Analisis Kelayakan dan Risiko Produksi pada Usahatani Cabai Besar di Kecamatan Tanta Kabupaten Tabalong

Witty Oktavia, Karimal Arum Shafriani

Abstract


Kabupaten Tabalong merupakan salah satu sentra produksi cabai besar di Kalimantan Selatan, di mana Kecamatan Tanta menunjukkan fluktuasi produksi yang signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan dan risiko produksi usahatani cabai besar di kecamatan tersebut. Metode yang digunakan adalah survei dengan sampel 40 petani dari populasi 165 orang, dipilih secara simple random sampling. Data primer dikumpulkan melalui wawancara langsung, dilengkapi data sekunder dari instansi terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata biaya total usahatani adalah Rp14.219.018 (setara Rp28.018.832 per hektar), dengan penerimaan rata-rata Rp22.045.500 (Rp43.439.409 per hektar), sehingga menghasilkan keuntungan Rp7.826.482 per musim tanam. Nilai Revenue Cost Ratio (R/C Ratio) sebesar 1,55 mengindikasikan kelayakan usahatani, dimana setiap biaya Rp1 yang dikeluarkan menghasilkan penerimaan Rp1,55. Analisis risiko produksi yang diukur dengan koefisien variasi menghasilkan nilai 0,30, lebih rendah dari ambang batas 0,50, yang menunjukkan bahwa risiko produksi usahatani cabai besar di wilayah ini tergolong rendah. Simpulan penelitian menegaskan bahwa usahatani cabai besar di Kecamatan Tanta layak secara finansial dan memiliki tingkat risiko produksi yang rendah.


Keywords


Farming Feasibility; Risk Analysis; Large Chili; R/C Rasio; Coefficient of Variation

Full Text:

PDF

References


Ardiansyah, A., Kurniawan, A. Y., & Shafriani, K. A. (2023). Analisis risiko produksi tanaman cabai rawit di Kecamatan Liang Anggang Kota Banjarbaru. Frontier Agribisnis, 7(1), 165-172.

Deviyanto, A., & Aji, J. (2023). Fluktuasi harga dan efisiensi pemasaran cabai rawit di Desa Sepanjang Kecamatan Glenmore Kabupaten Banyuwangi. Jurnal Pertanian Agros, 25(1), 529-537.

Dzikrillah, I., Syafi'i, M., & Syukur, M. (2023). Studi korelasi penciri karakter kuantitatif terhadap produksi cabai hibrida IPB di dataran rendah Karawang. Jurnal Agrosains dan Teknologi, 8(2), 76-86.

Fathurrohman, Y. E. (2020). Analisis kelayakan dan risiko usahatani kentang di Desa Kutabawa Kecamatan Karangreja Kabupaten Purbalingga. Agritech: Jurnal Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Purwokerto, 22(2), 127-136.

Hartoni, H., & Shafriani, K. A. (2023). Efisiensi teknis usahatani cabai besar pada lahan pasang surut Kecamatan Cerbon Kabupaten Barito Kuala. Prosiding Seminar Nasional Lingkungan Lahan Basah, 8(2), 39-45.

Qudrotulloh, H. M., Sumarsih, E., Nuryaman, H., Mutiarasari, N. R., & Hardiyanto, T. (2022). Persepsi petani muda terhadap wirausaha di sektor pertanian (kasus pada petani muda di desa tenjonagara, kecamatan cigalontang, kabupaten tasikmalaya). Agritekh (Jurnal Agribisnis dan Teknologi Pangan), 2(2), 124-135.

Selvi, S., Rifiana, R., & Fauzi, M. (2023). Analisis usahatani cabai besar di Kelurahan Cempaka Kecamatan Cempaka Kota Banjarbaru. Frontier Agribisnis, 7(4), 123-129.

Widyasari, D., Husaini, M., & Budiwati, N. (2022). Analisis produktivitas dan risiko usahatani jagung di Desa Tanjung Kecamatan Bajuin Kabupaten Tanah Laut. Frontier Agribisnis, 6(4), 301-308.

Yusuf, W., Hasbianto, A., Husaini, M., & Sosiawan, H. (2024). Kajian kelayakan usahatani sawit rakyat diberbagai tipe luapan lahan rawa pasang surut. Jurnal Triton, 15(2), 326-343.




DOI: https://doi.org/10.20527/frontbiz.v9i3.15906

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Frontier Agribisnis

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



Frontier Agribisnis is published by Lambung Mangkurat University
Managed by Agribusiness Study Program, Faculty of Agriculture
Jl. Jend. Ahmad Yani Km. 36, Banjarbaru, Kalimantan Selatan 70714, Indonesia
Email: [email protected]
 

 Creative Commons License

Frontbiz is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License
 
© Copyright 2017 - Frontier Agribisnis