Analisis Usaha Serbuk Jahe Merah di Kecamatan Landasan Ulin Kota Banjarbaru pada Masa Pandemi Covid-19 (Studi Kasus Usaha Serbuk Jahe Merah Borneo)

Sirajunnisa Sirajunnisa, Muhammad Fauzi, Kamiliah Wilda

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis biaya produksi, penerimaan, keuntungan, titik impas serta permasalahan pada usaha serbuk Jahe Merah Borneo. Berdasarkan hasil penelitian, biaya total yang dikeluarkan sebelum pandemi covid-19 (Maret 2019 - Februari 2020) sebesar Rp52.834.712 penerimaan total Rp159.400.000 serta keuntungan Rp106.565.284. Pada masa pandemi covid-19 (Maret 2020 - Februari 2021) biaya total yang dikeluarkan sebesar Rp200.703.906 penerimaan total Rp466.080.000 dan keuntungan yang diterima Rp265.376.094. Biaya total mengalami peningkatan sebesar Rp147.869.194 atau 279,87% dari biaya total sebelum pandemi covid-19, penerimaan total mengalami peningkatan sebesar Rp306.680.000 atau 192,34% dari sebelum pandemi covid-19, dan keuntungan mengalami peningkatan Rp158.810.806 atau 149,03% dari keuntungan sebelum pandemi covid-19. Hasil uji t berpasangan terdapat perbedaan keuntungan usaha serbuk Jahe Merah sebelum pandemi covid-19 dan pada masa pandemi covid-19. Kelayakan usaha serbuk Jahe Merah Borneo pada masa pandemi covid-19 sebesar 2,32. Hal ini menunjukkan bahwa usaha serbuk Jahe Merah Borneo menguntungkan dan layak untuk dijalankan. Titik impas produk serbuk Jahe Merah pada masa pandemi covid-19 (Maret 2020 - Februari 2021) kemasan 500 gram sebanyak 36,00414 kemasan dengan nilai penjualan Rp3.240.373. Produk kemasan 350 gram sebanyak 56,31982 kemasan dengan nilai penjualan Rp3.379.189. Produk kemasan 100 gram sebanyak 188,8455 kemasan dengan nilai penjualan Rp4.249.023. Produk kemasan 25 gram sebanyak 2425,985 kemasan dengan nilai penjualan Rp18.194.890. Permasalahan yang dihadapi usaha serbuk Jahe Merah Borneo pada masa pandemi covid-19 bahan baku yang tidak menentu ketersediaannya dikarenakan banyaknya peminat jahe merah sehingga pengumpul harus membagi jatah jahe ke setiap konsumen,


Full Text:

PDF

References


Creswell, J.W. (1998). Qualitative Inquiry and Research Design. Choosing among Five Tradition. Sage Publications. London.

Kasim, Syarifuddin. 2004. Keuntungan Dan Pendapatan Usahatani. Fakultas Pertanian Universitas Lambung Mangkurat. Banjarbaru.

Sohrabi C, Alsafi Z, O’Neill N, et al. (2020). World Health Organization declares global emergency. A review of the 2019 novel coronavirus (COVID19). International Journal of Surgery.

Suratiyah, K. 2015. Ilmu Usahatani. Penebar Swadaya. Jakarta.

WHO. 26 March 2020. Critical Preparedness. Readliness and Response Actions for Covid-19

Yitnosumarto, S. 1990. Dasar dasar statistika Dengan penekanan Terapan dalam Bidang Agrokompleks, tekhnologi dan sosial. Jakarta. Rajawali Pers.




DOI: https://doi.org/10.20527/frontbiz.v6i4.7847

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 Frontier Agribisnis





Frontier Agribisnis is published by Lambung Mangkurat University
Managed by Agribusiness Study Program, Faculty of Agriculture
Jl. Jend. Ahmad Yani Km. 36, Banjarbaru, Kalimantan Selatan 70714, Indonesia
Email: [email protected]
 

 Creative Commons License

Frontbiz is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License
 
© Copyright 2017 - Frontier Agribisnis