ANALISIS DAMPAK RELOKASI PASAR TERHADAP PEDAGANG SAYUR (PASAR BAUNTUNG BANJARBARU)

Aldi Ahmad Romadon, Ahmad Yousuf Kurniawan, Hamdani Hamdani

Abstract


Relokasi Pasar Banjarbaru memberikan dampak positif dan negative pada seluruh pedagang sayur. Penelitian ini bertujua nuntuk menganalisis perbedaan pendapatan pedagang sayur sebelum dan sesudah di relokasi ke pasar Bauntung Banjarbaru, dan persepsi pedagang sayur terhadap relokasi dan kondisi pasar relokasi. Penelitian ini dilakukan di lokasi Pasar Bauntung Banjarbaru yang beralamatkan Jl. RO Ulin, Loktabat Selatan, Kecamatan Banjarbaru Selatan, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Penelitian ini dilakukan kepada para pedagang sayur sebagai subyek penelitian. Pedagang yang hanya berjualan sayur saja di Pasar Bauntung Banjarbaru berjumlah 30 pedagang yang semuanya telah mengalami relokasi dari pasar Bauntung Banjarbaru lama. Dampak negatif dari relokasi Pasar Banjarbaru adalah menurunnya pendapatan pedagang sayur akibat dari relokasi pasar. Juga letak pasar yang baru kurang strategis karena agak jauh dari tengah kota. Rata-rata pendapatan per bulan para pedagang sayur turun sebesar 9%. Uji statistic menunjukan penurunan tersebut signifikan. Dampak positif dari relokasi Pasar Banjarbaru adalah tertatanya ruko-ruko yang sebelumnya terlihat kumuh dan kotor, sekarang lebih rapi dan jauh lebih bersih. Persepsi para pedagang sayur di pasar Bauntung Banjarbaru mengenai proses relokasi pasar banyak yang merasa tidak puas, karena tidak adanya bantuan untuk proses relokasi dankurangnya transparansi oleh pihak pemerintah. Namun di sisilain para pedagang sayur berpersepsi merasa cukup puas terhadap pengelolaan Pasar Bauntung yang baru, karena banyak fasilitas yag disediakan oleh pemerintah untuk membantu para pedagang sayur untuk beraktifitas di Pasar Bauntung yang baru tersebut.

Full Text:

PDF

References


Andriyani. (2016). Dampak PerpindahanLokasi Pasar Sentral Terhadap Pendapatan Pedagang dan Penerimaan Retribusi Pasar di Kabupaten Buton Utara. Skripsi. Universitas Helu Eleo.

Djarwanto & Subagyo. (2000). Statistik Induktif. Yogyakarta: BPFE.

Pamuji, R, H. Fajeri, A. Y. Kurniawan. (2020). Analisis Kelayakan Finansial Usahatani Sayuran Hidroponik di Kota Banjarbaru (Studi Kasus pada Usahatani Sayuran Hidroponik Casul Farmer). Frontier Agribisnis, 1 (4): 75-83

Pemerintah Kota Banjarbaru. (2021). Rencana Pemindahan Pedagang Pasar Bauntung Ke Stadion Mini Gawisabarataan Kota Banjarbaru. Banjarbaru




DOI: https://doi.org/10.20527/frontbiz.v8i1.12256

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2024 Frontier Agribisnis





Frontier Agribisnis is published by Lambung Mangkurat University
Managed by Agribusiness Study Program, Faculty of Agriculture
Jl. Jend. Ahmad Yani Km. 36, Banjarbaru, Kalimantan Selatan 70714, Indonesia
Email: [email protected]
 

 Creative Commons License

Frontbiz is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License
 
© Copyright 2017 - Frontier Agribisnis