Profil Perdarahan Intrakranial Pada Bayi di Rumah Sakit Umum Daerah Ulin Banjarmasin Tahun 2010-2012
Abstract
ABSTRACT: Intracranial hemorrhage in infants is a condition that cause permanent morbidity and mortality rate was 41%. In developing country like Indonesia, intracranial hemorrhage in infants often have relation with vitamin K deficiency. That happens because vitamin K prophylaxis is not routinely administered in newborns. There is no data about intracranial hemorrhage in South Borneo. This research was a descriptive study using secondary data from medical record, to describe the profile of intracranial hemorrhage in infants at Ulin General Hospital Banjarmasin in 2010-2012. There were 15 data of infants with intracranial hemorrhage. The commonest age group was 1-6 month-old (73,33%), the mean age of patients was 2,2 month-old. Most of infants with intacranial hemorrhage were male (73,33%) and ratio between male and female was 2,7:1. The main symptom of infants in this research was seizure (60%). The most common bleeding type was subdural hemorrhage (46,67%). Among them required conventional and operative therapy when hospitalization (60%). There were 60% of infants with intracranial hemorrhage did not receive vitamin K prophylaxis at birth. Patient’s outcomes were normal (86,67%) and no infant died after hospitalization. Socialization about the importance vitamin K prophylaxis for all newborns is really important to prevent the intracranial hemorrhage in infants.
Keywords: infants, intracranial hemorrhage, Ulin General Hospital Banjarmasin
ABSTRAK: Perdarahan intrakranial pada bayi merupakan salah satu kondisi yang menyebabkan morbiditas yang menetap ataupun mortalitas sebesar 41%. Perdarahan intrakranial pada bayi di negara berkembang seperti Indonesia sering dihubungkan dengan defisiensi vitamin K. Hal tersebut dikarenakan pemberian profilaksis vitamin K pada bayi baru lahir belum rutin dilakukan. Data mengenai perdarahan intrakranial pada bayi di Kalimantan Selatan masih terbatas. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang menggunakan data sekunder dari rekam medik pasien, bertujuan untuk mengetahui profil perdarahan intrakranial pada bayi di Rumah Sakit Umum Daerah Ulin Banjarmasin tahun 2010-2012. Data yang diperoleh sebanyak 15 data pasien yang didiagnosis perdarahan intrakranial. Kelompok umur yang terbanyak yaitu kelompok umur 1-6 bulan (73,33%), dengan rata-rata umur 2,2 bulan. Sebagian besar bayi berjenis kelamin laki-laki (73,33%) dengan perbandingan antara laki-laki dan perempuan 2,7:1. Keluhan utama yang paling sering ditemukan pada penelitian ini adalah kejang (60%). Jenis perdarahan terbanyak adalah perdarahan subdural (46,67%). Sebagian besar jenis intervensi yang diberikan adalah terapi konvensional dan operatif (60%). Sebanyak 60% bayi yang mengalami perdarahan intrakranial tidak mendapatkan profilaksis vitamin K sebelumnya. Status pasien ketika pulang 86,67% membaik dan tidak ada pasien yang meninggal. Sosialisasi mengenai pentingnya pemberian vitamin K pada seluruh bayi baru lahir sangat penting dilakukan untuk mencegah perdarahan intrakranial pada bayi.
Kata-kata Kunci: bayi, perdarahan intrakranial, RSUD Ulin Banjarmasin.
Full Text:
PDFReferences
Letourne MA and Jaffe DM. Craniocerebral trauma. In: Reisdorf EJ, Robert MR, and Wiegestein JG, editors. Pediatric emergency medicine. Philadelphia: WB Saunders Company; 1993.
Duhaime AC and Sutton LN. In: Holbrook PR, editor. Text book of pediatric critical care. Philadelphia: WB Saunders Company; 1995.
Komberg AJ and Prensky AL. Cerebrovascular disease. In: McMillan JA, DeAngelis CD, Feigen RD, et. al., editors. Oski’s pediatrics: principle and practice. 3rd ed. Philadelphia: Lippincott Williams &Wilkins; 1999.
Mangunatmadja I, Sundariningrum RW, Pusponegoro HD, et. al. Intracranial hemorrhage in hemorrhagic disease of the newborn. Paediatrica Indonesiana 2003; 43: 82-84.
July J, Wahjoepramono EJ, and Wirjomartani BA. Diagnostic clues in spontaneous intracranial hemorrhage in babies. Paediatrica Indonesiana 2008; 48:230-4.
Moeslichan, Surjono A, Kosim S, et. al. Pemberian profilaksis vitamin K pada bayi baru lahir. Jakarta: HTA Indonesia, 2003
Kardana M, Kari K, and Widia M. Characteristics and prognostic factors of intracranial hemorrhage in children. Paediatrica Indonesiana 2003; 43: 14-19.
Pooni PA, Singh D, Singh H, et. al. Intracranial hemorrhage in late hemorrhagic disease of the newborn. Indian Pediatr 2003; 40: 243-8.
Permono HB, Sutaryo, Ugrasena IDG, et. al. Buku ajar hematologi–onkologi anak. Jakarta: Badan Penerbit IDAI, 2010.
Izzah AZ dan Syarif I. Perdarahan intrakranial pada bayi di rumah sakit dr. M. djamil. Majalah Kedokteran Andalas 2008; 32: 89-92.
Gupta SN, Kechli AM, and Kanamalla US. Intracranial hemorrhage in term newborn: management and outcomes. Pediatr Neurol 2009; 40: 1-12.
Grenees DS and Schutzman SA. Clinical indicators of intracranial injury in head-injured infants. Pediatrics 1999; 104: 861-7.
Duhaime AC, Alairo AJ, and Lewander WJ. Head injury in very young children: mechanism, injury types, and ophtalmologic findings in 100 hospitalized patients younger than years of age. Pediatrics 1992; 90: 179-85.
Danielsson N, Hoa DP, Thang NV, et. al. Intracranial haemorrhage due to late onset vitamin K deficiency bleeding in Hanoi province, Vietnam. Arch Dis Child Fetal Neonatal 2004; 89: 546-50.
IJland MM, Pereira RR, and Cornelissen EA. Incidence of late vitamin K deficiency bleeding in newborns in the Netherlands in 2005: evaluation of the current guideline. Eur J Pediar 2008; 167: 165-9.
Andrews BT and Hammer GB. Pediatric neurosurgical intensive care, neurosurgical topics. Washington: The American Assosiation of Neurological Surgeons; 1997.
Snell RS. Anatomi klinik untuk mahasiswa kedokteran. Ed. 6. Jakarta: EGC; 2006.
Brouwer AJ, Groenendaal F, Koopman C, et. al. Intracranial hemorrhage in full-term newborns: a hospital-based cohort study. Neuroradiology 2010; 52: 567-76.
Sandberg DI, Lamberti-Pasculli M, Drake JM, et. al. Spontaneous intraparenchymal hemorrhage in full-term neonates. Neurosurgery 2001; 48: 1042-8.
DOI: http://dx.doi.org/10.20527/jbk.v10i1.934
Article Metrics
Abstract view : 1812 timesPDF - 0 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2016 Jurnal Berkala Kedokteran
Indexed by :

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





