Rescheduling of the UNKRIP Student Dormitory Building Project Based on 4D BIM

Muhammad Aiman Habibie, Irfan Prasetia

Abstract


Scheduling issues in construction projects are often the main cause of delays and cost overruns. This study aims to evaluate the effectiveness of applying 4D Building Information Modeling (BIM) in the scheduling of the Student Dormitory Building Project at the Christian University of Palangka Raya (UNKRIP). The method integrates a 3D model from Autodesk Revit, scheduling data from Microsoft Project, and time-based simulation using Autodesk Navisworks Manage. Labor productivity data were obtained from a similar reference project to calculate activity durations more realistically based on field conditions.

The results show that the application of 4D BIM reduced the project duration from the initial plan of 133 days to 116 days. Visualization of the work sequence through the time-based simulation feature in Navisworks Manage facilitates the identification of activity dependencies, work conflicts, and dynamic progress monitoring. Thus, 4D BIM has proven effective in improving scheduling accuracy and supporting more precise, data-driven decision-making in construction project management.


Keywords: 4D BIM, Project Scheduling, Construction Management, Navisworks Manage, Student Dormitory, Productivity Analysis, Revit Modeling


Full Text:

PDF

References


Adriyansyah. (2019). Building Information Modeling (BIM) 4D: Kombinasi model 3D dan lokasi untuk proses konstruksi.

Afsari, K. (2012). Keuntungan penggunaan BIM pada proses desain: Kolaborasi dan visualisasi awal yang akurat.

Ari, I (2020). Penerapan BIM (Building Information Modelling) untuk analisis volume pekerjaan gedung kantor DPRD Kota Banjarbaru.

Azhar, S. (2011). Building Information Modeling (BIM): Trends, benefits, risks, and challenges for the AEC industry Leadership and Management in Engineering, 11(3), 241–252.

Azzahra, P. (2023). Analisis penjadwalan menggunakan bantuan aplikasi komputer pada proyek pembangunan mesjid at-taqwa banjarbaru.

Boya, J., Qi, Z., & Jin, Z. (2014). Faktor-faktor penghambat penerapan BIM dalam proyek konstruksi.

Cahyaningsih, Y. (2021). Analisis penjadwalan ulang menggunakan metode PDM (precedence diagram method) dan mitigasi (studi kasus proyek pembangunan rumah susun BBPJN XI/PJN I kalimantan).

Fathonah, I (2023). Estimasi ulang biaya proyek pembangunan gedung Puskesmas Guntung Payung Banjarbaru dengan sistem BIM (building information modeling) based cost estimation.

Fidia, K. B. E. (2023). Studi independen bersertifikat BIM Structure beginners to advanced di PT. Mandutama Multisarana Teknik.

Garrido, J., et al. (2017). Efisiensi simulasi dan visualisasi BIM 4D dalam perencanaan proyek konstruksi.

Ghaffarianhoseini, A., et al. (2017). BIM uptake: Benefits, risks, and challenges. Renewable and Sustainable Energy Reviews, 75, 1046–1053.

HyounSeok, C., et al. (2015). Building Information Modeling for construction scheduling optimization.

Jacobsson, M., & Merschbrock, C. (2018). Tantangan implementasi BIM: Studi literatur dan wawancara mendalam.

Lumombang, R. C., Mara, J., & Kusuma, A. (2023). Produktivitas tenaga kerja pada pekerjaan kolom (Studi kasus: Proyek pembangunan gedung Education Center Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Tahap I Universitas Hasanuddin). Paulus Civil Engineering Journal (PCEJ).

Marina, P. (2021). Metode Work Breakdown Structure (WBS) untuk identifikasi aktivitas proyek.

Minawati, S. (2017). BIM sebagai sarana interaksi digital dalam desain bangunan.

Moon, S., et al. (2015). Analisis tumpang tindih pekerjaan dalam BIM 4D.

Nainggolan, J. (2024). Analisis penerapan BIM (Building Information Modeling) pada proyek yang melakukan CCO (Contract Change Order) (Studi kasus: Proyek pembangunan Laboratorium Terpadu ULM).

Nugrahini, M. (2020). Perbandingan BIM dan metode tradisional dalam siklus hidup proyek konstruksi.

Nurcahya, N. R. (2022). Penjadwalan ulang menggunakan metode pdm dengan microsoft project 2021 pada proyek peningkatan kualitas permukiman kumuh perkotaan air santri, Kabupaten Banjar.

PUPR. (2016). Peraturan Menteri PUPR Nomor 28 tentang Analisis Harga Satuan Pekerjaan (AHSP).

Rabiah (2020). Evaluasi penjadwalan menggunakan precedence diagram method dan percepatan menggunakan crash program (studi kasus gedung badan keuangan daerah tahap I).

Sacks, R., Eastman, C., Lee, G., & Teicholz, P. (2018). BIM Handbook: A guide to Building Information Modeling for owners, managers, designers, engineers, and contractors. John Wiley & Sons.

Safitri, N. (2022). Metode penjadwalan proyek konstruksi: Critical Path Method (CPM) dan Precedence Diagram Method (PDM).

Sakti, C.W. (2020). Permodelan dengan menerapkan konsep bim 4 dimensi menggunakan software tekla campus (pembangunan gedung rapat BAKEUDA Provinsi Kalimantan Selatan tahap 1).

Sekarsari, J., & Rizky, H. (2019). Studi faktor penghambat implementasi BIM dalam proyek konstruksi di Indonesia.

Smith, D. K. (2014). BIM and the construction management: Proven tools, methods, and workflows. Wiley.

Soeharto, I. (1999). Critical Path Method (CPM): Analisis jalur kritis dalam proyek konstruksi.

Trihendradi, C. (2008). Manfaat Microsoft Project dalam penjadwalan proyek.

Winata, A. (2021). Penerapan metode PDM dalam penjadwalan proyek.

Zhang, X., et al. (2022). Kurangnya pemahaman terkait penggunaan BIM dan dampaknya terhadap proyek konstruksi.




DOI: https://doi.org/10.20527/crc.v10i7.20796

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Muhammad Aiman Habibie, Irfan Prasetia



Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License. 

joomla
statistics View My Stats

Indexed By:

 

GOOGLE SCHOLAR : Kutipan = 2, H-index = 1, i10-index = 0