Analisis Risiko Produksi Bawang Merah (Allium Ascalonicum L.) di Desa Suato Lama Kecamatan Salam Babaris Kabupaten Tapin

Indri Anggraini, Muhammad Fauzi, Rifiana Rifiana

Abstract


Provinsi Kalimantan Selatan adalah penghasil bawang merah tertinggi di Pulau Kalimantan, Kabupaten yang mampu menopang kekurangan pasokan bawang merah dari luar yaitu Kabupaten Tapin, Salah satu kecamatan yang mendukung pengembangan usahatani bawang merah yaitu Kecamatan Salam Babaris, desa yang dijadikan sebagai pengembangan bawang merah yaitu Desa Suato Lama. Usahatani bawang merah terdapat kendala dan hambatan yaitu hasil panen berbeda dengan yang diharapkan, serangan hama dan penyakit, iklim dan cuaca yang tidak dapat diperkirakan, kemarau, musim penghujan mengakibatkan gagal panen sehingga produksi anjlok dan produktivitas rendah. Kendala tersebut menunjukkan bahwa mengalami risiko produksi. Tujuan penelitian yaitu mengetahui teknis penyelenggaraan usaha bawang merah dan sumber risiko berkaitan kegiatan budidaya bawang merah dan analisis besarnya risiko produksi pada budidaya bawang merah pada Desa Suato Lama. Data dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Pengambilan sampel dengan Propotionated random sampling, dengan 30 responden petani bawang merah. Sumber penyebab risiko produksi adalah musim yang tidak menentu hama dan penyakit. Data Expected Return diperoleh sebesar 1,848, berarti petani bawang merah menginginkan hasil sebesar 1,848 ton/ha dengan risiko produksi 10 % dengan berbagai kondisi yang telah dihitung, Nilai pada Coefficient Variation pada pehitungan risiko produksi sebesar 0,101 yang berarti bahwa usahatani bawang merah di Desa Suato Lama memiliki tingkat risiko yang rendah, dan diperoleh nilai Coefficient Variation sebesar 0,101. Artinya setiap satu kilogram bawang merah akan mengalami risiko sebesar 10%.

Full Text:

PDF

References


Badan Pusat Statistik Indonesia. 2018. Produksi Tanaman Bawang Merah Menurut Provinsi. Jakarta: BPS Indonesia

Badan Pusat Statistik Kalimantan Selatan. 2019. Provinsi Kalimantan Selatan Dalam Angka 2019. Raya: Badan Pusat Statistik Kalimantan Selatan.

Badan Pusat Statistik Provinsi Sulawesi Selatan. 2017. Statistik Tanaman Hortikultura Provinsi Sulawesi Selatan 2017. Sulawesi Selatan

Dinas Pertanian. 2019. Luas tanam, Luas Panen, dan Produksi tanaman Bawang Merah Kabupaten Tapin

Elton, E.J. dan M.J. Gruber. 1995. Risk Reducation and Portfolio Size: An Analytical Solution. Journal of Business 50:415-37.

Kementerian Pertanian Direktorat Jenderal Hortikultura, 2016. Statistik Produksi Hortikultura 2015. Jakarta : Direktorat Jenderal Hortikultura, Kementerian Pertanian.

Mutiasari, R. dan D. Meitasari. 2019. Analisis Risiko Produksi Usahatani Bawang Merah di Kota Batu, Malang. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Vol 3, No 3.

Walpole, R. E. 1982. Pengantar Statistika. Edisi ke-3. Terjemahan Bambang Sumantri. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.

Waluyo, N. dan R. Sinaga. 2015. Bawang Merah yang Dirilis oleh Balai Penelitian Sayuran. Iptek Tanaman Sayuran No.004, Januari 2015. Tanggal diunggah 21 Januari 2015.




DOI: https://doi.org/10.20527/frontbiz.v5i1.6027

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Frontier Agribisnis





Frontier Agribisnis is published by Lambung Mangkurat University
Managed by Agribusiness Study Program, Faculty of Agriculture
Jl. Jend. Ahmad Yani Km. 36, Banjarbaru, Kalimantan Selatan 70714, Indonesia
Email: [email protected]
 

 Creative Commons License

Frontbiz is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License
 
© Copyright 2017 - Frontier Agribisnis