Tingkat Kecemasan Komunikasi dan Kepuasan Kerja Penyuluh Pertanian Lapangan di Kabupaten Balangan
Abstract
Abstrak. Indonesia merupakan negara agraris, dimana sebagian besar penduduknya merupakan petani. Penyuluhan pertanian memiliki peranan penting dalam pembangunan pertanian, yaitu sebagai agen pengubah (agent of change). Terdapat hubungan antara penyuluhan pertanian dan faktor psikologis. Faktor-faktor yang dapat meningkatkan kinerja antara lain pendidikan formal dan faktor psikologis yaitu harga diri, kecemasan berkomunikasi, kepuasan kerja, dan motivasi berprestasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kecemasan komunikasi yang dimiliki oleh penyuluh pertanian lapangan di kabupaten Balangan, mengetahui tingkat kepuasan kerja yang dimiliki oleh penyuluh pertanian lapangan di Kabupaten Balangan. Populasi penelitian ini adalah seluruh penyuluh yang ada di Kabupaten Balangan yang berjumlah 51 orang. Penarikan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik pengambilan sampel secara acak proporsional dengan jumlah sampel yang diinginkan sebanyak 25 orang. Hasil analisis bahwa tingkat kecemasan komunikasi responden penyuluh di Kabupaten Balangan berada pada skor 50% yang masuk pada kategori rendah. Artinya kecemasan komunikasi tidak begitu dirasakan penyuluh. Tingkat kepuasan kerja responden penyuluh di Kabupaten Balangan berada pada skor 78,00% (tinggi). Artinya kepuasan kerja yang dirasakan penyuluh sudah dalam kategori baik.
Kata kunci: kecemasan komunikasi, kepuasan kerja
Full Text:
PDFReferences
Mulyana D, 2011. Ilmu Komunikasi. PT. Rosdakarya, Bandung
Robbins, S. P & Judge T. A. 2008. Perilaku Organisasi, Edisi 12, Jilid 1 dan 2, Terjemahan: Penerbit Salemba Empat, Jakarta
Suparyono, 2007. Padi. Penerbit Swadaya, Jakarta
DOI: https://doi.org/10.20527/frontbiz.v3i3.1314
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2019 Frontier Agribisnis
Managed by Agribusiness Study Program, Faculty of Agriculture
Email: [email protected]




.png)



