Strategi Pemasaran Usaha Industri Rumah Tangga Pengolahan Tape di Kecamatan Gambut Kabupaten Banjar (Studi Kasus pada Industri Rumah Tangga Kios Tape Ibu Hamimah)
Abstract
Abstrak. Industri pengolahan tape memiliki potensi dalam kegiatan pemasaran yang dapat dikembangkan karena lokasi industri berada di Kecamatan Gambut yang salah satu desanya terkenal sebagai kampung tape dan menjadi salah satu destinasi wisata kuliner di Kabupaten Banjar. Namun industri pengolahan tape masih termasuk industri berskala rumah tangga dengan banyak permasalahan pada bidang pemasaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman serta menganalisis strategi pemasaran pada industri rumah tangga Kios Tape Ibu Hamimah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis SWOT. Hasil penelitian diperoleh faktor kekuatan pemasaran pada industri adalah lokasi toko sudah terdaftar di aplikasi Google Maps, pengawasan mutu yang ketat, sudah memiliki pelanggan tetap, kuntinuitas ketersediaan produk, produk sudah dijual secara online, kemasan rapi dan udah di bawa serta produk terbuat dari bahan alami. Kelemahan yang dimiliki industri adalah izin PIRT belum diperpanjang, belum tersertifikasi halal, belum memiliki label pada kemasan, reseller memiliki kendali di dalam sistem pemasaran, produk tidak tahan lama, varian produk kurang banyak, bentuk produk belum memiliki ciri khas, segmentasi produk terbatas dan dana promosi terbatas. Peluang yang dimiliki industri adalah memiliki lokasi industri terkenal sebagai kampung tape, banyak acara promosi pemasaran dari pemerintah, banyak industri berbahan baku tape, banyak masyarakat yang membeli tape pada hari-hari tertentu, produk terkenal di Kecamatan Gambut, banyak model penjualan online, daya beli masyarakat meningkat dan perkembangan teknologi transportasi, informasi dan telekomunikasi. Sedangkan ancaman yang ada pada industri adalah pengurusan perizinan usaha rumit, banyak pesaing usaha, meningkatnya harga bahan bakar, sulit mendapatkan bahan baku berkualitas dan adanya kebijakan pemerintah. Strategi pemasaran industri yang disarankan adalah strategi defersifikasi atau strategi ST (Strengths-threaths) yaitu menggunakan kekuatan untuk meminimalkan ancaman yang ada dengan cara mempertahankan loyalitas pelanggan, memperluas jaringan pemasok bahan baku dan melakukan manajemen persediaan bahan baku yang baik.
Kata kunci: industri rumah tangga, pengolahan tape, strategi pemasaran, analisis SWOT
Full Text:
PDFReferences
Badan Pusat Statistik. 2018. Sektor Pertanian Tahun 2019. BPS, Jakarta
Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Banjar. 2019. Data industri rumah tangga di Kecamatan Gambut tahun 2018. Disperindag, Banjar
Rangkuti, Freddy. 2018. Analisis SWOT Teknik Membedah Kasus Bisnis, Gramedia Pustaka Utama. Jakarta
Soekartawi. 2001. Pengantar Agroindustri. PT Raja Grafindo Persada. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta
DOI: https://doi.org/10.20527/frontbiz.v3i3.1300
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2019 Frontier Agribisnis
Managed by Agribusiness Study Program, Faculty of Agriculture
Email: [email protected]




.png)



