ANALISIS SERAPAN TENAGA KERJA SEKTOR PERTANIAN DI KABUPATEN TANAH LAUT

Sarianah Sarianah, Muhammad Husaini, Rifiana Rifiana

Abstract


Industri pertanian diperkirakan akan memiliki tingkat penyerapan tenaga kerja tertinggi di Kalimantan Selatan pada tahun 2020, karena menyerap sebagian besar angkatan kerja di wilayah tersebut. Sebagai akibatnya, ketergantungan Provinsi Kalimantan Selatan pada sektor pertanian dalam menyerap tenaga kerja menjadi sangat signifikan. Oleh karena itu, perlu dilakukan evaluasi terhadap kecenderungan penyerapan tenaga kerja dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti PDRB, luas lahan, dan upah minimum, karena faktor-faktor ini memiliki dampak yang besar terhadap serapan tenaga kerja. Penelitian ini difokuskan di Provinsi Kalimantan Selatan, dengan mempertimbangkan bagaimana upah minimum provinsi, luas lahan yang digunakan untuk pertanian, dan PDRB) sektor tersebut mempengaruhi lapangan kerja di industri pertanian. Data sekunder untuk penelitian ini, pada tahun 2010 hingga 2022, diberikan oleh BPS dan Departemen Pertanian, Tanaman Pangan, dan Hortikultura. Berdasarkan penelitian, terdapat kecenderungan perubahan PDRB sektor pertanian, tingkat penyerapan tenaga kerja, luas lahan pertanian di Kabupaten Tanah Laut, dan upah minimum di provinsi Kalimantan Selatan terjadi secara cepat. PDB sektor pertanian adalah 6,20 persen, variabel rata-rata pengembangan tenaga kerja adalah 1,5 persen, area di bawah pertanian adalah 0,74 persen, dan upah minimum adalah 5,44 persen. Produktivitas Domestik Regional Bruto (PDRB) sektor pertanian Kabupaten Tanah Laut, ukuran daerah pertanian Kabupaten Tanah Laut, dan upah minimum provinsi Kalimantan Selatan semuanya berdampak pada perekrutan tenaga kerja pada saat yang bersamaan., dengan demikian, PDB sektor pertanian memiliki dampak yang patut dicatat dan menguntungkan pada penyerapan tenaga kerja. Namun, upah minimum Kabupaten Tanah Laut dan luas lahan yang fluktuatif berdampak negatif pada kemampuan daerah untuk menyerap tenaga kerja dari industri pertanian

Full Text:

PDF

References


Badan Pusat Statistik. (2019). Statistik Indonesia 2019. Badan Pusat Statistik.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Tanah Laut.(2022). Kabupaten Tanah Laut Dalam Angka 2022. Badan Pusat Statistik Kabupaten Tanah Laut.

Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Selatan. (2021). Provinsi Kalimantan Selatan Dalam Angka 2021. Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Selatan.

Feriyanto, N. (2014). Ekonomi Sumber Daya Manusia Dalam Perspektif Indonesia. UPPSTIM YKPN.

Istiana, A., Husaini, M., & Anjardiani, L. (2023). Analisis Penyerapan Tenaga Kerja Sektor Pertanian di Provinsi Kalimantan Selatan. Frontier Agribisnis, 7(1), 24–29.

Soekartawi, S. (2007). E-Agribisnis: Teori dan Aplikasinya. Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI).

Sulistiawati, R. (2012). Pengaruh Upah Minimum Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja dan Kesejahteraan Masyarakat di Provinsi di Indonesia. Jurnal Eksos, 8, 203.

Tambunan, T. T. H. (2003). Perkembangan Sektor Pertanian di Indonesia : Beberapa Isu Penting. Ghalia Indonesia.




DOI: https://doi.org/10.20527/frontbiz.v8i1.12271

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2024 Frontier Agribisnis





Frontier Agribisnis is published by Lambung Mangkurat University
Managed by Agribusiness Study Program, Faculty of Agriculture
Jl. Jend. Ahmad Yani Km. 36, Banjarbaru, Kalimantan Selatan 70714, Indonesia
Email: [email protected]
 

 Creative Commons License

Frontbiz is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License
 
© Copyright 2017 - Frontier Agribisnis