Analisis Finansial Jamu (Studi Kasus Pada “Cafe Jamu” di Kampung Pejabat Kelurahan Loktabat Selatan Kecamatan Banjarbaru Selatan)

Herma Sari, Mira Yulianti, Sadik Ikhsan

Abstract


Perindustrian merupakan salah satu sektor yang peranannya sangat membantu dalam meningkatkan perekonomian di Indonesia. Peningkatan industri kecil dan rumah tangga juga diperhatikan oleh pemerintah sekarang ini, dan tidak lagi terfokus hanya kepada perkembangan industri besar dan sedang saja. Pada negara-negara yang sedang berkembang peranan industri kecil dan rumah tangga penting untuk peningkatan pembangunan, dikarenakan dapat menciptakan lapangan kerja yang banyak, adanya kesempatan usaha yang tercipta serta memperbanyak pertumbuhan pembangunan. Untuk sebagian jenis kegiatan peningkatan ekspor juga dapat dilakukan oleh industri ini. Salah satu usaha rumah tangga di Kelurahan Loktabat Selatan Kabupaten Banjar bernama Cafe Jamu yang khususnya berada di Kampung Pejabat, industri ini bergerak pada pembuatan hasil pertanian menjadi sebuah produk yaitu jamu. Cafe Jamu sendiri mulai berdiri pada Maret 2017 pemiliknya adalah sepasang suami istri yaitu Bapak Tarmuji dan istri beliau bernama Sukarni yang sekaligus sebagai pekerja di Cafe Jamu tersebut. Awal mula mendirikan Cafe Jamu adalah karena di kampung pejabat itu sendiri dijadikan ikon jamu untuk Kota Banjarbaru maka Bapak Tarmuji berinisiatif mendirikan tempat khusus jamu yang semua kalangan dapat menikmati jamu dan sekaligus mengenalkan jamu kepada kalangan muda betapa banyak manfaat dari mengkonsumsi jamu. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui seberapa besar biaya, penerimaan, keuntungan, kelayakan usaha, BEP (Break Even Point), serta faktor-faktor yang mempengaruhi produksi Cafe Jamu. Metode yang digunakan dalah studi kasus , metode ini hanya menerapkan penelitian pada satu kasus saja, Sedangkan untuk menentukan jumlah responden konsumen menggunakan Accidental Sampling. Hasil perhitungan menyatakan RCR<1 yaitu 0,94 yang artinya bahwa usaha Cafe Jamu ini tidak menguntungkan. Disarankan memberikan pelatihan kepada karyawan dalam hal pembukuan keuangan sehingga mempermudah pemilik dalam menghitung pendapatan dan pengeluaran usaha Cafe Jamu secara rinci.

Kata kunci: cafe jamu, jamu, biaya


Full Text:

PDF

References


Badan Pusat Statistik, 2017. Kecamatan Banjarbaru Selatan Dalam Angka Tahun 2017. Banjarbaru.

Hubies, M. 2009. Kajian Pengelolaan Usaha Kecil Menengah Dari Segi Kelayakan Pemasaran dan Keuangan (Studi Kasus UKM Bogor).IPB. Bogor

Kasim, Syarifuddin. 1997. Petunjuk Praktis Menghitung Keuntungan dan Pendapatan Usahatani. Fakultas Pertanian UNLAM. Banjarbaru

Rangkuti, F. 2016. Analisis SWOT Strategi Promosi yang Kreatif. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.




DOI: https://doi.org/10.20527/frontbiz.v3i1.698

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Frontier Agribisnis





Frontier Agribisnis is published by Lambung Mangkurat University
Managed by Agribusiness Study Program, Faculty of Agriculture
Jl. Jend. Ahmad Yani Km. 36, Banjarbaru, Kalimantan Selatan 70714, Indonesia
Email: [email protected]
 

 Creative Commons License

Frontbiz is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License
 
© Copyright 2017 - Frontier Agribisnis