Efisiensi Harga (Alokatif) pada Usahatani Tomat di Desa Rantau Keminting Kecamatan Labuan Amas Utara Kabupaten Hulu Sungai Tengah
Akhmad Zulfa, Abdurrahman Abdurrahman, Nuri Dewi Yanti
Abstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji banyak faktor yang mempengaruhi produksi tomat dan menilai implikasi harga pasar dari faktor-faktor yang digunakan oleh petani dalam memanen tomat untuk konsumsi. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Rantau Keminting Kecamatan Labuan Amas Utara Kabupaten Hulu Sungai Tengah dari bulan Maret 2021 sampai dengan Desember 2021. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah luas lahan, benih, pupuk anorganik, pupuk organik, pestisida dan tenaga kerja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode acak sederhana (simple random sampling) sebanyak 60 orang dari jumlah populasi petani 97 orang dijadikan sebagai responden dengan pertimbangan bahwa kondisi populasi relatif homogen pada luasan lahan usahatani tomat. Adapun metode pengumpulan data adalah dengan melakukan wawancara kepada petani sampel sebagai responden dengan menggunakan alat bantu daftar pertanyaan (kuesioner) yang telah disusun sebelumnya. Hasil analisis menggunakan Cobb-Douglas dalam fungsi produksi didapat bahwa hasil pengujian menggunakan taraf α yang berbeda- beda, pada luas lahan, pupuk organik, pestisida, dan tenaga kerja signifikan pada taraf uji α = 0,01. Benih signifikan pada taraf uji α = 0,05. Pupuk anorganik signifikan pada taraf uji α = 0,10, sehingga dapat diputuskan menolak H0 dan menerima H1 yang berarti bahwa semua faktor produksi yang digunakan berpengaruh nyata pada produksi tomat Hasil pengujian menggunakan analisis efisiensi alokatif pada usahatani tomat, didapat bahwa faktor produksi benih, pupuk anorganik, pupuk organik, dan tenaga kerja di daerah tersebut sudah mencapai tahap efisien. Sedangkan penggunan luas lahan tidak efisien sehingga input harus dikurangi penggunaanya (ki < 1). Sedangkan faktor produksi pestisida belum efisien sehingga penggunaan inputnya harus ditambah (ki > 1).
References
Badan Ketahanan Pangan. 2020. Direktori Pengembangan Konsumsi Pangan. Badan Ketahanan Pangan. Jakarta
Badan Pusat Statistik. 2020. Provinsi Kalimantan Selatan dalam Angka 2020. BPS. Kalimantan Selatan
Dinas Pertanian. 2020. Laporan Tahunan Dinas Pertanian Kabupaten Hulu Sungai Tengah. DISTAN. Hulu Sungai Tengah
Mosher, A. T, Menggerakkan dan Membangun Pertanian, Jakarta : Jayaguna, 1968
Pradana, (2017). Analisis Populasi Nematoda Parasit pada Lahan Tanaman Tomat dengan Sistem Tanam Monokultur dan Polikultur. Seminar Nasional Pengendalian Penyakit pada Tanaman Pertanian Ramah Lingkungan. Universitas Gadjah Mada. Hal 147-55.
Soekartawi. (1993). Agribisnis Teori dan Aplikasinya. Raja Garfindo Persada. Jakarta
DOI:
https://doi.org/10.20527/frontbiz.v6i3.7792
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2023 Frontier Agribisnis
Frontier Agribisnis is published by Lambung Mangkurat University
Managed by Agribusiness Study Program, Faculty of Agriculture
Jl. Jend. Ahmad Yani Km. 36, Banjarbaru, Kalimantan Selatan 70714, IndonesiaEmail: [email protected]
