Analisis Preferensi Konsumen terhadap Pembelian Buah Durian di Kota Banjarbaru
Abstract
Indonesia sebagai negara agraris memiliki produksi durian yang fluktuatif, mencapai 1,85 juta kuintal pada 2023 secara nasional dan 410.102 kuintal di Kalimantan Selatan pada 2024, didorong peningkatan pengeluaran per kapita buah dari Rp29.251 (2020) menjadi Rp42.352 (2024). Permintaan durian di wilayah urban seperti Kota Banjarbaru meningkat seiring pertumbuhan ekonomi dan kesadaran gizi, namun preferensi konsumen terhadap atribut seperti rasa, ukuran, aroma, harga, dan warna belum teranalisis secara mendalam. Preferensi konsumen merupakan kesukaan atau pilihan konsumen terhadap suatu produk dibandingkan alternatif lainnya, yang terbentuk dari persepsi terhadap atribut. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui tahapan keputusan pembelian, (2) preferensi konsumen di Kota Banjarbaru terhadap pembelian buah durian, dan (3) atribut yang paling dipertimbangkan konsumen. Penelitian menggunakan metode survei dengan sampel sebanyak 80 responden yang dipilih accidental sampling di Kota Banjarbaru. Data dianalisis menggunakan skala Likert. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konsumen berjenis kelamin perempuan 41 (51,25%), berusia 18-28 tahun (52,25%), berpendidikan SMA (60%), berprofesi wirausaha (32,5%), dan berpenghasilan Rp.1.000.000-Rp.5.000.000. Secara berurutan, atribut yang menjadi preferensi konsumen adalah rasa yang manis legit, ukurannya besar, beraroma sangat tajam, dengan harga murah (<Rp.50.000), dan berwarna kuning. Disimpulkan bahwa atribut yang paling dipertimbangkan dilihat dari besar nilai Ao secara berurutan adalah atribut rasa, warna, harga, ukuran, dan aroma. Rasa dan warna durian paling dipertimbangkan konsumen, produsen disarankan fokus kualitas atribut ini untuk tingkatkan penjualan dan pemasaran di Banjarbaru. Produsen dan pedagang disarankan memprioritaskan pengembangan varietas dengan atribut ini untuk mengoptimalkan penjualan dan strategi pemasaran di Banjarbaru.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Abimanyu, M. F., Azis, Y., & Yanti, N. D. (2024). Analisis preferensi konsumen dalam membeli minyak goreng kemasan bermerek di Kecamatan Pelaihari. Frontier Agribisnis, 8 (1), 119-128.
Badan Pusat Statistik. (2024). Rata-rata pengeluaran perkapita buah-buahan sebulan pada tahun 2020-2024. Kalimantan Selatan: Badan Pusat Statistik.
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan. (2024). Jumlah Produksi buah durian pada tahun 2020- 2024. Kalimantan Selatan: Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan.
Ginting, B., & Sari, E. K. A. P. (2021). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi konsumen dalam pengambilan keputusan pembelian buah di pasar tradisional (Pasar Setia Budi SB Group) dan modern (Pasar Buah Pondok Indah). [Undergraduate thesis]. Universitas HKBP Nommensen.
Hariyati, T., Kusnadi, J., & Arumingtyas, E. L. (2013). Genetic diversity of hybrid durian resulted from cross breeding between Durio kutujensis and Durio zibethinus based on random amplified polymorphic DNAs (RAPDs). Asian Journal of Molecular Biology, 3, 153-157.
Mulyasari, V. K., Prasetyo, E., & Sumarjono, D. (2020). Analisis preferensi konsumen terhadap pembelian durian lokal di Kota Semarang. Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, 4(1), 87-96.
Nurjanah, N., & Ihsan N. (2013). Ancaman di balik segarnya buah dan sayur. Jakarta: Pustaka Bunda, Grup Pusapa Swara Anggota IKAPI.
Pramudiana, (2017). Perubahan perilaku konsumtif masyarakat dari pasar tradisional ke pasar modern [Unpublished manuscript].
Putri, A. N. (2017). Preferensi konsumen terhadap daging sapi di pasar tradisional Kota Padang (Studi kasus “Pasar Raya” Kota Padang) [Undergraduate thesis]. Universitas Andalas.
Rini, D., Shinta, A., & Isaskar, R. (2012). Ilmu perilaku konsumen. Malang: Universitas Brawijaya Press.
Sa’idah, M. A. (2017). Pengaruh lama penyimpanan pada refrigerator terhadap kadar alkohol buah durian (Durio zibethinus murr) [Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Surabaya].
Sayyidah, B. E., Soetriono, S., & Sugeng, R. (2017). Karakteristik dan preferensi konsumen durian lokal di Kabupaten Jember. Jurnal Agribest, 1(2), 273-984.
Sobir dan R.M. Napitupulu. (2015). Bertanam durian unggul. Jakarta Penebar Swadaya.
Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Widyasari, E. F., Rifiana, R., & Azis, Y. (2022). Preferensi konsumen terhadap minuman kemasan vitamin C di Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Tanah Bumbu. Frontier Agribisnis, 6(3), 139-145.
DOI: https://doi.org/10.20527/frontbiz.v10i2.18139
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Frontier Agribisnis

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Managed by Agribusiness Study Program, Faculty of Agriculture
Email: [email protected]




.png)



