KAJIAN JENIS, FUNGSI, DAN MAKNA MANTRA BUGIS DESA TANJUNG SAMALANTAKAN (A STUDY OF TYPES, FUNCTIONS, AND MEANINGS BUGINESE MANTRAS OF TANJUNG SAMALANTAKAN VILLAGE)

Andi M Yahya

Abstract


Kajian Jenis, Fungsi, dan Makna Mantra Bugis Desa Tanjung Samalantakan. Mantra Bugis Desa
Tanjung Samalantakan merupakan susunan kata-kata mengandung kekuatan gaib. Mereka sangat
percaya akan adanya kekuatan gaib yang terkandung dalam mantra untuk merealisasikan tujuannya ke
dalam wujud nyata. Tujuan penelitan ini untuk mendeskripsikan jenis, fungsi, dan makna mantra Bugis
Desa Tanjung Samalantakan. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan. Metode yang digunakan
adalah metode deskriptif. Data dalam penelitian ini berupa mantra Bugis yang diperoleh dari hasil
wawancara dan studi pustaka. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan mencatat dan merekam
mantra yang diucapkan informan. Dari hasil penelitian bahwa jenis mantra Bugis yakni (1) mantra
adat istiadat, mantra pengobatan, mantra pemikat, dan mantra pelindung diri. (2) fungsi mantra Bugis
diantaranya untuk mendirikan rumah, untuk menyimpan uang, mudah melahirkan, untuk mengobati
sakit, untuk memanggil kekasih hati, untuk menundukan istri, untuk keberanian, untuk pelindung diri,
untuk menambah kekuatan pukulan, (3) makna mantra Bugis. Pertama, berkenaan dengan hubungan
manusia dengan. Kedua, berkenaan dengan hubungan manusia dengan sesamanya. Ketiga, berkenaan
164
dengan hubungan manusia dengan diri sendiri meliputi nilai jaga diri, dan keempat, berkenaan dengan
hubungan manusia dengan makhluk lainnya.
Kata-kata kunci: mantra bugis, jenis, fungsi, makna


Full Text:

PDF

References


Aminuddin. 1988. Semantik: Pengantar Studi Tentang Makna. Bandung: Sinar Baru.

Amir, Adriyetti. 2013. Sastra Lisan Indonesia. Yogyakarta: ANDI.

Danandjaja, James. 2002. Folklor Indonesia: Ilmu gosip, dongeng, dan lain-lain. Jakarta: Grafiti.

Djamaris, Edward. 1984. Menggali Khazanah Sastra Melayu Klasik. Jakarta: Depdikbud.

Endraswara, Suwardi. 2008. Metode Penelitian Psikologi Sastra. Yogyakarta: Media Presindo.

Koentjaraningrat. 1984. Manusia dan Kebudayaan Indonesia. Jakarta: Jambatan.

Pateda, Mansoer. 2001. Semantik Leksikal. Jakarta: Rineka Cipta.

Sugiarto, Eko. 2015. Mengenal Sastra Lama. Yogyakarta: ANDI.

Sukatman. 2009. Butir-Butir Tradisi Lisan Indonesia Pengantar Teori dan Pembelajarannya. Yogyakarta:

LaksBang Pressindo.

Teeuw, A. 1984. Sastra dan Ilmu Sastra. Jakarta: Pustaka Jaya.

Zaimar, Okke, K.S. 2008. ”Metodologi Penelitian Sastra Lisan” dalam Pudentia M.P.S.S (ed). 2008.

Metodologi Kajian Sastra Lisan. Jakarta: ATL.




DOI: http://dx.doi.org/10.20527/jbsp.v6i2.3749

Article Metrics

Abstract view : 1649 times
PDF - 5713 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA



Indexed By:

    

    


JURNAL BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA © 2013 by Program Studi Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Lambung Mangkurat is licensed under CC BY-NC-SA 4.0