitas Atmajaya Jogjakarta.

Assael,H. 2009. Perilaku konsumen dan marketing, Boston: Psw Kent. Publishing Azwar, S. (2013). Metode penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Beatty, S. E., & Ferrell, M. E. (1998). Impulse buying: modeling its precursors. Journal of Retailing, 74 (2).

Coley, A. L. (2002). Affective and cognitive processes involved in impulse buying, thesis, University of Georgia.

Dittmar, H., & Drury, J. (2000). “Self-image –is it in the bag? a qualitative comparison between “ordinary” and “excessive” consumers.” Journal of Economic Psychology.

Engel, J.F., Blackwell, R.D., & Miniard, P. W. (1994). Perilaku Konsumen. Edisi 6 Jilid I. Jakarta: Binarupa Aksara.

Gumulya,J., & Widiastuti, M. (2013). Pengaruh konsep diri terhadap perilaku konsumtif mahasiswa universitas esa unggul. Jurnal Psikologi ,11(1), 50-65.

Gutierrez, K, (2004), Exploring impulse purchasing on the internet, Sreedhar Rao Madhavaram, Texas Tech University, Debra A. Laverie, Texas Tech University.

Hartaji, D. A. (2012). Motivasi berprestasi pada mahasiswa yang berkuliah dengan jurusan pilihan orangtua. Fakultas Psikologi Universitas Gunadarma.

Karbasivar, Alireza & Hasti., Y. (2011). Evaluating effective factors on consumerimpulse buyingbehavior. Asian Journal of business Management studies. 2 (4) pp: 174-181.

Kelly, E. (2015). Gaya hidup hedonis dan impulse buying pada kalangan remaja putri. Jurnal Sketsa Bisnis. Universitas Yudharta Pasuruan.

Kuswardani,I & Sholihah,N. A. (2005). Hubungan antara gaya hidup hedonis dan konformitas teman sebaya dengan perilaku konsumtif terhadap ponsel pada remaja.

Kunto, A. A. (1999). Mata rantai hedonisme. kecil bahagia, muda foya-foya, tua kaya-raya, mati maunya masuk surga. Yogyakarta: Kanisius.

Lestari, E., S., (2015). Hubungan antara gaya hidup hedonis dengan kecenderungan impulse buying produk pakaian imitasi pada pria homoseksual di malang raya. Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Brawijaya.

Munandar, A. S. (2001). Psikologi industri dan organisasi. Jakarta: UI-Press.

Monks, F. J., Knoers, H.M.O., & Haditomo, S.R. (1998). Psikologi perkembangan: pengantar dalam berbagai bagiannya. Yogyakarta: Gadjah Mada University.

Monks, F.J., A. K. (2014). Psikologi perkembangan. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.

Nadzir, M., & Ingarianti, T. M. (2015). psychology meaning of money dengan gaya hidup hedonis remaja dikota Malang. Seminar Psychology & Kemanusiaan Psychology, ISSN: 978-979-796-324-8.

Nielsen. (2011). Hasil Riset Konsumsi Media di Indonesia. Nielsen.

Rachmawati,V. (2009). Hubungan antara hedonic shopping value, positive emotion, dan perilaku impulse buying pada konsumen ritel, Jurnal Majalah Ekonomi.

Rianton, (2013). Hubungan antara konformitas kelompok teman sebaya dengan gaya hidup hedonis pada mahasiswa kab. Dhamasraya di Yogyakarta. Jurnal Publikasi Universitas Ahmad Dahlan, 2, (1), 1-15.

Rook, D. W. (1987).The buying impulse.The Journal of Consumer Research, 14, 189-199.

Salam, B. (2000). Etika individual: pola dasar filsafat moral. Jakarta: Rineka Cipta.

Saputri, A. (2016) Hubungan antara religiusitas terhadap gaya hidup hedonisme pada mahasiswa Unsyiah. Jurnal Psikologi.12.(2).

Sari, A. P. (2014).Analisis faktor yang memengaruhi pembelian spontan.Jurnal sains pemasaran Indonesia, XIII (1), 55 –73.

Setiawan, Y. B. (2007). Konsumen indonesia sangat sembrono.Marketing. Jakarta.

Septila, R. (2017). Perbedaanimpulse buyingpada mahasiswa unsyiah. Psikoislamedia Jurnal Psikologi.2 (2).

Verplanken.B.,& Herabadi, A. (2001). Individualdifferences in impulse buyingtendency feeling and no thinking.EuropeanJournal of Personality. 31. 71-83.

Verplanken, B., & Knippenberg, A. (2002). On the nature of attitude-behavior relations: The strong guide, the weak follow. European Journal of Social Psychology, 32(6), 869-876.

Widawati.,L.(2011).Analisis perilaku “impulse buying” dan “locus of control” pada konsumen di carrefour bandung. Fakultas Psikologi, Universitas Islam Bandung, 2, 125-132.


Article Statistic

Abstract view : 2764 times
PDF (Bahasa Indonesia) views : 3438 times

Dimensions Metrics

Article History

Submited : 29 November 2019
Published : 9 November 2020

How To Cite This :

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Eka Dian Aprilia, Ryan Mahfudzi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.