ANALISIS USAHATANI TANAMAN BAYAM DAN SAWI DI DESA KAMPUNG BARU KECAMATAN KUSAN HILIR KABUPATEN TANAH BUMBU PROVINSI KALIMANTAN SELATAN

Zulkar Hamidi, Hairi Firmansyah, Mariani Mariani

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyelenggaraan usahatani sayuran bayam dan sayuran sawi, menganalisis biaya, penerimaan, keuntungan, dan kelayakan serta mengetahui permasalahan petani sayuran bayam dan sayuran sawi. Sebanyak 32 orang disurvei memakai metodologi sensus. Temuan penelitian menunjukkan bahwa budidaya bayam dan sawi memberikan hasil panen yang baik, dimulai dari penyiapan lahan dan dilanjutkan dengan penanaman dan pemeliharaan, serta mengikuti metode teknis yang tepat dalam menanam tanaman tersebut. Rata-rata biaya total yang harus dikeluarkan petani sebesar Rp944.992 per usahatani dengan rata-rata biaya variabel sebesar Rp773.063 per usahatani dan rata-rata biaya tetap sebesar Rp171.929 per usahatani. Rata-rata penerimaan usahatani sayuran bayam dan sayuran sawi diperoleh sebesar Rp2.846.250 per usahatani. Sedangkan rata-rata keuntungan usahatani sayuran bayam dan sayuran sawi Rp1.901.258 per usahatani. Hasil evaluasi menampilkan bahwa kelayakan usahatani sayuran bayam dan sayuran sawi di Desa Kampung Baru Kecamatan Kusan Hilir Kabupaten Tanah Bumbu yakni sekitar 1,81. Nilai BCR lebih besar dari 1, yang mengindikasikan bahwa usahatani tersebut dapat dianggap sebagai usahatani layak untuk diteruskan. Pada usahatani sayuran bayam dan sayuran sawi mempunyai masalah pada hama dan harga jual. Hama ulat grayak dan ulat perusak daun yang menyerang pada tanaman sawi dan tanaman bayam, sedangkan untuk permasalahan harga jual dimana harga jual sayuran yang mengalami ketidakstabilan ketika adanya para pedagang sayuran dari luar daerah menjual hasil kebunnya di pasar daerah kusan hilir.

Full Text:

PDF

References


Badan Pusat Statistika Kabupaten Tanah Bumbu. 2021. Kecamatan Kusan Hilir 2021.

Dewi, E. T., Yusuf, A., & Husaini, M. (2019). Analisis Pendapatan dan Kesejahteraan Petani Karet Rakyat Desa Batu Merah, Kecamatan Lampihong, Kabupaten Balangan. Frontier Agribisnis, 3(4),147.

Ely, A., & Darwanto, D, H. (2014). Analisis Kelayakan Usaha dan Strategi Pengembangan Budidaya Rumput Laut Di Kabupaten Seram Bagian Barat. Agro Ekonomi. 25(2), 171.

Harinta, Y. W., Basuki, J. S., & Sukaryani, S. 2018. Pemetaan dan Pengembangan Agribisnis Komoditas Unggulan Sayuran di Kabupaten Karanganyar. Jurnal Agriekonomika. 7(1): 37–45.

Herianti, V. 2020. Analisis pendapatan pada usahatani nilam di desa torpedo jaya Kecamatan sabbang Kabupaten Luwu Utara. Universitas Muhammadiyah Makasar.

Rahmayani. 2019. Kontribusi sektor pertanian terhadap pertumbuhan ekonomi di kabupaten nunukan provinsi Kalimantan timur. Universitas Muhammadiyah Makassar.

Septiadi, D, & Nursan, M. 2020. Optimasi Produksi usaha tani sebagai upaya peningkatan pendapatan petani sayuran di kota Mataram. Agrifo, 5(2), 87-96.

Soekartawi. 2006. Analisis Usahatani. UI Press.Jakarta.

Soetrisno, Anik S., & Rijanto. 2003. Pengantar Ilmu Pertanian. Banyumedia Publishing. Jember.

Suratiyah, K. 2015. Ilmu Usahatani. Penebar Swadaya. Jakarta.




DOI: https://doi.org/10.20527/frontbiz.v8i1.12266

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2024 Frontier Agribisnis





Frontier Agribisnis is published by Lambung Mangkurat University
Managed by Agribusiness Study Program, Faculty of Agriculture
Jl. Jend. Ahmad Yani Km. 36, Banjarbaru, Kalimantan Selatan 70714, Indonesia
Email: [email protected]
 

 Creative Commons License

Frontbiz is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License
 
© Copyright 2017 - Frontier Agribisnis