Strategi Pemasaran Kerupuk Nasi di Kelurahan Lepasan Kecamatan Bakumpai Kabupaten Barito Kuala (Studi Kasus Kerupuk Nasi Cap Jembatan Rumpiang)
Abstract
Kerupuk nasi cap Jembatan Rumpiang sebagai salah satu produk olahan, yang dijual langsung ke pembeli. Sehingga perlu strategi pemasaran agar terjadi peningkatan jumlah penjualan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses produksi pembuatan kerupuk nasi, mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman pada kerupuk nasi cap Jembatan Rumpiang, dan menentukan strategi pemasaran kerupuk nasi menggunakan analisis SWOT. Jenis dan sumber data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi dua macam data, yaitu data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari sumber atau objek yang diteliti melalui pengisian kuesioner dan wawancara. Sedangkan data sekunder diperoleh dari instansi terkait, seperti Dinas Koperasi dan Industri Perdagangan Kabupaten Barito Kuala. Berdasarkan hasil penelitian menggunakan matriks IE, posisi perusahaan industri kerupuk nasi cap Jembatan Rumpiang berada pada sel I yaitu tumbuh dan membangun (growth and build). Sedangkan berdasarkan diagram SWOT posisi usaha industri kerupuk nasi cap Jembatan Rumpiang untuk pemasaran produk terletak di kuadran I.
Full Text:
PDFReferences
David, Fread R. 2004. Manajemen Strategi Konsep. Jakarta:PT. Prenhallindo:305
Rangkuti, Freddy., 1997, Analisis SWOT, Teknik Membedah Kasus Bisnis, Gramedia Pustaka Umum, Jakarta: 19 – 28
Tambunan,Tulus., 1999, Perekonomian Industri Skala Kecil di Indonesia, P.T. Mutiara Sumber Widya: 20
DOI: https://doi.org/10.20527/frontbiz.v6i4.7827
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2023 Frontier Agribisnis
Managed by Agribusiness Study Program, Faculty of Agriculture
Email: [email protected]




.png)



