Analisis Pertumbuhan Produktivitas Jagung di Kabupaten Tanah Laut
Abstract
Jagung merupakan salah satu komoditas penting, karena kebutuhannya yang meningkat setiap tahunnya. Salah satu daerah yang menghasilkan jagung dengan hasil tinggi adalah Kabupaten Tanah Laut, namun belum ada gambaran laju pertumbuhan produktivitas jagung dari tahun ke tahun, sehingga dilakukanlah penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis laju produktivitas jagung di Kabupaten Tanah Laut tahun 2000-2020 dan meramalkan pertumbuhan produktivitas jagung di Kabupaten Tanah Laut 2021-2025. Penelitian ini menggunakan data time series selama 21 tahun (periode dari tahun 2000 sampai dengan 2020) dengan analisis deskriptif, yakni berupa penyajian data dan meramalkan pertumbuhan produktivitas jagung dengan menggunakan persamaan regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa laju pertumbuhan produktivitas jagung di Kabupaten Tanah Laut dari tahun 2000 sampai tahun 2020 adalah 8,59%. Estimasi produktivitas jagung di Kabupaten Tanah Laut pada tahun 2021 hingga 2025 berkisar antara 10,63-15,00 ton/ha. Adapun saran dari hasil penelitian ini agar pemerintah Kabupaten Tanah Laut tetap mempertahankan luas lahan jagung seperti tidak mengizinkan adanya alih fungsi lahan, dan lebih baik lagi bisa meningkatkan luas lahan jagung dengan cara meningkatkan intensifikasi jagung yaitu pembukaan lahan baru untuk budidaya jagung sehingga estimasi produktivitas jagung di tahun selanjutnya mudah tercapai. Perlu adanya simbiosis antara pemerintah dan kementerian pertanian untuk memberikan informasi teknologi budidaya jagung terbaru yang dapat meningkatkan produksi jagung di Kabupaten Tanah Laut. Saran untuk penelitian selanjutnya untuk menganalisis faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi laju produktivitas jagung di Kabupaten Tanah Laut
Full Text:
PDFReferences
Aldillah, R. 2017. Strategi pengembangan agribisnis jagung di Indonesia. Analisis Kebijakan Pertanian, 15(1): 43-66.
Aini, L.B. 2019. Penentuan provinsi-provinsi terbaik dalam produksi jagung nasional melalui analisis kuadran atas variable produksi dan produktivitas per satuan luas lahan. Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, 3(4): 751-760.
Anggraini, N. 2021. Estimasi Jumlah Produksi Jagung dan Lahan Panen Periode 2020-2024 pada Lima Kabupaten di Sumatera Utara Menggunakan Rantai Markov. Program Studi Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Sumatera Utara. Skripsi.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Tanah Laut. 2021. Statistik Daerah Kabupaten Tanah Laut 2021. Karya Bintang Musim: Kabupaten Tanah Laut.
Badan Pusat Statistik Kalimantan Selatan. 2019. Provinsi Kalimantan Selatan Dalam Angka. Karya Bintang Musim: Kalimantan Selatan.
Bantacut, T., M.T. Akbar & Y.R. Firdaus. 2015. Pengembangan jagung untuk ketahanan pangan, industri dan ekonomi. PANGAN, 24(2): 135-148.
Budiono,A., K. Wilda & N.D. Yanti. 2012. Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produksi jagung di Kecamatan Batu Ampar Kabupaten Tanah Laut. Jurnal Agribisnis Perdesaan, 2(2): 159-171.
Mudhoffar. 2018. Peran tanaman pangan dalam perekonomian Kabupaten Bantul. Jurnal Bumi Indonesia, 7(3): 1-12.
Nugraha, D. 2019. Ketersediaan jagung berdasarkan peramalan produksi dan produktivitasnya di tengah persaingan penggunaan lahan di Indonesia. Prosiding Seminar Nasional Agroinovasi Spesifik Lokasi Untuk Ketahanan Pangan Pada Era Masyarakat Ekonomi ASEAN: Bogor. pp. 447-454.
Panikkai, S., R. Nurmalina, S. Mulatsih & H. Purwati. 2017. Analisis Ketersediaan Jagung Nasional Menuju Pencapaian Swasembada dengan Pendekatan Model Dinamik. Informatika Pertanian, 26(1), 41–48.
PT. Japfa Comfeed Indonesia. 2019. Annual Report: Heading Towards Sustainable Growth. Japfa Comfeed Indonesia: Bati-bati.
Rivani, E. & R. Sari. 2010. Kebijakan pencapaian swasembada daging sapi tahun 2014. Jurnal Ekonomi & Kebijakan Publik, 2(1): 189-220.
Sahuri. 2017. Pengembangan tanaman jagung (Zea mays L.) di antara tanaman karet belum menghasilkan. Analisis Kebijakan Pertanian, 15(2): 113-126.
Saleh, N., S.A. Rahayuningsih, B.S. Radjit, E. Ginting, D. Harnowo & I.M.J. Mejaya. 2015. Tanaman Porang: Pengenalan, Budidaya, dan Pemanfaatannya. Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan: Bogor.
Suratha, I.K. 2017. Krisis petani berdampak pada ketahanan pangan di Indonesia. Media Komunikasi Geografi, 16(1): 67-80.
Triana, M. & Istriningsih. 2016. Persepsi petani terhadap kinerja dan profitabilitas usahatani jagung hibrida Bima 2 Bantimurung di Kabupaten Grobogan, Provinsi Jawa Tengah. Jurnal Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian, 19(1): 49-59.
Wirartha, I.M. 2006. Metodologi Penelitian Sosial Ekonomi. Andi Offset: Yogyakarta.
Yusuf, H., Hasnudi & Y. Lubis. 2014. Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi produksi jagung di Kabupaten Aceh Tenggara. Agrica, 7(2): 65-73.
DOI: https://doi.org/10.20527/frontbiz.v6i4.7826
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2023 Frontier Agribisnis
Managed by Agribusiness Study Program, Faculty of Agriculture
Email: [email protected]




.png)



