PEMASARAN JAGUNG MANIS (Zea Mays saccharata Sturt) DI KECAMATAN BATI-BATI, KABUPATEN TANAH LAUT KALIMANTAN SELATAN
Abstract
Komoditas jagung merupakan salah satu komoditi pangan terbesar selain padi, ubi, dan tebu yang dihasilkan di Kabupaten Tanah Laut. Di Kecamatan Bati-bati mayoritas petani yang tergabung pada kelompok tani setempat menanam jagung. Pada umumnya jagung yang ditanam yaitu jagung manis. Jagung tersebut banyak didistribusikan ke luar kecamatan, bahkan ke beberapa daerah di Kalimantan Selatan. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengetahui lembaga-lembaga pemasaran yang terlibat dalam pemasaran jagung, mengingat jagung merupakan salah satu komoditas pokok selain padi untuk bahan pangan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui rantai pemasaran, serta mengetahui biaya, margin pemasaran, keuntungan dan share yang diperoleh petani, dan mengetahui masalah pemasaran jagung manis. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini ialah data primer dan data sekunder. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat 3 saluran pemasaran, yaitu rantai pemasaran pertama (petani, pedagang pengumpul, pedagang pengecer, konsumen) yang di ikuti sebanyak 13 orang petani (43,33%). Rantai pemasaran kedua (petani, pengumpul, pedagang besar, pedagang pengecer, konsumen) yg diikuti sebanyak 10 orang petani (33,34%). Pemasaran ketiga (petani, pedagang besar, konsumen) yang di ikuti sebanyak 7 orang petani (23,33%). Total biaya pada rantai pemasaran pertama sebesar Rp555,26,- ; rantai pemasaran kedua Rp840,76,-; dan total biaya pada rantai pemasaran ketiga sebesar Rp294,76,- seluruh biaya yang dikeluarkan meliputi biaya transportasi, retribusi masuk, upah pengangkutan, tali dan karung. Margin total rantai pemasaran pertama sebesar Rp1.156,- ; rantai pemasaran kedua sebesar Rp1.476,- ; dan rantai pemasaran ketiga sebesar Rp 1.076,-. Keuntungan total rantai pemasaran pertama sebesar Rp 600,74,- ; rantai pemasaran kedua sebesar Rp635,24,- ; dan rantai pemasaran ketiga sebesar Rp781,00,-. Share petani rantai pemasaran pertama 59,86%, selanjutnya rantai pemasaran kedua 53,87%, dan rantai pemasaran ketiga 57,46%
Full Text:
PDFDOI: https://doi.org/10.20527/frontbiz.v4i3.2913
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2021 Frontier Agribisnis
Frontier Agribisnis is published by Lambung Mangkurat University
Managed by Agribusiness Study Program, Faculty of Agriculture
Managed by Agribusiness Study Program, Faculty of Agriculture
Jl. Jend. Ahmad Yani Km. 36, Banjarbaru, Kalimantan Selatan 70714, Indonesia
Email: [email protected]
Email: [email protected]
Frontbiz is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License
© Copyright 2017 - Frontier Agribisnis




.png)



