Analisis Profit dan Strategi Pemasaran pada Usaha Dagang Pisang Keju di Banjarbaru

Edwin Thomas Ramadhany, Luthfi Fatah, Nina Budiwati

Abstract


Pisang keju sebagai salah satu produk olahan umumnya dijual dipinggir jalan, sehingga perlu strategi pemasaran agar terjadi peningkatan jumlah yang dipasarkan. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui biaya, penerimaan serta profit penjualan produk pisang keju, untuk mengetahui strategi pemasarannya, serta mengetahui permasalahan apa yang dihadapi usaha pisang keju di Banjabaru. Penelitian dilaksanakan di Kota Banjarbaru pada bulan September sampai Desember 2021. Pemilihan lokasi ini dilaksanakan dengan cara sengaja (purposive) dengan pertimbangan di Banjarbaru didapatkan sebanyak 50 orang penjual pisang keju. Penarikan contoh dalam penelitian ini dilaksanakan dengan metode purposive sampling. Untuk mengetahui biaya, penerimaan dan profit penjualan produk pisang keju menggunakan rumus ekonomi pertanian dan untuk mengetahui strategi pemasaran pada usaha pisang keju menggunakan analisis SWOT. Berdasarkan penelitian, rata-rata biaya total usaha dagang pisang keju sebesar Rp 396.675,00 per hari dengan rata-rata penerimaan yang didapat sebesar Rp510.000,00 per hari dan rata-rata profit sebesar Rp113.325,00 perhari dengan penjualan pisang sebanyak 12,75 kg. Permasalahan yang dihadapi usaha pisang keju di Banjarbaru menyatakan tiga responden mempunyai masalah ketika menaiknya harga bahan baku mempengaruhi profit dari penjualan berkurang. Solusi dari permasalahan dengan cara merubah ukuran pisang keju menjadi sedikit lebih kecil atau mengurangi porsi pisang keju dalam 1 kotaknya. Empat responden mempunyai masalah ketika menghadapi pesanan yang meningkat sedangkan simpanan bahan produksi belum tersedia memenuhi permintaan tersebut, solusi dari permasalahan tersebut yaitu bisa bekerja sama dengan pemasok stok pisang yang berada di daerah Banjarbaru atau di luar daerah Banjarbaru. Tiga responden mempunyai masalah kurangnya keahlian dalam menggunakan media sosial sebagai upaya promosi produk yang dihasilkan, solusi dari permasahan tersebut yaitu dengan mengenalkan penggunaan fungsi media sosial dalam meningkatkan penjualan produk. 

Full Text:

PDF

References


Ario. 2010. Menuju Swasembada Pangan, Revolusi Hijau II: Introduksi Managemen Dalam Pertanian, RBI, Jakarta.

Badan Pusat Statistik Pertanian Hortikultura Indonesia Kota Banjarbaru 2020. Kalimantan Selatan Dalam Angka Tahun2019. Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Selatan.

Prabawati, S., Suyanti., dan D. A. Setyabudi.2008. Teknologi Pascapanen dan Teknik Pengolahan Pisang. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Departemen Pertanian. 68 hlm.

Rangkuti, F. 2018. Analisis SWOT Teknik Membedah Kasus Bisnis. Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.

Sukirno. 2009. Mikro Ekonomi Teori Pengantar. Edisi Ketiga. PT Raja GafindoPersada. Jakarta.




DOI: https://doi.org/10.20527/frontbiz.v5i3.5940

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Frontier Agribisnis





Frontier Agribisnis is published by Lambung Mangkurat University
Managed by Agribusiness Study Program, Faculty of Agriculture
Jl. Jend. Ahmad Yani Km. 36, Banjarbaru, Kalimantan Selatan 70714, Indonesia
Email: [email protected]
 

 Creative Commons License

Frontbiz is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License
 
© Copyright 2017 - Frontier Agribisnis